The R&A - Working for Golf

Peraturan Golf Resmi

Peraturan Golf sangat komprehensif dan memberikan jawaban atas berbagai kasus yang muncul dalam suatu permainan yang dimainkan di berbagai tipe lapangan oleh pemain dari berbagai kemampuan.

Jelajahi Peraturan
Tentang Definisi
Terdapat lebih dari 70 terminologi dan ini menjadi dasar bagaimana Peraturan dibuat. Pengetahuan yang baik atas terminologi ini (diberi huruf tebal dan warna biru muda) sangat penting dalam menerapkan Peraturan dengan benar.


A


Advis
Air Sementara
Ancang-ancang
Area dari Lapangan
Area Pembebasan
Area Penalti
Area Tee
Area Umum

B


Benda Alam Lepas
Benda Integral
Benda Pembatas Lapangan
Bergerak
Binatang
Bola Provisional
Bola Salah
Bunker

D


Dalam Permainan
Di Luar Perbatasan
Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan
Drop

F


Four-Ball
Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

G


Garis Main
Green Salah
Gugus Untuk Rawat - GUR

H


Hilang

K


Kartu Skor
Kedi
Kehormatan
Kekuatan Alam
Komite
Kondisi Lapangan Tidak Normal
Kondisi Yang Mempengaruhi Pukulan

L


Lapangan
Lawan
Letak – Lie
Lubang
Lubang Binatang

M


Match Play
Meletakkan Kembali
Memarkahi
Memperbaiki
Mengganti

O


Obstruksi
Obstruksi Lepas
Obstruksi Permanen

P


Panjang-Klab
Par/Bogey
Partner
Pelanggaran Berat
Pemarkah-Bola
Penalti Umum
Pencatat Skor – Marker
Pengaruh Luar
Peraturan Perlengkapan
Perlengkapan
Pihak
Pukulan
Pukulan dan Jarak
Putting Green

R


Ronde

S


Skor Maksimum
Stableford
Stroke Play

T


Tee
Telah Masuk Lubang – Holed
Tempat Salah
Tertanam
Three-Ball
Tiang Bendera
Titik Pembebasan Maksimum Tersedia
Titik Pembebasan Penuh Terdekat

W


Wasit

Z


Zona Dilarang Bermain
Lubang Binatang

Lubang apapun yang digali oleh seekor binatang, selain lubang-lubang yang digali oleh binatang yang ditetapkan sebagai benda alam lepas(seperti cacing atau serangga).

Istilah lubang binatang termasuk:

 

Interpretasi Lubang Binatang/1 – Tapak Kaki BInatang atau Injakan Ternak Tersendiri Bukanlah Lubang Binatang.

Tapak kaki binatang tersendiri yang tidak menuju ke lubang binatang bukanlah lubang yang dibuat oleh binatang namun lebih kepada ketidakrataan permukaan yang daripadanya pembebasan tanpa penalti tidak diperbolehkan. Namun, bila kerusakan itu berada di putting green, ia dapat diperbaiki (Peraturan 13.1c(2) – Perbaikan yang Diperbolehkan di Putting Green).

Gugus Untuk Rawat - GUR

Bagian manapun di lapangan yang ditetapkan sebagai gugus untuk rawat (baik itu dimarkahi atau secara lain) oleh Komite. Segala gugus untuk rawat yang ditetapkanmanapun mencakup:

Gugus untuk rawat juga mencakup perihal berikut, bahkan bila Komite tidakmenetapkan demikian:

Sisi dari gugus untuk rawat seyogyanya didefinisikan oleh patok, garis atau fitur fisik:

Disaat sisi gugus untuk rawat ditentukan oleh garis atau fitur fisik, patok-patok dapatdigunakan untuk menunjukkan dimana gugus untuk rawat berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

 

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/1 – Kerusakan yang Disebabkan oleh Komite atau Staf Pemelihara Lapangan Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Suatu lubang yang dibuat oleh staf pemelihara lapangan adalah gugus untuk rawat bahkan saat tidak dimarkahi sebagai gugus untuk rawat. Namun, tidak semua kerusakan yang disebabkan oleh staf pemelihara lapangan secara langsung adalah gugus untuk rawat.

Contoh dari kerusakan yang tidak secara langsung adalah gugus untuk rawat:

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/2 – Bola di Pohon yang Berakar di Gugus Untuk Rawat Berada di Gugus Untuk Rawat

Apabila suatu pohon berakar di gugus untuk rawat dan bola pemain berada di dahan pohon itu, bola tesebut berada di gugus untuk rawat bahkan bila dahan itu berlanjut keluar dari area yang ditentukan.

