The R&A - Working for Golf
Putting Green
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
13.1
a
b
c
d
e
f
13.2
a
b
c
13.3
a
b
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 12
Peraturan 14

Tujuan: Peraturan 13 adalah Peraturan spesifik mengenai putting green. Putting green secara khusus dipersiapkan untuk permainan bola di sekitar dasarnya dan terdapat tiang bendera untuk lubang di tiap putting green, sehingga Peraturan khusus yang berbeda dengan area dari lapangan lainnya berlaku.

13.1
Tindakan yang Diperbolehkan atau Diharuskan di Putting Green

Tujuan: Peraturan ini memperbolehkan pemain melakukan hal-hal di putting green yang umumnya tidak diperbolehkan di luar putting green, seperti dibolehkannya memarkah, mengangkat membersihkan dan meletakkan kembali bola dan memperbaiki kerusakan dan memindahkan pasir dan tanah lepas di putting green. Tidak ada penalti bila menyebabkan bola atau markah-bola bergerak secara tidak sengaja di putting green.

 
a
Kapan Bola Berada di Putting Green

Bola berada di putting green saat sebagian dari bola:

  • Menyentuh putting green, atau
  • Berada di atas atau di dalam benda apapun (seperti benda alam lepas atau obstruksi) dan berada di sisi dalam dari putting green.

Apabila sebagian dari bola berada di putting green dan di area dari lapangan lain, lihatPeraturan 2.2c.

b
Memarkah, Mengangkat dan Membersihkan Bola di Putting Green

Bola yang berada di Putting Green boleh diangkat dan dibersihkan (lihat Peraturan14.1).

Tempat dari bola harus dimarkah sebelum diangkat dan bola harus diletakkan kembalidi tempat semulanya (lihat Peraturan 14.2).

c
Perbaikan yang Diperbolehkan di Putting Green

Selama ronde dan disaat permainan dihentikan berdasarkan Peraturan 5.7a, pemain dapat mengambil dua tindakan berikut di putting green, baik bola itu berada di atas atau di luar putting green:

(1) Memindahkan Pasir dan Tanah Lepas. Pasir dan tanah lepas di putting green (namun tidak di tempat lain di lapangan) boleh dipindahkan tanpa penalti.

(2) Memperbaiki Kerusakan. Pemain boleh memperbaiki kerusakan di putting greentanpa penalti dengan mengambil tindakan yang wajar untuk mengembalikan kondisi putting green sedekat mungkin dengan kondisi semulanya, namun hanya:

  • Dengan menggunakan tangan, kaki atau bagian tubuh lainnya atau peralatan perbaikan bekas jatuhan bola yang normal, tee, klab atau item serupa dariperlengkapan normal, dan
  • Tanpa menunda permainan secara tidak wajar (lihat Peraturan 5.6a).

Namun apabila memperbaiki putting green dengan tindakan yang melebihi kewajaran dalam mengembalikan putting green ke kondisi semulanya (seperti menciptakan alur jalan ke lubang),  pemain dikenai penalti umum atas pelanggaran Peraturan 8.1a.

“Kerusakan di putting green” berarti segala kerusakan oleh seseorang atau pengaruh luar, seperti:

  • Bekas jatuhan bola, kerusakan akibat sepatu (seperti bekas tapak sepatu) dan garukan atau cekungan yang disebabkan oleh perlengkapan atau tiang bendera,
  • Bekas lubang lama, sumbat rumbut, sambungan lempeng rumput dan garukan atau cekungan dari peralatan pemeliharaan atau kendaraan,
  • Jejak binatang atau cekungan tapak ternak, dan
  • Benda tertanam (seperti batu, biji pohon atau tee).

[Terdapat Klarifikasi:  Status dari Kerusakan Akibat Hujan Es]

Namun “kerusakan di putting green” tidak termasuk segala kerusakan atau kondisi akibat dari:

  • Praktek normal pemeliharaan kondisi keseluruhan dari putting green (seperti lubang aerasi dan cekuk dari pemotongan rumput vertikal),
  • Irigasi atau hujan atau kekuatan alam lainnya,
  • Rumput, gulma, tanaman atau benda natural atau artifisial lainnya di puttinggreen, atau
  • Lubang yang aus alami.
d
Saat Bola atau Markah-Bola Bergerak di Putting Green

Ada dua Peraturan spesifik atas bola atau markah-bola yang bergerak di putting green.

(1) Tidak Ada Penalti Bila Secara Tidak Sengaja Menyebabkan Bola Bergerak. Tidak ada penalti bila pemain, lawan atau pemain lain dalam stroke play secara tidak sengaja menggerakkan bola atau markah-bola pemain di putting green.

Pemain harus:

  • Meletakkan kembali bola di tempat semulanya (yang mana bila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2), atau
  • Meletakkan markah-bola untuk memarkahi tempat semula itu.

