The R&A - Working for Golf
Mempersiapkan dan Melakukan Pukulan; Advis dan Bantuan; Kedi
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
10.1
a
b
c
d
10.2
a
b
10.3
a
b
c
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 9
Peraturan 11

Tujuan: Peraturan 10 mencakup bagaimana mempersiapkan dan melakukan pukulan, termasuk advis dan bantuan lain yang pemain dapat terima dari orang lain (termasuk kedi). Prinsip yang mendasari adalah golf sebagai permainan keahlian dan tantangan pribadi.

10.1
Melakukan Pukulan

Tujuan: Peraturan 10.1 mencakup bagaimana melakukan pukulan dan tindakan-tindakan yang tidak diperbolehkan dalam melakukannya. Pukulan dilakukan dengan memukul bola dengan kepala klab. Dasar tantangannya adalah untuk mengarahkan dan mengkontrol gerakan dari keseluruhan klab secara bebas dengan mengayunkan klab tanpa menjangkarkannya.

a
Memukul Bola secara Wajar

Dalam melakukan pukulan:

  • Pemain harus memukul bola menggunakan kepala klab dimana terjadi kontak sejenak antara klab dan bola dan tidak boleh mendorong, menyeret atau mencongkel bola.
  • Apabila klab pemain secara tidak sengaja memukul bola lebih dari sekali, hanya terjadi satu pukulan dan tidak ada penalti.
b
Menjangkarkan Klab

Dalam melakukan pukulan, pemain tidak boleh menjangkarkan klab, baik:

  • Secara langsung, dengan menahan klab atau genggaman terhadap bagian manapun dari badan (namun pemain boleh menahan klab atau genggaman terhadap tangan atau lengan bawah), ataupun
  • Secara tidak langsung, melalui “titik jangkar,” dengan menahan lengan bawah terhadap bagian manapun dari badan sehingga menjadikan genggaman sebagai titik stabil dimana tangan lain dapat mengayunkan klab.

Apabila klab pemain, genggaman atau lengan bawah sekedar menyentuh badan atau pakaiannya selama pukulan, tanpa ditahan pada badannya, tidak ada pelanggaran atas Peraturan ini.

Untuk keperluan Peraturan ini, “lengan bawah” berarti bagian dari lengan dibawah siku hingga pergelangan tangan.

c
Melakukan Pukulan Di saat Berdiri Mengangkangi atau Di Garis Main

Pemain tidak boleh melakukan pukulan dari posisi ancang-ancang di mana kaki secara sengaja diposisikan dikedua sisi dari, atau dengan salah satu kaki dengan sengaja menyentuh, garis main atau perpanjangan garis itu di belakang bola.

Untuk keperluan Peraturan ini, garis main tidak termasuk jarak wajar dikedua sisi.

Pengecualian – Tidak Ada Penalti Apabila Ancang-ancang Dilakukan Secara Tidak Sengaja atau untuk Menghindari Garis Main Pemain Lain.

d
Memainkan Bola Bergerak

Pemain tidak boleh melakukan pukulan pada bola bergerak:

  • Bola dalam permainan dinyatakan “bergerak” disaat ia tidak sedang berhenti di tempatnya.
  • Apabila bola yang telah berhenti lalu bergoyang (terkadang dikenal sebagai berosilasi) namun tetap tinggal atau kembali ke tempat semulanya, ia dianggap telah berhenti dan bukanlah bola bergerak.

Namun ada tiga pengecualian di mana tidak dikenai penalti:

Pengecualian 1 – Bola Mulai Bergerak Hanya Setelah Pemain Memulai Ayunan ke Belakang untuk Pukulan: Melakukan pukulan pada bola bergerak dalam situasi ini tercakup dalam Peraturan 9.1b, bukan dalam Peraturan ini.

Pengecualian 2 – Bola Jatuh dari Tee. Melakukan pukulan pada bola yang jatuh dari Tee tercakup dalam Peraturan 6.2b(5), bukan dalam Peraturan ini.

Pengecualian 3 – Bola Bergerak di Air. Di saat bola bergerak di dalam air sementara atau di air di area penalti:

  • Pemain dapat melakukan pukulan pada bola bergerak tanpa penalti, atau
  • Pemain dapat mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan  16.1 atau 17, dan boleh mengangkat bola bergerak tersebut.

Dalam kedua kasus tersebut, pemain tidak boleh menunda permainan secara tidak wajar (lihat Peraturan 5.6a) demi membiarkan angin atau arus air menggerakkan bola ke posisi yang lebih baik.