Apabila pemain memutuskan untuk mengambil pembebasan gratis berdasarkan Peraturan 16.1 dan titik di dasar tepat di bawah dari bola yang terletak di pohon itu berada di luar gugus untuk rawat, titik referensi untuk menentukan area pembebasan dan mengambil pembebasan adalah titik di dasar tersebut.

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/3 – Pohon Tumbang atau Tunggul Pohon Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Pohon tumbnag atau tunggul pohon yang Komite ingin pindahkan, namun tidak dalam proses dipindahkan, tidak secara otomatis merupakan gugus untuk rawat. Namun, bila pohon dan tunggul pohon sedang dalam proses dicabut atau diputing untuk kemudian dipindahkan, mereka adalah “material yang ditumpuk untuk dipindahkan” yang kemudian merupakan gugus untuk rawat.

Contoh, pohon yang tumbang di area umum dan masih menempel di tunggulnya bukanlah gugus untuk rawat. Namun, pemain dapat meminta pembebasan dari Komite dan Komite layak menyatakan area yang tertutup pohon tumbang itu sebagai gugus untuk rawat.

Obstruksi Permanen

Segala obstruksi yang:

Komite dapat menetapkan obstruksi mana saja sebagai sebuah obstruksi permanen, bahkan bila ia memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas.

 

Interpretasi Obstruksi Permanen/1 – Rumput di Sekitar Obstruksi Bukanlah Bagian dari Obstruksi

Semua rumput di sekitar obstruksi permanen atau menutupi obstruksi permanen, bukan bagian dari obstruksi.

Contoh, sebagian pipa air berada di bawah dasar dan sebagian di atas dasar. Bila pipa yang berada di bawah dasar menyebabkan rumput terangkat, rumput terangkat itu bukan merupakan bagian dari obstruksi permanen.

Air Sementara

Segala akumulasi air yang sementara di permukaan dasar (seperti genangan air darihujan atau irigasi atau luapan dari area air) yang:

Tidaklah cukup bila dasar (ground) tersebut sekedar basah, becek atau lembek atauair hanya sebentar saja terlihat disaat pemain menginjak dasar; akumulasi air harus tetap ada baik sebelum ataupun sesudah ancang-ancang diambil.

Kasus khusus:

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Letak – Lie

Tempat dimana sebuah bola berhenti dan segala benda alamiah yang menempelatau tumbuh, obstruksi permanen, benda integral, atau benda pembatas lapangan menyentuh bola tersebut atau berada tepat disebelahnya.

Benda alam lepas dan obstruksi lepas tidak merupakan bagian dari letak sebuah bola.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Letak – Lie

Tempat dimana sebuah bola berhenti dan segala benda alamiah yang menempelatau tumbuh, obstruksi permanen, benda integral, atau benda pembatas lapangan menyentuh bola tersebut atau berada tepat disebelahnya.

Benda alam lepas dan obstruksi lepas tidak merupakan bagian dari letak sebuah bola.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Pencatat Skor – Marker

Dalam stroke play, seseorang yang bertanggungjawab mencatat skor pemain pada kartu skor pemain tersebut dan mengesahkan kartu skor tersebut. Pemain lain dapat menjadi pencatat skor, namun tidak seorang partner.

Komite dapat menentukan siapa yang akan menjadi pencatat skor pemain atau memberitahu para pemain bagaimana mereka memilih seorang pencatat skor.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

Green salah adalah bagian dari area umum.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Benda Alam Lepas

Segala benda alamiah yang lepas seperti:

Benda alamiah tersebut bukanlah lepas bila mereka:

Kasus khusus:

 

Interpretasi Benda Alam Lepas /1 – Status dari Buah

Buah yang lepas dari pohon atau semaknya adalah benda alam lepas, bahkan bila buah itu berasal dari semak atau pohon yang tidak ditemukan di lapangan.

Contoh, buah yang sebagian telah dimakan atau dipotong-potong, dan kulit yang telah dikupas dari suatu buah adalah benda alam lepas. Namun, saat dibawa oleh seorang pemain, ia adalah perlengkapan pemain itu.

Interpretasi Benda Alam Lepas /2 – Kapan Benda Alam Lepas Menjadi Obstruksi

Benda alam lepas dapat berubah menjadi obstruksi melalui proses konstruksi atau manufaktur.