Pengecualian – Bola Harus Dimainkan Sebagaimana Letaknya Bila Bola Mulai Bergerak Saat Ayunan Ke Belakang atau Pukulan dan Pukulan Terjadi (lihatPeraturan 9.1b).

Apabila pemain atau lawan secara sengaja mengangkat bola pemain ataumarkah-bola  di putting green, lihat Peraturan 9.4 atau 9.5 untuk melihat apabila ada penalti.

(2) Kapan Meletakkan Kembali Bola yang Bergerak karena Kekuatan Alam. Apabila kekuatan alam menyebabkan bola pemain di putting green bergerak, dari mana pemain harus bermain berikutnya bergantung dari apakah bola telah diangkat dan diletakkan kembali di tempat semulanya:

  • Bola Telah Diangkat dan Diletakkan Kembali. Bola harus diletakkan kembali ditempat semulanya (yang mana bila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihatPeraturan 14.2), walaupun ia digerakkan oleh kekuatan alam dan bukan oleh pemain, lawan atau pengaruh luar (lihat Peraturan 9.3 Pengecualian).
  • Bola Belum Diangkat dan Diletakkan Kembali. Bola harus dimainkan dari tempat barunya (lihat Peraturan 9.3).
e
Tidak Boleh Secara Sengaja Mengetes Green

Selama ronde dan di saat permainan dihentikan berdasarkan Peraturan 5.7a, pemain tidak boleh secara sengaja mengambil salah satu dari tindakan berikut untuk mengetes putting green atau green salah:

  • Meraba permukaan, atau
  • Menggulirkan bola.

Pengecualian – Mengetes Green Saat Di Antara Dua Hole: Diantara dua hole, pemain boleh meraba permukaan atau menggulirkan bola di putting green dari hole yang baru diselesaikan dan di green praktis manapun (lihat Peraturan 5.5b).

Penalti atas Mengetes Putting Green atau Green Salah Melanggar Peraturan 13.1e: Penalti Umum

Apabila pelanggaran Peraturan ganda akibat dari tindakan tunggal atau tindakan yang berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule I-2 (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang melarang pemain menggulirkan bola di putting green dari hole yang baru diselesaikan.)

f
Pembebasan Harus Dilakukan dari Green Salah

(1) Arti Gangguan dari Green Salah. Gangguan berdasarkan Peraturan ini terjadi di saat:

  • Bagian dari bola pemain menyentuh green salah atau berada di atas atau didalam benda apapun (seperti benda alam lepas atau obstruksi) dan berada di sisi dalam dari green salah, atau
  • Green salah secara fisik mengganggu area ancang-ancang atau area ayunan yang diinginkan pemain.

(2) Pembebasan Harus Diambil. Di saat terjadi gangguan oleh green salah, pemain tidak boleh memainkan bola sebagaimana letaknya.

Namun, pemain harus mengambil pembebasan gratis dengan mengedrop bola semula atau bola lain di area pembebasan ini (lihat Peraturan 14.3):

  • Titik Referensi: Titik pembebasan penuh terdekat di area lapangan yang sama di mana bola semula berhenti.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Satu panjang-klab, namun dengan batasan berikut:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan
    • Harus berada di area lapangan yang sama dengan titik referensi,
    • Tidak boleh lebih dekat ke lubang dari titik referensi, dan
    • Harus terbebas penuh dari segala gangguan oleh green salah.

(3) Tidak Ada Pembebasan Bila Jelas Tidak Wajar. Tidak ada pembebasan berdasarkan Peraturan 13.1f apabila gangguan hanya terjadi karena pemain memilih klab, tipe ancang-ancang atau ayunan atau arah permainan yang jelas tidak wajar dalam situasi tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule D-3Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat dengan tidak memberikan pembebasan atas green salah yang hanya mengganggu area ancang-ancang yang diinginkan).

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti yang Tidak Diperbolehkan atauMemainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 13.1: Penalti Umum berdasarkan Peraturan 6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

13.2
Tiang Bendera

Tujuan: Peraturan ini mencakup pilihan pemain berkaitan dengan tiang bendera. Pemain dapat membiarkan tiang bendera di lubang atau memindahkannya (yang mana termasuk meminta seseorang menjaga tiang bendera dan memindahkannya setelah bola dimainkan), namun pemain harus memutuskannya sebelum melakukan pukulan. Umumnya tidak ada penalti apabila bola yang bergerak membentur tiang bendera.

Peraturan ini berlaku atas bola yang dimainkan dari mana saja di lapangan, baik itu di atas atau di luar putting green.

a
Membiarkan Tiang di Lubang

(1) Pemain Dapat Meninggalkan Tiang Bendera di Lubang. Pemain dapat melakukan pukulan dengan tiang bendera di lubang, sehingga bola yang bergerak mungkin membentur tiang bendera.

Pemain harus memutuskan sebelum melakukan pukulan, antara:

  • Meninggalkan tiang bendera sebagaimana adanya di lubang atau menggeser agar ke tengah lubang dan meninggalkannya demikian, atau
  • Mengembalikan tiang bendera yang dipindahkan ke dalam lubang.