Penalti atas Pelanggaran Peraturan 10.1: Penalti Umum.

Dalam stroke play, pukulan yang melanggar Peraturan ini dihitung dan pemain dikenai dua pukulan penalti.

10.2
Advis dan Bantuan Lain

Tujuan: Tantangan mendasar bagi pemain adalah memutuskan strategi dan taktik permainannya. Sehingga ada batasan atas advis dan bantuan lain yang pemain boleh terima selama ronde.

a
Advis

Selama ronde, pemain tidak boleh:

  • Memberi advis pada siapapun yang sedang bermain di lapangan dalam suatu kompetisi,
  • Meminta advis pada siapapun, selain kedi pemain, atau
  • Menyentuh perlengkapan pemain lain untuk memperoleh informasi yang dapat menjadi advis apabila diberikan atau diminta dari pemain lain (seperti menyentuh klab pemain lain atau bag golf-nya untuk melihat klab apa yang digunakan).

Hal ini tidak berlaku sebelum ronde, di saat permainan dihentikan berdasarkan Peraturan 5.7a atau diantara ronde dalam kompetisi.

Lihat Peraturan 22, 23, dan24 (dalam bentuk permainan yang melibatkan partner, pemain boleh memberi advis pada partnernya atau kedi partnernya dan boleh meminta advis pada partnernya atau kedi partnernya).

b
Bantuan Lain

(1) Menunjukkan Garis Main untuk Bola Di Mana Saja Selain di Putting Green. Garis main pemain boleh ditunjukkan dengan:

  • Menempatkan kedinya atau orang lain berdiri di atau dekat dengan garis main pemain demi menunjukkan garis main, namun orang itu harus pergi sebelum pukulan dilakukan.
  • Menempatkan sebuah benda (seperti bag golf atau handuk) di lapangan untuk menunjukkan garis main, namun benda itu harus dipindahkan sebelum pukulan dilakukan.

(2) Menunjukkan Garis Main untuk Bola di Putting Green. Sebelum pukulan dilakukan, hanya pemain dan kedinya yang boleh menunjukkan garis main pemain, namun dengan batasan sebagai berikut:

  • Pemain atau kedi boleh menyentuh putting green dengan tangan, kaki atau apapun yang ia pegang, namun tidak boleh memperbaiki kondisi yang mempengaruhi pukulan melanggar Peraturan 8.1a, dan
  • Pemain atau kedi tidak boleh meletakkan suatu benda dimana saja di atas atau di luar putting green untuk menunjukkan garis main. Ini tidak diperbolehkan bahkan apabila benda itu dipindahkan sebelum pukulan dilakukan.

Di saat pukulan dilakukan, kedi tidak boleh secara sengaja berdiri di atau dekat lokasi garis main pemain (kecuali sedang menjaga tiang bendera) untuk membantu pemain atau melakukan hal lain untuk menunjukkan garis main.

Pengecualian - Kedi Menjaga Tiang bendera:  Kedi dapat berdiri di lokasi atau dekat dengan garis main pemain untuk menjaga tiang bendera.

(3) Tidak Boleh Meletakkan Benda untuk Membantu Mengambil Ancang-Ancang. Pemain tidak boleh mengambil ancang-ancang untuk pukulan menggunakan benda yang diletakkan oleh atau untuk pemain untuk membantu mengarahkan kaki atau badannya, seperti meletakkan klab di dasar untuk menunjukkan garis main.

Apabila pemain mengambil ancang-ancang melanggar Peraturan ini, ia tidak dapat menghindar dari penalti dengan mundur dari ancang-ancang dan memindahkan benda tersebut.

(4) Larangan Kedi Berdiri Di Belakang Pemain. Di saat pemain memulai mengambil ancang-ancang untuk pukulan hingga pukulan terjadi:

  • Kedi pemain tidak boleh secara sengaja berdiri di atau dekat lokasi perpanjangan garis main di belakang bola untuk alasan apapun.
  • Apabila pemain mengambil ancang-ancang melanggar Peraturan, ia tidak dapat mundur untuk menghindar dari penalti.

Pengecualian – Bola di Putting Green: Di saat bola pemain berada di putting green, tidak ada penalti berdasarkan Peraturan ini apabila pemain mundur dari ancang-ancang dan tidak memulai mengambil ancang-ancang lagi hingga kedi telah pergi dari lokasi tersebut.