Contoh, batang kayu (benda alam lepas) yang telah dibelah dan dipasang kaki telah berubah melalui proses konstruksi menjadi bangku (obstruksi).

Interpretasi Benda Alam Lepas /3 – Status dari Air Ludah

Air ludah dapat diberlakukan sebagai air sementara atau benda alam lepas, atas pilihan pemain.

Interpretasi Benda Alam Lepas /4 – Benda Alam Lepas yang Digunakan Sebagai Permukaan Jalan

Kerikil adalah benda alam lepas dan pemain boleh memindahkan benda alam lepas berdasarkan Peraturan 15.1a. Hak ini tidak dipengaruhi oleh kenyataan, saat suatu jalan ditutupi oleh kerikil, ia menjadi bagian dari permukaan jalan, menjadikannya obstruksi permanen. Prinsip yang sama berlaku untuk jalan atau jalan setapak yang dibuat dari batu, pecahan kerang, serpihan kayu atau benda serupa lainnya.

Dalam situasi ini, pemain dapat:

Pemain dapat juga memindahkan beberapa kerikil dari jalan untuk menentukan kemungkinan memainkan bola sebagaimana letaknya sebelum memilih untuk mengambil pembebasan gratis.

Interpretasi Benda Alam Lepas /5 – Serangga HIdup Tidak Pernah Menempel di Bola

Walaupun serangga mati dapat dianggap menempel pada bola, serangga hidup tidak pernah dianggap menempel pada suatu bola, baik mereka diam atau bergerak. Oleh karena itu, serangga hidup pada suatu bola adalah benda alam lepas.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Di Luar Perbatasan

Segala area di luar tepi pembatas lapangan yang ditetapkan oleh Komite. Segala area di dalam tepi adalah di dalamperbatasan.

Sisi pembatas lapangan berlanjut ke atas dan ke bawah dari dasar (ground):

Sisi pembatas lapangan seyogyanya ditetapkan oleh benda pembatas lapangan atau garis:

Patok-patokpembatas lapangan atau garis seyogyanya berwana putih.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Benda Integral

Sebuah benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai bagian dari tantangan dalam memainkan lapangan dimana pembebasan gratis tidak diperkenankan.

Benda Integral dianggap permanen (lihat Peraturan 8.1a). Namun bila bagian darisebuah benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi dari obstruksi lepas, bagian tersebut dianggap sebagai sebuah obstruksi lepas.

Benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai benda integral bukanlah obstruksi atau benda pembatas lapangan.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Benda Integral

Sebuah benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai bagian dari tantangan dalam memainkan lapangan dimana pembebasan gratis tidak diperkenankan.

Benda Integral dianggap permanen (lihat Peraturan 8.1a). Namun bila bagian darisebuah benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi dari obstruksi lepas, bagian tersebut dianggap sebagai sebuah obstruksi lepas.

Benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai benda integral bukanlah obstruksi atau benda pembatas lapangan.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Benda Integral

Sebuah benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai bagian dari tantangan dalam memainkan lapangan dimana pembebasan gratis tidak diperkenankan.

Benda Integral dianggap permanen (lihat Peraturan 8.1a). Namun bila bagian darisebuah benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi dari obstruksi lepas, bagian tersebut dianggap sebagai sebuah obstruksi lepas.

Benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai benda integral bukanlah obstruksi atau benda pembatas lapangan.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Benda Integral

Sebuah benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai bagian dari tantangan dalam memainkan lapangan dimana pembebasan gratis tidak diperkenankan.

Benda Integral dianggap permanen (lihat Peraturan 8.1a). Namun bila bagian darisebuah benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi dari obstruksi lepas, bagian tersebut dianggap sebagai sebuah obstruksi lepas.

Benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai benda integral bukanlah obstruksi atau benda pembatas lapangan.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

Kondisi Yang Mempengaruhi Pukulan

Letak bola pemain saat berhenti, area ancang-ancang yang diinginkan, area ayunan yang diinginkan, garis main dan area pembebasan dimana pemain akan mengedrop atau meletakkan sebuah bola.

Memperbaiki

Mengubah satu atau lebih kondisi yang mempengaruhi pukulan atau kondisi fisik lain yang mempengaruhi permainan sehingga seorang pemain berpotensi mendapat keuntungan atas suatu pukulan.