Dalam kedua kasus:

  • Pemain tidak boleh berupaya mendapatkan keuntungan dengan secara sengaja menggerakkan tiang bendera ke posisi selain ke tengah lubang.
  • Apabila pemain melakukannya dan bola yang bergerak membentur tiang bendera, ia dikenai penalti umum.

(2) Tidak Ada Penalti Bila Bola Membentur Tiang Bendera di Lubang. pemain melakukan pukulan dengan tiang bendera di lubang kemudian bola yang bergerak membentur tiang bendera.

  • Tidak ada penalti (kecuali sebagaimana dicantumkan dalam (1)), dan
  • Bola harus dimainkan sebagaimana letaknya.

(3) Bila Pemain Menggerakkan atau Memindahkan Tiang Bendera di Lubang Di saat Bola Sedang Bergerak. Setelah melakukan pukulan dengan tiang bendera di lubang:

  • Pemain dan kedinya tidak boleh dengan sengaja menggerakkan atau memindahkan tiang bendera untuk mempengaruhi di mana bola pemain yang bergerak akan berhenti (seperti menghindari bolanya membentur tiang bendera). Apabila hal ini dilakukan, pemain dikenai penalti umum.
  • Namun tidak ada penalti apabila pemain menggerakkan atau memindahkan tiang bendera di lubang untuk alasan lain, seperti di saat ia secara wajar yakin bolanya yang bergerak tidak akan membentur tiang bendera sebelum berhenti.

(4) Batasan Pemain Lain menggerakkan atau Memindahkan Tiang Bendera Di saat Pemain Memutuskan untuk Membiarkan Di Lubang. Di saat pemain membiarkan tiang bendera di lubang dan tidak memerintahkan siapapun untuk menjaga tiang bendera (lihat Peraturan 13.2b(1)), pemain lain tidak boleh secara sengaja menggerakkan atau memindahkan tiang bendera untuk mempengaruhi kemana bola pemain yang sedang bergerak akan berhenti.

  • Apabila pemain lain atau kedinya melakukannya sebelum atau selama pukulan dan pemain yang melakukan pukulan tidak menyadari hal ini, atau melakukannya di saat bola pemain sedang bergerak setelah pukulan, pemain lain itu dikenai penalti umum.
  • Namun tidak ada penalti apabila pemain lain itu atau kedinya menggerakkan atau memindahkan tiang bendera untuk alasan lain seperti di saat ia:
    • Secara wajar meyakini bola pemain yang sedang bergerak tidak akan membentur tiang bendera yang akan berhenti, atau
    • Tidak menyadari bahwa pemain akan bermain atau bahwa bola pemain sedang bergerak.

Lihat Peraturan 22.2 (dalam Foursomes, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan oleh partner tersebut diberlakukan sebagai tindakan pemain); 23.5 (dalam Four-Ball, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan oleh partner tersebut yang berkaitan dengan bola atau perlengkapan pemain diberlakukan sebagai tindakan pemain).

b
Memindahkan Tiang Bendera dari Lubang

(1) Pemain Dapat Memindahkan Tiang Bendera dari Lubang. Pemain boleh melakukan pukulan dengan tiang bendera dipindahkan dari lubang, sehingga bolanya yang sedang bergerak tidak membentur tiang bendera di lubang.

Pemain harus memutuskan hal ini sebelum melakukan pukulan, antara:

  • Memindahkan tiang bendera dari lubang sebelum memainkan bolanya, atau
  • Memerintahkan seseorang untuk menjaga tiang bendera, yang berarti memindahkannya dengan cara:
    • Terlebih dahulu memegang tiang bendera di dalam, di atas atau di samping lubang sebelum dan selama pukulan untuk menunjukkan pemain di mana lubang berada, dan
    • Kemudian memindahkan tiang bendera setelah pukulan terjadi.

Pemain dianggap telah memerintahkan agar tiang bendera dijaga apabila:

  • Kedi pemain memegang tiang bendera di dalam, di atas atau di samping lubang atau berdiri tepat di sebelah lubang di saat pukulan dilakukan, bahkan bila pemain tidak menyadari kedi itu melakukannya,
  • Pemain meminta orang lain untuk menjaga tiang bendera dan orang itu melakukannya, atau
  • Pemain melihat orang lain memegang tiang bendera di dalam, di atas atau di samping lubang atau berdiri tepat di samping lubang, dan pemain melakukan pukulan tanpa meminta orang itu pergi atau membiarkan tiang bendera di lubang.

(2) Apa yang Harus dilakukan Apabila Bola Membentur Tiang Bendera atau Orangyang Menjaga Tiang Bendera. Apabila bola pemain yang sedang bergerak membentur tiang bendera yang pemain putuskan untuk dipindahkan berdasarkan (1), atau membentur orang yang menjaga tiang bendera (atau apapun yang orang itu pegang), apa yang akan terjadi bergantung atas apakah ini secara sengaja atau tidak sengaja:

  • Bola Secara Tidak Sengaja Membentur Tiang Bendera atau Orang yang Memindahkan atau Menjaganya. Apabila bola pemain yang sedang bergerak secara tidak sengaja membentur tiang bendera atau orang yang memindahkan atau menjaganya (atau apapun yang orang itu pegang), tidak ada penalti dan bola harus dimainkan sebagaimana letaknya.
  • Bola Secara Sengaja Dibelokkan atau Dihentikan oleh Orang yang MenjagaTiang Bendera. Apabila orang yang menjaga tiang bendera secara sengaja membelokkan atau menghentikan bola pemain yang sedang bergerak, Peraturan 11.2c berlaku:
    • Darimana Bola Dimainkan. Pemain tidak boleh memainkan bola sebagaimana letaknya namun harus mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan 11.2c.
    • Kapan Penalti Diterapkan. Apabila orang yang secara sengaja membelokkan atau menghentikan bola adalah pemain atau kedinya, pemain dikenai penalti umum atas pelanggaran Peraturan 11.2.

Untuk kepentingan Peraturan ini, “secara sengaja membelokkan atau menghentikan” memiliki pengertian yang sama sebagaimana dalam Peraturan 11.2a, dan termasuk di saat bola pemain yang sedang bergerak membentur:

  • Tiang bendera yang dipindahkan yang secara sengaja diposisikan atau dibiarkan di tempat tertentu di dasar sehingga dapat membelokkan atau menghentikan bola itu,
  • Tiang bendera yang dijaga yang secara sengaja seseorang tidak pindahkan dari lubang atau jauhkan dari arah bola, atau
  • Orang yang menjaga atau memindahkan tiang bendera (atau apapun yang orang itu pegang), di saat ia secara sengaja tidak menjauh dari arah bola.

Pengecualian - Batasan atas Memindahkan Tiang Bendera dengan Sengaja untuk Mempengaruhi Bola yang Sedang Bergerak (lihat Peraturan 11.3).

Lihat Peraturan 22.2 (dalam Foursomes, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan oleh partner tersebut diberlakukan sebagai tindakan pemain); 23.5  (dalam Four-Ball, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan oleh partner tersebut yang berkaitan dengan bola atau perlengkapan pemain diberlakukan sebagai tindakan pemain).

c
Bola Bersandar pada Tiang Bendera di Lubang

Apabila bola pemain bersandar pada tiang bendera di lubang:

  • Apabila bagian dari bola berada di lubang di bawah permukaan putting green, bola itu dianggap telah masuk lubang bahkan bila keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan.
  • Apabila tidak ada bagian dari bola berada di lubang dibawah permukaan putting green:
    • Bola itu belum masuk lubang dan harus dimainkan sebagaimana letaknya.
    • Apabila tiang bendera dipindahkan dan bola bergerak (baik itu jatuh ke dalam lubang atau menjauh dari lubang), tidak ada penalti dan bola harus diletakkan kembali di bibir lubang (lihat Peraturan 14.2).

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti yang Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 13.2c: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

Dalam stroke play, pemain didiskualifikasi apabila ia tidak menyelesaikan hole sebagaimana diharuskan berdasarkan Peraturan 3.3c.

13.3
Bola Menggantung di Lubang
a
Waktu Tunggu untuk Memastikan Apakah Bola Menggantung di Lubang Akan Jatuh ke Lubang

Apabila bagian dari bola pemain menggantung di bibir lubang:

  • Pemain diberikan waktu yang wajar untuk mencapai lubang dan sepuluh detik lagi untuk menunggu kepastian apakah bola akan jatuh ke dalam lubang.
  • Apabila bola jatuh ke lubang dalam waktu tunggu ini, pemain telah menyelesaikan hole dengan pukulan sebelumnya.
  • Apabila bola tidak jatuh ke dalam lubang dalam waktu tunggu ini:
    • Bola dianggap telah berhenti.
    • Apabila bola kemudian jatuh ke lubang sebelum dimainkan, pemain telah menyelesaikan hole dengan pukulan sebelumnya, namun ditambahkan satu pukulan penalti ke skor hole tersebut.
b
Apa yang Harus Dilakukan Bila Bola yang Menggantung di Lubang Diangkat atau Digerakkan Sebelum Waktu Tunggu Berakhir

Apabila bola yang bergantung di lubang diangkat atau digerakkan sebelum waktu tunggu berdasarkan Peraturan 13.3a berakhir, bola dianggap telah berhenti:

  • Bola harus diletakkan kembali di bibir lubang (lihat Peraturan 14.2), dan
  • Waktu tunggu berdasarkan Peraturan 13.3a tidak berlaku lagi atas bola itu. (lihat Peraturan 9.3 untuk apa yang harus dilakukan apabila bola yang diletakkan kembali kemudian bergerak oleh kekuatan alam).

Apabila lawan dalam match play atau pemain lain dalam stroke play secara sengaja mengangkat atau menggerakkan bola pemain yang menggantung di lubang sebelum waktu tunggu berakhir:

  • Dalam match play, bola pemain dianggap telah masuk lubang dari pukulan sebelumnya, dan tidak ada penalti bagi lawan berdasarkan Peraturan 11.2b.
  • Dalam stroke play, pemain yang mengangkat atau menggerakkan bola dikenai penalti umum (dua pukulan penalti). Bola harus diletakkan kembali di bibir lubang (lihat Peraturan 14.2).
Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Benda Alam Lepas

Segala benda alamiah yang lepas seperti:

  • Batu, rumput lepas, daun, ranting dan batang,
  • Binatang mati dan kotoran binatang,
  • Cacing, serangga dan binatang serupa yang dapat dipindahkan dengan mudah, serta gundukan atau jaring yang mereka buat (seperti gumpalan buangan cacing dan gundukan semut), dan
  • Gumpalan tanah yang dipadatkan (termasuk sumbat aerasi).

Benda alamiah tersebut bukanlah lepas bila mereka:

  • Menempel atau tumpuh,
  • Tertanam kokoh di tanah (yang mana, tidak dapat dicabut dengan mudah), atau
  • Menempel pada bola.

Kasus khusus:

  • Pasir dan tanah lepas bukanlah benda alam lepas.
  • Embun, Embun Beku, dan Air bukanlah benda alam lepas.
  • Salju dan Es Alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas ataupun, bila berada di dasar (ground), adalah air sementara, atas pilihan pemain.
  • Jaring laba-laba adalah benda alam lepas walaupun bila ia menempel pada benda lain.

 

Interpretasi Benda Alam Lepas /1 – Status dari Buah

Buah yang lepas dari pohon atau semaknya adalah benda alam lepas, bahkan bila buah itu berasal dari semak atau pohon yang tidak ditemukan di lapangan.

Contoh, buah yang sebagian telah dimakan atau dipotong-potong, dan kulit yang telah dikupas dari suatu buah adalah benda alam lepas. Namun, saat dibawa oleh seorang pemain, ia adalah perlengkapan pemain itu.

Interpretasi Benda Alam Lepas /2 – Kapan Benda Alam Lepas Menjadi Obstruksi

Benda alam lepas dapat berubah menjadi obstruksi melalui proses konstruksi atau manufaktur.

Contoh, batang kayu (benda alam lepas) yang telah dibelah dan dipasang kaki telah berubah melalui proses konstruksi menjadi bangku (obstruksi).

Interpretasi Benda Alam Lepas /3 – Status dari Air Ludah

Air ludah dapat diberlakukan sebagai air sementara atau benda alam lepas, atas pilihan pemain.

Interpretasi Benda Alam Lepas /4 – Benda Alam Lepas yang Digunakan Sebagai Permukaan Jalan

Kerikil adalah benda alam lepas dan pemain boleh memindahkan benda alam lepas berdasarkan Peraturan 15.1a. Hak ini tidak dipengaruhi oleh kenyataan, saat suatu jalan ditutupi oleh kerikil, ia menjadi bagian dari permukaan jalan, menjadikannya obstruksi permanen. Prinsip yang sama berlaku untuk jalan atau jalan setapak yang dibuat dari batu, pecahan kerang, serpihan kayu atau benda serupa lainnya.

Dalam situasi ini, pemain dapat:

  • Memainkan bola sebagaimana letaknya di atas obstruksi dan memindahkan kerikil (benda alam lepas) dari jalan tersebut (Peraturan 15.1a).
  • Mengambil pembebasan tanpa penalti dari kondisi lapangan tidak normal (obstruksi permanen) (Peraturan 16.1b).

Pemain dapat juga memindahkan beberapa kerikil dari jalan untuk menentukan kemungkinan memainkan bola sebagaimana letaknya sebelum memilih untuk mengambil pembebasan gratis.

Interpretasi Benda Alam Lepas /5 – Serangga HIdup Tidak Pernah Menempel di Bola

Walaupun serangga mati dapat dianggap menempel pada bola, serangga hidup tidak pernah dianggap menempel pada suatu bola, baik mereka diam atau bergerak. Oleh karena itu, serangga hidup pada suatu bola adalah benda alam lepas.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

  • Jalan-jalan dan jalan-jalan setapak dengan permukaan artifisial, termasuk tepinya yang artifisial.
  • Bangunan dan tempat berlindung dari hujan.
  • Kepala sprinkler, saluran dan irigasi atau box kontrol.
  • Patok-patok, tembok, pegangan pembatas, pagar (namun tidak disaat merekamerupakan benda pembatas lapangan yang menentukan atau menunjukkan sisi batas lapangan).
  • Kereta golf, pemotong rumput, mobil dan kendaraan lainnya.
  • Tempat sampah, papan pengarah dan bangku.
  • Perlengkapan pemain, tiang bendera dan penggaruk pasir.

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Tee

Sebuah benda yang digunakan untuk menaikkan sebuah bola di atas dasar (ground) untuk memainkan bola tersebut dari area tee. Ia tidak boleh lebih panjang dari empat inci (101.6 mm) dan harus memenuhi ketentuan dari Peraturan Perlengkapan.

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Memperbaiki

Mengubah satu atau lebih kondisi yang mempengaruhi pukulan atau kondisi fisik lain yang mempengaruhi permainan sehingga seorang pemain berpotensi mendapat keuntungan atas suatu pukulan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Binatang

Semua anggota hidup dari dunia binatang (selain manusia), termasuk para mamalia,burung, reptil, binatang ampibi dan invertebrata (seperti cacing, serangga, laba-laba dan krustasea).

Tee

Sebuah benda yang digunakan untuk menaikkan sebuah bola di atas dasar (ground) untuk memainkan bola tersebut dari area tee. Ia tidak boleh lebih panjang dari empat inci (101.6 mm) dan harus memenuhi ketentuan dari Peraturan Perlengkapan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Benda Alam Lepas

Segala benda alamiah yang lepas seperti:

  • Batu, rumput lepas, daun, ranting dan batang,
  • Binatang mati dan kotoran binatang,
  • Cacing, serangga dan binatang serupa yang dapat dipindahkan dengan mudah, serta gundukan atau jaring yang mereka buat (seperti gumpalan buangan cacing dan gundukan semut), dan
  • Gumpalan tanah yang dipadatkan (termasuk sumbat aerasi).

Benda alamiah tersebut bukanlah lepas bila mereka:

  • Menempel atau tumpuh,
  • Tertanam kokoh di tanah (yang mana, tidak dapat dicabut dengan mudah), atau
  • Menempel pada bola.

Kasus khusus:

  • Pasir dan tanah lepas bukanlah benda alam lepas.
  • Embun, Embun Beku, dan Air bukanlah benda alam lepas.
  • Salju dan Es Alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas ataupun, bila berada di dasar (ground), adalah air sementara, atas pilihan pemain.
  • Jaring laba-laba adalah benda alam lepas walaupun bila ia menempel pada benda lain.

 

Interpretasi Benda Alam Lepas /1 – Status dari Buah

Buah yang lepas dari pohon atau semaknya adalah benda alam lepas, bahkan bila buah itu berasal dari semak atau pohon yang tidak ditemukan di lapangan.

Contoh, buah yang sebagian telah dimakan atau dipotong-potong, dan kulit yang telah dikupas dari suatu buah adalah benda alam lepas. Namun, saat dibawa oleh seorang pemain, ia adalah perlengkapan pemain itu.

Interpretasi Benda Alam Lepas /2 – Kapan Benda Alam Lepas Menjadi Obstruksi

Benda alam lepas dapat berubah menjadi obstruksi melalui proses konstruksi atau manufaktur.

Contoh, batang kayu (benda alam lepas) yang telah dibelah dan dipasang kaki telah berubah melalui proses konstruksi menjadi bangku (obstruksi).

Interpretasi Benda Alam Lepas /3 – Status dari Air Ludah

Air ludah dapat diberlakukan sebagai air sementara atau benda alam lepas, atas pilihan pemain.

Interpretasi Benda Alam Lepas /4 – Benda Alam Lepas yang Digunakan Sebagai Permukaan Jalan

Kerikil adalah benda alam lepas dan pemain boleh memindahkan benda alam lepas berdasarkan Peraturan 15.1a. Hak ini tidak dipengaruhi oleh kenyataan, saat suatu jalan ditutupi oleh kerikil, ia menjadi bagian dari permukaan jalan, menjadikannya obstruksi permanen. Prinsip yang sama berlaku untuk jalan atau jalan setapak yang dibuat dari batu, pecahan kerang, serpihan kayu atau benda serupa lainnya.

Dalam situasi ini, pemain dapat:

  • Memainkan bola sebagaimana letaknya di atas obstruksi dan memindahkan kerikil (benda alam lepas) dari jalan tersebut (Peraturan 15.1a).
  • Mengambil pembebasan tanpa penalti dari kondisi lapangan tidak normal (obstruksi permanen) (Peraturan 16.1b).

Pemain dapat juga memindahkan beberapa kerikil dari jalan untuk menentukan kemungkinan memainkan bola sebagaimana letaknya sebelum memilih untuk mengambil pembebasan gratis.

Interpretasi Benda Alam Lepas /5 – Serangga HIdup Tidak Pernah Menempel di Bola

Walaupun serangga mati dapat dianggap menempel pada bola, serangga hidup tidak pernah dianggap menempel pada suatu bola, baik mereka diam atau bergerak. Oleh karena itu, serangga hidup pada suatu bola adalah benda alam lepas.

Obstruksi

Segala benda artifisial selain benda integral dan benda pembatas lapangan.

Contoh obstruksi:

  • Jalan-jalan dan jalan-jalan setapak dengan permukaan artifisial, termasuk tepinya yang artifisial.
  • Bangunan dan tempat berlindung dari hujan.
  • Kepala sprinkler, saluran dan irigasi atau box kontrol.
  • Patok-patok, tembok, pegangan pembatas, pagar (namun tidak disaat merekamerupakan benda pembatas lapangan yang menentukan atau menunjukkan sisi batas lapangan).
  • Kereta golf, pemotong rumput, mobil dan kendaraan lainnya.
  • Tempat sampah, papan pengarah dan bangku.
  • Perlengkapan pemain, tiang bendera dan penggaruk pasir.

Sebuah obstruksi adalah obstruksi lepas atau obstruksi permanen. Apabila bagian dari suatu obstruksi permanen (seperti gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas, maka bagian tersebutdiperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule F-23  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang menetapkan obstruksi tertentu sebagai obstruksi permanen sementara yang mana prosedur pembebasan khusus berlaku).

 

Interpretasi Obstruksi /1 – Status dari Titik Cat dan Garis Cat

Walaupun benda artifisial adalah obstrusi selama mereka bikan benda pembatas lapangan atau benda integral, titik cat dan garis cat bukanlah obstruksi.

Terkadang titik cat dan garis cat digunakan untuk tujuan lain selain sebagai markah lapangan (seperti mengindikasikan depan dan belakang dari putting green). Titik dan garis tersebut bukanlah kondisi lapangan tidak normal kecuali Komite menyatakannya sebagai gugus untuk rawat (lihat Committee Procedures; Model Local Rule F-21).

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Titik referensi untuk mengambil pembebasan gratis dari suatu kondisi lapangan tidak normal (Peraturan 16.1), kondisi binatang berbahaya (Peraturan 16.2), green salah (Peraturan 13.1e) atau zona dilarang bermain (Peraturan 16.1f dan 17.1e), atau dalammengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan Setempat.

Itu adalah titik perkiraan dimana bola tersebut akan berhenti yang:

  • Terdekat dengan tempat semula bola, namun tidak lebih dekat ke lubang daritempat tersebut,
  • Berada di area lapangan yang diharuskan, dan
  • Mana kondisi tidak akan menganggu pukulan yang akan dilakukan pemain dari tempat semula bila kondisi tersebut tidak ada.

Memperkirakan titik referensi ini mengharuskan pemain untuk menentukan pilihan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk melakukanpukulan.

Pemain tidak perlu melakukan simulasi pukulan dengan mengambil ancang-ancangdan mengayunkan klab pilihan tersebut (namun secara umum pemain direkomendasikan untuk melakukan hal ini untuk membantu menentukan perkiraan yang tepat).

Titik pembebasan penuh terdekat berhubungan hanya atas kondisi tertentu dimana pembebasan akan diambil dan kemungkinan di sebuah lokasi dimana terdapat gangguan dari sesuatu yang lain:

  • Bila pemain mengambil pembebasan kemudian mendapat gangguan dari kondisilain dimana pembebasan diperkenankan, pemain tersebut dapat mengambilpembebasan kembali dengan menentukan titik pembebasan penuh terdekat yangbaru dari kondisi baru tersebut.
  • Pembebasan harus diambil secara terpisah atas tiap kondisi, namun pemain dapatmengambil pembebasan dari kedua kondisi secara bersamaan (dengan penentuantitik pembebasan penuh terdekat dari kedua kondisi) disaat, setelah mengambilpembebasan dari tiap kondisi secara terpisah, dapat disimpulkan secara wajarbila tetap melakukan hal tersebut kondisi-kondisi tersebut akan tetap salingmengganggu.

 

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /1 – Diagram Ilustrasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Dalam diagram, terminologi “titik pembebasan penuh terdekat” dalam Peraturan 16.1 (Kondisi Lapangan Tidak Normal) untuk pembebasan dari gangguan oleh Gugus Untuk Rawat diilustrasikan pemain bermain dengan tangan kanan dan tangan kiri.

Titik pembebasan penuh terdekat harus diinterprestasikan secara tegas. Pemain tidak boleh memilih di sisi mana dari gugus untuk rawat bola akan didrop, kecuali ada dua jarak yang sama atas titik pembebasan penuh terdekat. Bahkan bila satu sisi dari gugus untuk rawat di fairway dan lainnya di semak, bila titik pembebasan penuh terdekat berada di semak, maka itulah titik pembebasan penuh terdekat pemain.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /2 – Pemain Tidak Mengikuti Prosedur yang Direkomendasi dalam Memutuskan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Walaupun ada prosedur yang direkomendasikan untuk menentukan titik pembebasan penuh terdekat, Peraturan tidak mengharuskan pemain untuk menentukan titik ini saat mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan (seperti saat mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal berdasarkan Peraturan 16.1b (Pembebasan ata Bola di Area Umum)). Apabila pemain tidak menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara akurat atau menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara tidak tepat, pemain hanya dikenai penalti bila hal ini mengakibatkan ia mengedrop bola di area pembebasan yang tidak sesuai ketentuan dari Peraturan dan bola kemudian dimainkan.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /3 – Apakah Pemain Telah Mengambil Pembebasan Secara Salah Bila Kondisi Tetap Mengganggu untuk Pukulan dengan Klab yang Tidak Digunakan untuk Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Di saat pemain mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal, ia mengambil pembebasan hanya atas gangguan yang ia dapati dengan menggunakan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk memainkan bola dari tempat tersebut. Setelah pemain mengambil pembebasan dan tidak ada lagi gangguan untuk pukulan yang pemain akan lakukan, segala gangguan berikutnya adalah suatu situasi baru.

Contoh, bola pemain berhenti di rough tebal di area umum kira-kira 230 yard dari green. Pemain memilih wedge untuk melakukan pukulan berikutnya dan mendapati ancang-ancangnya menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat. Pemain menentukan titik pembebasan penuh terdekat nya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan berdasarkan Peraturan 14.3b(3) (Bola Harus Didrop di Area Pembebasan) dan Peraturan 16.1 (Pembebasan dari Kondisi Lapangan Tidak Normal).

Bola bergulir ke letak yang bagus dalam area pembebasan dari mana pemain meyakini pukulan berikutnya dapat dimainkan dengan wood 3. Bila pemain menggunakan wedge untuk pukulan selanjutnya tidak akan gangguan dari gugus untuk rawat. Namun, menggunakan wood 3, kaki pemain kembali menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat tersebut. Ini adalah suatu situasi baru dan pemain dapat memainkan bolanya sebagaimana letaknya atau mengambil pembebasan atas situasi baru tersebut.

Interpretasi Hilang /4 – Pemain Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat namun Secara Fisik Tidak Dapat Melakukan Pukulan yang Diinginkan

Tujuan dari menentukan titik pembebasan penuh terdekat adalah untuk mencari titik referensi di lokasi yang terdekat agar lagi terdapat gangguan dari kondisi. Dalam menentukan titik pembebasan penuh terdekat, pemain tidak dijamin untuk mendapat letak yang bagus atau dapat dmainkan.

Contoh, apabila pemain tidak dapat melakukan pukulan dari area pembebasan sebagaimana diukur dari titik pembebasan penuh terdekat karena arah main terhalangi pohon, atau pemain tidak dapat melakukan ayunan ke belakang untuk pukulan yang diinginkan karena semak, ini tidak merubah kenyataan bahwa titik yang ditentukan tersebut adalah titik pembebasan penuh terdekat.

Setelah bola berada dalam permainan, pemain harus memutuskan tipe pukulan yang akan ia lakukan. Pukulan ini, yang termasuk pilihan klab, dapat berbeda dari yang seharusnya dilakukan dari tempat bola semula bila kondisi tidak ada di sana.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di bagian manapun dari area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan dari kondisi tersebut.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /5 – Pemain Secara Fisik Tidak Dapat Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Apabila pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya, harus diperkirakan, dan area pembebasan kemudian didasarkan atas titik estimasi tersebut.

Contoh, dalam mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan 16.1, pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya karena titik tersebut berada di tengan pokok pohon atau pagar pembatas lapangan menghalangi peain dalam mengambil ancang-ancang.

Pemain harus mengestimasi titik pembebasan penuh terdekatnya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan berdasarkan Peraturan 16.1.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Green Salah

Semua green di lapangan selain putting green dari hole yang pemain mainkan.

Green salah termasuk:

  • Putting green dari semua hole lain yang mana saat itu pemain tidak sedang mainkan.
  • Putting green normal dari suatu hole dimana saat itu green sementara yang digunakan, dan
  • Semua green untuk latihan putting, chipping atau pitching, kecuali Komite menyatakan bukan dalam Peraturan Setempat.

Green salah adalah bagian dari area umum.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Tiang Bendera

Sebuah tiang lepas yang disediakan oleh Komite yang diletakkan di dalam lubang untuk memberi petunjuk pada pemain di mana lubang berada. Tiang bendera termasuk bendera dan segala material atau benda lain yang menempel pada tiang tersebut.

Ketentuan mengenai tiang bendera tertera dalam Peraturan Perlengkapan.

 

Interpretasi Tiang Bendera/1 – Benda Diberlakukan Sebagai Tiang Bendera Saat Digunakan Sebagai Tiang Bendera

Apabila benda artifisial atau alami digunakan untuk menandai posisi suatu lubang, benda diberlakukan sama seperti tiang bendera.

Contoh, apabila tiang bendera telah diangkat dan pemain ingin posisi lubang ditunjukkan namun tidak ingin membuang waktu mengambil tiang bendera, orang lain dapat menunjukkan posisi lubang menggunakan klab. Namun, dalam menerapkan Peraturan, klab tersebut diberlakukan sebagai tiang bendera.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).