[Terdapat Klarifikasi: 
Arti dari "Memulai Mengambil Ancang-ancang untuk Pukulan"
Contoh Kedi Dengan Tidak Sengaja Berdiri Di Belakang Bola Saat Pemain Memulai Mengambil Ancang-ancang untuk Bantuan Mengarahkan Pukulan
Sebelum Pemain Memulai Mengambil Ancang-ancang untuk Pukulan]

 

Lihat Peraturan 22, 23 dan 24 (dalam bentuk permainan yang melibatkan partner, partner pemain dan kedi partner dapat melakukan tindakan yang sama (dengan batasan yang sama) sebagaimana kedi pemain dapat lakukan berdasarkan Peraturan 10.2b(2) dan (4)).

(5)Bantuan Fisik dan Perlindungan dari Elemen. Pemain tidak boleh melakukan pukulan:

  • Di saat menerima bantuan fisik dari kedinya atau orang lain, atau
  • Dengan kedinya atau orang lain atau benda yang secara sengaja ditempatkan untuk memberi perlindungan dari sinar matahari, hujan, angin atau elemen lain.

Sebelum pukulan dilakukan, bantuan atau perlindungan tersebut diperbolehkan, kecuali sebagaimana dilarang dalam Peraturan 10.2b(3) dan (4).

Peraturan ini tidak melarang pemain dalam melakukan tindakan untuk melindungi dirinya sendiri terhadap elemen di saat melakukan pukulan, seperti menggunakan pakaian pelindung atau melindungi kepala dengan payung.

Penalti atas Pelanggaran Peraturan 10.2: Penalti Umum.

10.3
Kedi

Tujuan: Pemain boleh menggunakan jasa kedi untuk membawa klab pemain dan memberi advis dan bantuan lain selama ronde, namun ada batasan atas apa yang kedi boleh lakukan. Pemain bertanggung jawab atas tindakan kedi selama ronde dan akan dikenai penalti apabila kedi melanggar Peraturan.

a
Kedi Dapat Membantu Pemain Selama Ronde

(1) Pemain Diperbolehkan Menggunakan Jasa Satu Kedi pada Suatu Saat.

Pemain boleh menggunakan jasa kedi untuk membawa, mengangkut dan menangani klabnya, memberi advis dan membantu dalam hal lainnya yang diperbolehkan selama ronde, namun dengan batasan berikut:

  • Pemain tidak boleh menggunakan jasa kedi lebih dari satu dalam suatu saat.
  • Pemain dapat mengganti kedi selama ronde, namun tidak boleh hanya sesaat dengan tujuan semata-mata untuk mendapat advis dari kedi baru tersebut.

Baik disaat pemain menggunakan jasa kedi atau tidak, orang lain yang berjalan atau menumpang bersama pemain atau membawa barang-barang lain bagi pemain (seperti jas hujan, payung atau makanan dan minuman) bukanlah kedi pemain kecuali ia dinamai demikian oleh pemain atau ia juga membawa, mengangkut atau menangani klab pemain.

(2) Dua atau Lebih Pemain Dapat Berbagi Seorang Kedi. Di saat terjadi masalah Peraturan melibatkan tindakan tertentu dari kedi yang berbagi dan perlu keputusan untuk pemain yang mana tindakan tersebut dilakukan:

  • Apabila tindakan kedi dilakukan atas arahan spesifik dari salah satu pemain yang berbagi kedi, tindakan tersebut dilakukan untuk pemain itu.
  • Apabila tidak ada pemain yang secara spesifik mengarahkan tindakan itu, tindakan tersebut dianggap dilakukan untuk pemain yang berbagi kedi yang mana bolanya terlibat.

Lihat Committee Procedures, Bagian 8; Model Aturan Lokal H-1 (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang melarang atau mengharuskan penggunaan Kedi atau membatasi pilihan pemain atas kedi).

Penalti atas Pelanggaran Peraturan 10.3a:

  • Pemain dikenai penalti umum untuk setiap hole dimana ia mendapat bantuan lebih dari satu kedi dalam suatu saat.
  • Apabila pelanggaran terjadi atau berlanjut di antara dua hole, pemain dikenai penalti umum pada hole berikutnya.
b
Apa yang Kedi Dapat Lakukan

Berikut adalah contoh apa yang Kedi boleh dan tidak boleh lakukan:

(1) Tindakan yang Selalu Boleh. Kedi selalu boleh melakukan tindakan berikut disaat diperbolehkan berdasarkan Peraturan:

  • Membawa, mengangkut dan menangani klab pemain dan perlengkapan lain (termasuk menyetir buggy atau menarik troli).
  • Mencari bola pemain (Peraturan 7.1).
  • Memberi informasi, advis dan bantuan lain sebelum pukulan dilakukan (Peraturan 10.2a and 10.2b).
  • Meratakan bunker atau melakukan tindakan lain untuk merawat lapangan (Peraturan 8.2 Pengecualian,  8.3 Pengecualian, dan 12.2b(2)dan (3)).
  • Memindahkan pasir dan tanah lepas dan memperbaiki kerusakan di putting green(Peraturan 13.1b).
  • Memindahkan atau menjaga tiang bendera (Peraturan 13.2b).
  • Memarkah tempat bola pemain dan mengangkat dan meletakkan kembali bola di putting green (Peraturan 14.1b Exception dan 14.2b).
  • Membersihkan bola pemain (Peraturan 14.1c).
  • Memindahkan benda alam lepas dan obstruksi lepas (Peraturan 15.1 dan 15.2).

(2) Tindakan yang Hanya Boleh atas Perintah Pemain. Kedi boleh melakukan tindakan berikut hanya disaat Peraturan memperbolehkan pemain untuk melakukannya dan hanya atas perintah pemain (yang mana harus diberikan secara spesifik setiap kali bukan secara umum untuk suatu ronde):

  • Mengembalikan kondisi yang menjadi lebih buruk setelah bola pemain berhenti (Peraturan 8.1d).
  • Di saat bola pemain berada dimana saja selain di putting green, mengangkat bola pemain berdasarkan Peraturan yang mengharuskannya untuk diletakkan kembali (Peraturan 14.1b).

[Terdapat Klarifikasi:  Kedi Dapat Mengangkat Bola Saat Pemain Akan Mengambil Pembebasan]

(3) Tindakan yang Tidak Boleh. Kedi tidak boleh melakukan tindakan berikut untuk pemain:

  • Memberikan kemenangan  pukulan, hole atau match pada lawan atau menyetujui skor match dengan lawan (Peraturan 3.2).
  • Secara sengaja berdiri di atau dekat dengan perpanjangan garis main dibelakang bola pemain disaat pemain memulai melakukan ancang-ancang untuk pukulan hingga pukulan terjadi (Peraturan 10.2b(4)) atau melakukan tindakan lain yang dilarang oleh Peraturan 10.2b.
  • Meletakkan kembali bola, kecuali kedi yang mengangkat atau menggerakkan bola itu (Peraturan 14.2b).
  • Mengedrop atau meletakkan bola di area pembebasan (Peraturan 14.3).
  • Memutuskan untuk mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan (seperti menyatakan bola tidak dapat dimainkan berdasarkan Peraturan 19 atau mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal atau area penalti berdasarkan Peraturan  16.1 atau 17); kedi boleh memberi advis agar pemain melakukannya, namun pemain yang harus memutuskannya.
c
Pemain Bertanggung Jawab atas Tindakan dan Pelanggaran Peraturan yang Dilakukan oleh Kedi

Pemain bertanggung jawab atas tindakan kedinya baik selama ronde maupun disaat permainan dihentikan berdasarkan Peraturan 5.7a, namun tidak sebelum atau sesudah ronde.

Apabila tindakan  kedi  melanggar Peraturan atau kemungkinan melanggar Peraturan bila tindakan itu dilakukan oleh pemain, pemain dikenai penalti berdasarkan Peraturan itu.

Di saat penerapan Peraturan bergantung pada kesadaran pemain atas fakta-fakta, pengetahuan pemain dianggap termasuk atas apapun yang diketahui oleh kedinya.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Dalam Permainan

Status dari bola pemain saat berada di lapangan dan sedang digunakan dalam permainan suatu hole:

  • Sebuah bola mulai menjadi dalam permainan dalam suatu hole:
    • Di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari dalam area tee, atau
    • Dalam match play, di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari luar area tee dan lawannya tidak membatalkan pukulan tersebut berdasarkan Peraturan 6.1b.
  • Bola tetap dalam permainan hingga ia telah masuk lubang, kecuali ia tidak lagi dalam permainan:
    • Di saat ia diangkat dari lapangan,
    • Di saat ia hilang (bahkan bila ia berada di lapangan) atau berhenti di luar perbatasan, atau
    • Di saat ia telah diganti oleh bola lain, bahkan bila pergantian tidak diperkenankan oleh suatu Peraturan.

Sebuah bola yang tidak dalam permainan adalah bola salah.

Pemain tidak dapat memiliki lebih dari satu bola dalam permainan dalam suatuwaktu. (Lihat Peraturan 6.3d untuk kasus-kasus terbatas dimana seorang pemainboleh memainkan lebih dari satu bola bersamaan di suatu hole.)

Di saat Peraturan merujuk pada suatu bola yang berhenti atau bergerak, ini berartisuatu bola yang berada dalam permainan.

Disaat sebuah markah-bola berada ditempat untuk memarkahi tempat sebuah bola dalam permainan:

  • Bila bola tersebut telah diangkat, ia tetap dalam permainan, dan
  • Bila bola tersebut telah diangkat dan diletakkan kembali, ia dalam permainan bahkan bila markah-bolanya telah dipindahkan.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tee

Sebuah benda yang digunakan untuk menaikkan sebuah bola di atas dasar (ground) untuk memainkan bola tersebut dari area tee. Ia tidak boleh lebih panjang dari empat inci (101.6 mm) dan harus memenuhi ketentuan dari Peraturan Perlengkapan.

Air Sementara

Segala akumulasi air yang sementara di permukaan dasar (seperti genangan air darihujan atau irigasi atau luapan dari area air) yang:

  • Bukan area penalti, dan
  • Dapat dilihat sebelum atau sesudah pemain mengambil ancang-ancang (tanpa menekan ke bawah berlebihan dengan kakinya).

Tidaklah cukup bila dasar (ground) tersebut sekedar basah, becek atau lembek atauair hanya sebentar saja terlihat disaat pemain menginjak dasar; akumulasi air harus tetap ada baik sebelum ataupun sesudah ancang-ancang diambil.

Kasus khusus:

  • Embun dan embun beku bukanlah air sementara.
  • Salju dan es alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas atau, saat berada di dasar (ground), air sementara, atas pilihan pemain.
  • Es buatan adalah obstruksi.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Memperbaiki

Mengubah satu atau lebih kondisi yang mempengaruhi pukulan atau kondisi fisik lain yang mempengaruhi permainan sehingga seorang pemain berpotensi mendapat keuntungan atas suatu pukulan.

Kondisi Yang Mempengaruhi Pukulan

Letak bola pemain saat berhenti, area ancang-ancang yang diinginkan, area ayunan yang diinginkan, garis main dan area pembebasan dimana pemain akan mengedrop atau meletakkan sebuah bola.

  • “Area ancang-ancang yang diinginkan” mencakup area dimana pemain tersebut kemungkinan akan meletakkan kakinya maupun seluruh area yang secara wajar akan mempengaruhi bagaimana dan dimana badan pemain diposisikan dalambersiap untuk dan melakukan pukulan yang diinginkan.
  • “Area ayunan yang diinginkan” mencakup seluruh area yang secara wajar kemungkinan akan mempengaruhi bagian manapun dari ayunan ke belakang, ayunan ke depan atau penyelesaian ayunan atas pukulan yang diinginkan.
  • Masing-masing Istilah baik “letak,” “garis main” dan “area pembebasan” memilikiDefinisi tersendiri.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

  • Bibir, dinding atau muka di sisi area yang disiapkan dan berupa tanah, rumput, tumpukan lempeng rumput atau material artifisial;
  • Tanah atau segala benda natural yang tumbuh atau menempel di dalam tepi area yang disiapkan (seperti rumput, semak atau pohon);
  • Pasir yang tumpah keluar atau berada di luar sisi area yang disiapkan; dan
  • Semua area pasir lain di lapangan yang tidak berada di dalam sisi area yang disiapkan (seperti gurun pasir dan area pasir alamiah lainnya atau area yang sering dirujuk sebagai waste area).

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Benda Alam Lepas

Segala benda alamiah yang lepas seperti:

  • Batu, rumput lepas, daun, ranting dan batang,
  • Binatang mati dan kotoran binatang,
  • Cacing, serangga dan binatang serupa yang dapat dipindahkan dengan mudah, serta gundukan atau jaring yang mereka buat (seperti gumpalan buangan cacing dan gundukan semut), dan
  • Gumpalan tanah yang dipadatkan (termasuk sumbat aerasi).

Benda alamiah tersebut bukanlah lepas bila mereka:

  • Menempel atau tumpuh,
  • Tertanam kokoh di tanah (yang mana, tidak dapat dicabut dengan mudah), atau
  • Menempel pada bola.

Kasus khusus:

  • Pasir dan tanah lepas bukanlah benda alam lepas.
  • Embun, Embun Beku, dan Air bukanlah benda alam lepas.
  • Salju dan Es Alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas ataupun, bila berada di dasar (ground), adalah air sementara, atas pilihan pemain.
  • Jaring laba-laba adalah benda alam lepas walaupun bila ia menempel pada benda lain.

 

Interpretasi Benda Alam Lepas /1 – Status dari Buah

Buah yang lepas dari pohon atau semaknya adalah benda alam lepas, bahkan bila buah itu berasal dari semak atau pohon yang tidak ditemukan di lapangan.

Contoh, buah yang sebagian telah dimakan atau dipotong-potong, dan kulit yang telah dikupas dari suatu buah adalah benda alam lepas. Namun, saat dibawa oleh seorang pemain, ia adalah perlengkapan pemain itu.

Interpretasi Benda Alam Lepas /2 – Kapan Benda Alam Lepas Menjadi Obstruksi

Benda alam lepas dapat berubah menjadi obstruksi melalui proses konstruksi atau manufaktur.

Contoh, batang kayu (benda alam lepas) yang telah dibelah dan dipasang kaki telah berubah melalui proses konstruksi menjadi bangku (obstruksi).

Interpretasi Benda Alam Lepas /3 – Status dari Air Ludah

Air ludah dapat diberlakukan sebagai air sementara atau benda alam lepas, atas pilihan pemain.

Interpretasi Benda Alam Lepas /4 – Benda Alam Lepas yang Digunakan Sebagai Permukaan Jalan

Kerikil adalah benda alam lepas dan pemain boleh memindahkan benda alam lepas berdasarkan Peraturan 15.1a. Hak ini tidak dipengaruhi oleh kenyataan, saat suatu jalan ditutupi oleh kerikil, ia menjadi bagian dari permukaan jalan, menjadikannya obstruksi permanen. Prinsip yang sama berlaku untuk jalan atau jalan setapak yang dibuat dari batu, pecahan kerang, serpihan kayu atau benda serupa lainnya.

Dalam situasi ini, pemain dapat:

  • Memainkan bola sebagaimana letaknya di atas obstruksi dan memindahkan kerikil (benda alam lepas) dari jalan tersebut (Peraturan 15.1a).
  • Mengambil pembebasan tanpa penalti dari kondisi lapangan tidak normal (obstruksi permanen) (Peraturan 16.1b).

Pemain dapat juga memindahkan beberapa kerikil dari jalan untuk menentukan kemungkinan memainkan bola sebagaimana letaknya sebelum memilih untuk mengambil pembebasan gratis.

Interpretasi Benda Alam Lepas /5 – Serangga HIdup Tidak Pernah Menempel di Bola

Walaupun serangga mati dapat dianggap menempel pada bola, serangga hidup tidak pernah dianggap menempel pada suatu bola, baik mereka diam atau bergerak. Oleh karena itu, serangga hidup pada suatu bola adalah benda alam lepas.

Obstruksi Lepas

Sebuah obstruksi yang dapat dipindahkan tanpa usaha berlebihan dan tanpa merusak obstruksi tersebut atau lapangan.

Apabila bagian dari obstruksi permanen atau benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi kedua ketentuan itu,maka bagian tersebut diperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Namun hal ini tidak berlaku apabila bagian yang bisa bergerak dari suatu obstruksi permanen atau benda integral tidak ditujukan untuk digerakkan (seperti batu lepas yang berupakan bagian dari tembok batu).

Walaupun suatu obstruksi dapat digerakkan, Komite dapat menetapkannya sebagai suatu obstruksi permanen.

 

Interpretasi Obstruksi Lepas /1 – Bola yang Diabaikan adalah Obstruksi Lepas

Sebuah bola yang diabaikan adalah obstruksi lepas.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Garis Main

Garis yang pemain harapkan akan dilalui bolanya setelah suatu pukulan, termasuk area yang wajar di garis tersebut ke atas dari dasar (ground) dan di kedua sisi dari garis tersebut.

Garis main tidak selalu berupa garis lurus antara dua titik (misalnya, ia dapat berupagaris lengkung berdasarkan tujuan pemain akan alur jalan bolanya).

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Kondisi Lapangan Tidak Normal

Yang manapun dari ke empat kondisi yang ditetapkan berikut:

  • Lubang Binatang
  • Gugus Untuk Rawat - GUR
  • Obstruksi Permanen, atau
  • Air Sementara.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).