Memperbaiki

Mengubah satu atau lebih kondisi yang mempengaruhi pukulan atau kondisi fisik lain yang mempengaruhi permainan sehingga seorang pemain berpotensi mendapat keuntungan atas suatu pukulan.

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Gugus Untuk Rawat - GUR

Bagian manapun di lapangan yang ditetapkan sebagai gugus untuk rawat (baik itu dimarkahi atau secara lain) oleh Komite. Segala gugus untuk rawat yang ditetapkanmanapun mencakup:

Gugus untuk rawat juga mencakup perihal berikut, bahkan bila Komite tidakmenetapkan demikian:

Sisi dari gugus untuk rawat seyogyanya didefinisikan oleh patok, garis atau fitur fisik:

Disaat sisi gugus untuk rawat ditentukan oleh garis atau fitur fisik, patok-patok dapatdigunakan untuk menunjukkan dimana gugus untuk rawat berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

 

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/1 – Kerusakan yang Disebabkan oleh Komite atau Staf Pemelihara Lapangan Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Suatu lubang yang dibuat oleh staf pemelihara lapangan adalah gugus untuk rawat bahkan saat tidak dimarkahi sebagai gugus untuk rawat. Namun, tidak semua kerusakan yang disebabkan oleh staf pemelihara lapangan secara langsung adalah gugus untuk rawat.

Contoh dari kerusakan yang tidak secara langsung adalah gugus untuk rawat:

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/2 – Bola di Pohon yang Berakar di Gugus Untuk Rawat Berada di Gugus Untuk Rawat

Apabila suatu pohon berakar di gugus untuk rawat dan bola pemain berada di dahan pohon itu, bola tesebut berada di gugus untuk rawat bahkan bila dahan itu berlanjut keluar dari area yang ditentukan.

Apabila pemain memutuskan untuk mengambil pembebasan gratis berdasarkan Peraturan 16.1 dan titik di dasar tepat di bawah dari bola yang terletak di pohon itu berada di luar gugus untuk rawat, titik referensi untuk menentukan area pembebasan dan mengambil pembebasan adalah titik di dasar tersebut.

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/3 – Pohon Tumbang atau Tunggul Pohon Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Pohon tumbnag atau tunggul pohon yang Komite ingin pindahkan, namun tidak dalam proses dipindahkan, tidak secara otomatis merupakan gugus untuk rawat. Namun, bila pohon dan tunggul pohon sedang dalam proses dicabut atau diputing untuk kemudian dipindahkan, mereka adalah “material yang ditumpuk untuk dipindahkan” yang kemudian merupakan gugus untuk rawat.

Contoh, pohon yang tumbang di area umum dan masih menempel di tunggulnya bukanlah gugus untuk rawat. Namun, pemain dapat meminta pembebasan dari Komite dan Komite layak menyatakan area yang tertutup pohon tumbang itu sebagai gugus untuk rawat.

Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Obstruksi Lepas

Sebuah obstruksi yang dapat dipindahkan tanpa usaha berlebihan dan tanpa merusak obstruksi tersebut atau lapangan.

Apabila bagian dari obstruksi permanen atau benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi kedua ketentuan itu,maka bagian tersebut diperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Namun hal ini tidak berlaku apabila bagian yang bisa bergerak dari suatu obstruksi permanen atau benda integral tidak ditujukan untuk digerakkan (seperti batu lepas yang berupakan bagian dari tembok batu).

Walaupun suatu obstruksi dapat digerakkan, Komite dapat menetapkannya sebagai suatu obstruksi permanen.

 

Interpretasi Obstruksi Lepas /1 – Bola yang Diabaikan adalah Obstruksi Lepas

Sebuah bola yang diabaikan adalah obstruksi lepas.

Obstruksi Lepas

Sebuah obstruksi yang dapat dipindahkan tanpa usaha berlebihan dan tanpa merusak obstruksi tersebut atau lapangan.

Apabila bagian dari obstruksi permanen atau benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi kedua ketentuan itu,maka bagian tersebut diperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Namun hal ini tidak berlaku apabila bagian yang bisa bergerak dari suatu obstruksi permanen atau benda integral tidak ditujukan untuk digerakkan (seperti batu lepas yang berupakan bagian dari tembok batu).

Walaupun suatu obstruksi dapat digerakkan, Komite dapat menetapkannya sebagai suatu obstruksi permanen.

 

Interpretasi Obstruksi Lepas /1 – Bola yang Diabaikan adalah Obstruksi Lepas

Sebuah bola yang diabaikan adalah obstruksi lepas.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan <