The R&A - Working for Golf
Area Penalti
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
17.1
a
b
c
d
e
17.2
a
b
17.3
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 16
Peraturan 18

Tujuan: Peraturan 17 adalah Peraturan spesifik mengenai area penalti, yang berupa badan air atau area lain yang ditentukan oleh Komite dimana bola sering hilang atau tidak dapat dimainkan. Dengan satu pukulan penalti, pemain dapat menggunakan pilihan pembebasan untuk memainkan bola dari luar area penalti.

17.1
Pilihan atas Bola di Area Penalti

Area penalti ditentukan sebagai merah atau kuning. Yang mana mempengaruhi pilihan pembebasan pemain (lihat Perturan 17.1d).

Pemain boleh berdiri di area penalti untuk memainkan bola di luar area penalti, termasuk setelah mengambil pembebasan dari area penalti.

a
Kapan Bola Berada di Area Penalti

Bola berada di area penalti saat sebagian dari bola:

  • Terletak atau menyentuh dasar atau benda lain apapun (seperti benda artifisial atau alamiah apapun) di sisi dalam dari area penalti, atau
  • Berada di atas sisi atau bagian lain manapun dari area penalti.

Apabila bagian dari bola berada di area penalti dan area dari lapangan lainnya, lihat Peraturan 2.2c.

b
Pemain Boleh Memainkan Bola Sebagaimana Letaknya di Area Penalti atau Mengambil Pembebasan Dengan Penalti

Pemain boleh antara:

  • Memainkan bola sebagaimana letaknya tanpa penalti, berdasarkan Peraturan yang sama yang berlaku di area umum (yang mana berarti tidak ada Peraturan spesifik membatasi bagaimana bola boleh dimainkan dari area penalti), atau
  • Memainkan bola dari luar area penalti dengan mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan  17.1d atau 17.2.

Pengecualian – Pembebasan Harus Dilakukan dari Gangguan oleh Zona Dilarang Bermain di Area Penalti (lihat Peraturan 17.1e).

c
Pembebasan atas Bola yang Tidak Ditemukan di Area .

Penalti Apabila bola pemain tidak ditemukan dan diketahui atau hampir dapat dipastikan bola tersebut berhenti di area penalti:

  • Pemain boleh mengambil pembebasan dengan penalti berdasarkan Peraturan  17.1d atau 17.2.
  • Sesaat setelah pemain meletakkan bola lain ke dalam permainan untuk mengambil pembebasan dengan cara tersebut:
    • Bola semulanya tidak lagi berada dalam permainan dan tidak boleh dimainkan.
    • Bahkan bila kemudian ditemukan di lapangan sebelum waktu pencarian tiga menit berakhir(lihat Peraturan 6.3b).

Namun apabila tidak diketahui dan hampir dapat dipastikan bahwa bola itu berhenti di area penalti dan bola itu hilang, pemain harus mengambil pembebasan pukulan dan-jarak berdasarkan Peraturan 18.2.

d
Pembebasan atas Bola di Area Penalti

Apabila bola pemain berada di area penalti, termasuk saat diketahui atau hampir dapat dipastikan berada di area penalti walaupun tidak ditemukan, pemain memiliki pilihan pembebasan berikut, masing-masing dengansatu pukulan penalti:

(1) Pembebasan pukulan-dan-jarak. Pemain boleh memainkan bola semulanya atau bola lain darimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

(2) Pembebasan Di-Garis-Belakang. Pemain boleh mengedrop bola semulanya atau bola lain (lihat Peraturan 14.3) di area pembebasan berdasarkan garis referensi berlanjut lurus ke belakang dari lubang melalui titik perkiraan dimana bola semulanya terakhir kali memotong sisi dari area penalti:

  • Titik Referensi Titik di lapangan dipilih oleh pemain yang berada di garis referensi dan menjauhi lubang dari titik perkiraan (tanpa batas seberapa jauh di garis ke belakang):
    • Dalam memilih titik referensi ini, pemain seyogyanya menentukan titik tersebut dengan menggunakan sebuah benda (seperti sebuah tee).
    • Apabila pemain mengedrop bola tanpa memilih titik ini, titik referensi dianggap adalah titik di garis itu pada jarak yang sama ke lubang dimana bola yang didrop pertama kali menyentuh dasar.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Satu panjang-klab, namun dengan batasan berikut:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan
    • Tidak boleh lebih dekat ke lubang dari titik referensi, dan
    • Boleh berada di area dari lapangan manapun selain di area penalti yang sama, namun.
    • Apabila lebih dari satu area dari lapangan terdapat dalam jarak satu panjang-klab dari titik referensi, bola harus berhenti di area pembebasan di area dari lapangan yang sama yang pertama kali disentuh saat bola didrop di area pembebasan.

[Terdapat Klarifikasi:  Titik Referensi untuk Pembebasan Di-Garis-Belakang Harus Berada di Luar Area Penalti
Terdapat Model Peraturan Setempat:
MLR E-12 Bola Dimainkan dari Luar Area Penalti Saat Mengambil Pembebasan Di-Garis-Belakang]

(3) Pembebasan Menyamping (Hanya untuk Area Penalti Merah). Di saat bola terakhir kali memotong sisi dari area penalti merah, pemain boleh mengedrop bola semula atau bola lain di area pembebasan menyamping ini (lihat Peraturan 14.3):

  • Titik Referensi: Titik perkiraan dimana bola semulanya terakhir kali memotong sisi dari area penalti merah.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Satu panjang-klab, namun dengan batasan berikut:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan
    • Tidak boleh lebih dekat ke lubang dari titik referensi, dan
    • Boleh berada di  area dari lapanganmanapun kecuali di area penalti yang sama, namun
    • Apabila lebih dari satu area dari lapangan terdapat dalam jarak satu panjang-klab dari titik referensi, bola harus berhenti di area pembebasan di area dari lapangan yang sama yang pertama kali disentuh saat bola didrop di area pembebasan.

Lihat Committee Procedures, Section 8;Model Local Rule B-2 ( (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang memperbolehkan pembebasan menyamping di sisi seberang dari area penalti merah dengan jarak yang sama ke lubang).

e
Pembebasan Harus Diambil dari Gangguan oleh Zona Dilarang Bermain di Area Penalti

Pada tiap situasi berikut, pemain tidak boleh memainkan bola sebagaimana letaknya:

(1) Di saat Bola Berada di Zona Dilarang Bermain di Area Penalti. Pemain harus mengambil pembebasan dengan penalti berdasarkan Peraturan 17.1d  atau 17.2.

(2) Di saat Zona Dilarang Bermain di Lapangan Mengganggu Ancang-Ancang atau Ayunan atas Bola di Area Penalti. Apabila bola pemain berada di area penalti, dan di luar zona dilarang bermain namun zona dilarang bermain (apakah di kondisi lapangan tidak normal atau di area penalti) mengganggu area ancang-ancang yang diinginkan atau area ayunan yang diinginkannya, pemain harus:

  • Mengambil pembebasan dengan penalti di luar area penalti berdasarkan Peraturan 17.1d,  atau 17.2, atau
  • Mengambil pembebasan gratis dengan mengedrop bola semulanya atau bola lain di area pembebasan berikut (apabila tersedia) di area penalti (lihat Peraturan 14.3):
    • Titik Referensi: Titik pembebasan penuh terdekat dari zona dilarang bermain.
    • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Satu panjang-klab, namun dengan batasan berikut:
    • Batas Lokasi Area Pembebasan
      • Harus berada di area penalti yang sama dimana bola berada, dan
      • Tidak boleh berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi.

Namun tidak ada pembebasan tanpa penalti dari gangguan oleh zona dilarang bermain berdasarkan (2):

  • Di saat jelas tidak wajar untuk memainkan bola sebagaimana letaknya karena hal lain selain zona dilarang bermain (sebagai contoh, disaat pemain tidak mungkin melakukan pukulan karena bolanya berada di semak-semak), atau
  • Di saat gangguan terjadi hanya karena pemain memilih klab, tipe ancang-ancang atau ayunan, atau arah permainan yang jelas tidak wajar berdasarkan situasi saat itu.

Untuk apa yang harus dilakukan disaat terjadi gangguan oleh zona dilarang bermain atas bola dimana saja selain di area penalti, lihat Peraturan 16.1f.

Penalti atas Memainkan Bola dari Tempat Salah Pelanggaran Peraturan17.1: Penalti Umum berdasarkan Peraturan 14.7a.

17.2
Pilihan Setelah Memainkan Bola dari Area Penalti
a
Di saat Bola Dimainkan dari Area Penalti Berhenti di Area Penalti yang Sama Atau Lainnya

Apabila bola dimainkan dari area penalti berhenti di area penalti yang sama atau area penalti lainnya, pemain boleh memainkan bola sebagaimana letaknya (lihat Peraturan 17.1b).

Atau, dengansatu pukulan penalti, pemain boleh mengambil pembebasan berdasarkan pilihan berikut:

(1) Pilihan Pembebasan Normal. Pemain boleh mengambil pembebasan pukulandan-jarak berdasarkan Peraturan 17.1d(1), pembebasan di-garis-belakang berdasarkan Peraturan 17.1d(2) atau, untuk area penalti merah, pembebasan menyamping berdasarkan Peraturan 17.1d(3).

Berdasarkan Peraturan  17.1d (2) atau (3), titik perkiraan yang digunakan untuk menentukan area pembebasan di mana bola semulanya terakhir kali memotong sisi dari area penalti dimana bola sekarang berada.

Apabila pemain mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak dengan mengedrop bola di area penalti (lihat Peraturan 14.6) kemudian memutuskan untuk tidak memainkan bola yang didrop dari tempat dimana ia berhenti:

  • Pemain boleh selanjutnya mengambil pembebasan di luar area penalti berdasarkan Peraturan 17.1d(2) atau (3) (untuk area penalti merah) atau berdasarkan Peraturan 17.2a(2).
  • Apabila pemain melakukannya, ia dikenai satu pukulan penalti, untuk total penalti dua pukulan: satu ukuplan untuk mengambil pembebasan pukulan dan-jarak, dan satu pukulan untuk mengambil pembebasan di luar area penalti.

(2) Pilihan Pembebasan Tambahan: Bermain Darimana Pukulan Terakhir Dilakukan Di Luar Area Penalti. Selain menggunakan salah satu pilihan pembebasan normal berdasarkan (1), pemain boleh memilih untuk memainkan bola semulanya atau bola lain dari tempat dimana ia melakukan pukulan terakhirnya dari luar area penalti (lihat Peraturan 14.6).

b
Di saat Bola yang Dimainkan dari Area Penalti Hilang, ke Luar Perbatasan atau Tidak Dapat Dimainkan Di Luar Area Penalti

Setelah memainkan bola dari area penalti, pemain terkadang diharuskan atau memilih untuk mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak karena bola semula antara:

  • Di luar perbatasan atau hilang di luar area penalti(lihat Peraturan 18.2), atau
  • Tidak dapat dimainkan di luar area penalti (lihat Peraturan 19.2a).

Apabila pemain mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak dengan mengedrop bola di area penalti (lihat Peraturan 14.6) kemudian memutuskan untuk tidak memainkan bola yang didrop dari tempat bola berhenti.

  • Pemain boleh selanjutnya mengambil pembebasan di luar area penalti berdasarkan Peraturan  17.1d(2) atau (3) (untuk area penalti merah) atau berdasarkan Peraturan 17.2a(2).
  • Apabila pemain melakukannya, ia dikenai satu pukulan penalti lagi, untuk total dua pukulan penalti: satu pukulan untuk mengambil pembebasan pukulan-dan jarak, dan satu pukulan untuk mengambil pembebasan di luar area penalti.

Pemain boleh secara langsung mengambil pembebasan di luar area penalti tanpa terlebih dahulu mengedrop bola di area penalti, namun tetap dikenai total dua pukulan penalti.

Penalti atas Memainkan Bola dari Tempat Salah Pelanggaran Peraturan17.2: Penalti Umum berdasarkan Peraturan 14.7a.

17.3
Tidak Ada Pembebasan Berdasarkan Peraturan Lain untuk Bola di Area Penalti

Di saat bola pemain berada di area penalti, tidak ada pembebasan untuk:

Pemain hanya memiliki pilihan pembebasan dengan penalti berdasarkan Peraturan 17.

Namun disaat kondisi binatang berbahaya mengganggu permainan atas bola di area penalti, pemain boleh mengambil pembebasan gratis di dalam area penalti atau pembebasan dengan penalti di luar area penalti (lihat Peraturan 16.2b(2)).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Dalam Permainan

Status dari bola pemain saat berada di lapangan dan sedang digunakan dalam permainan suatu hole:

  • Sebuah bola mulai menjadi dalam permainan dalam suatu hole:
    • Di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari dalam area tee, atau
    • Dalam match play, di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari luar area tee dan lawannya tidak membatalkan pukulan tersebut berdasarkan Peraturan 6.1b.
  • Bola tetap dalam permainan hingga ia telah masuk lubang, kecuali ia tidak lagi dalam permainan:
    • Di saat ia diangkat dari lapangan,
    • Di saat ia hilang (bahkan bila ia berada di lapangan) atau berhenti di luar perbatasan, atau
    • Di saat ia telah diganti oleh bola lain, bahkan bila pergantian tidak diperkenankan oleh suatu Peraturan.

Sebuah bola yang tidak dalam permainan adalah bola salah.

Pemain tidak dapat memiliki lebih dari satu bola dalam permainan dalam suatuwaktu. (Lihat Peraturan 6.3d untuk kasus-kasus terbatas dimana seorang pemainboleh memainkan lebih dari satu bola bersamaan di suatu hole.)

Di saat Peraturan merujuk pada suatu bola yang berhenti atau bergerak, ini berartisuatu bola yang berada dalam permainan.

Disaat sebuah markah-bola berada ditempat untuk memarkahi tempat sebuah bola dalam permainan:

  • Bila bola tersebut telah diangkat, ia tetap dalam permainan, dan
  • Bila bola tersebut telah diangkat dan diletakkan kembali, ia dalam permainan bahkan bila markah-bolanya telah dipindahkan.
Dalam Permainan

Status dari bola pemain saat berada di lapangan dan sedang digunakan dalam permainan suatu hole:

  • Sebuah bola mulai menjadi dalam permainan dalam suatu hole:
    • Di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari dalam area tee, atau
    • Dalam match play, di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari luar area tee dan lawannya tidak membatalkan pukulan tersebut berdasarkan Peraturan 6.1b.
  • Bola tetap dalam permainan hingga ia telah masuk lubang, kecuali ia tidak lagi dalam permainan:
    • Di saat ia diangkat dari lapangan,
    • Di saat ia hilang (bahkan bila ia berada di lapangan) atau berhenti di luar perbatasan, atau
    • Di saat ia telah diganti oleh bola lain, bahkan bila pergantian tidak diperkenankan oleh suatu Peraturan.

Sebuah bola yang tidak dalam permainan adalah bola salah.

Pemain tidak dapat memiliki lebih dari satu bola dalam permainan dalam suatuwaktu. (Lihat Peraturan 6.3d untuk kasus-kasus terbatas dimana seorang pemainboleh memainkan lebih dari satu bola bersamaan di suatu hole.)

Di saat Peraturan merujuk pada suatu bola yang berhenti atau bergerak, ini berartisuatu bola yang berada dalam permainan.

Disaat sebuah markah-bola berada ditempat untuk memarkahi tempat sebuah bola dalam permainan:

  • Bila bola tersebut telah diangkat, ia tetap dalam permainan, dan
  • Bila bola tersebut telah diangkat dan diletakkan kembali, ia dalam permainan bahkan bila markah-bolanya telah dipindahkan.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Hilang

Status dari sebuah bola yang tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain ataukedinya (atau partner pemain atau kedi dari partner) memulai pencarian.

Bila setelah pencarian dimulai kemudian terganggu sementara dengan alasanyang bisa diterima (seperti saat pemain menghentikan pencarian disaat permainanditangguhkan atau harus menyingkir untuk menunggu pemain lain bermain) ataudisaat pemain tersebut tanpa sengaja mengidentifikasi bola salah:

  • Waktu antara gangguan dan saat pencarian dilanjutkan tidak dihitung, dan
  • Waktu yang diberikan untuk pencarian secara total adalah tiga menit, terhitungkeduanya atas waktu pencarian sebelum gangguan dan setelah pencariandilanjutkan.

 

Interpretasi Hilang /1 – Bola Tidak Dapat Dinyatakan Hilang

Pemain tidak dapat membuat bola menjadi hilang dengan pernyataan. Bola menjadi hilang hanya saat ia tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain atau kedinya atau partner memulai pencarian.

Contoh, pemain mencari bolanya selama dua menit, menyatakannya hilang dan berjalan kembali untuk memainkan bola lain. Sebelum pemain menaruh bola lain ke dalam permainan, bola semulanya ditemukan dalam waktu pencarian tiga menit. Karena pemain tidak dapat menyatakan bolanya hilang, bola semula tetap berada dalam permainan.

Interpretasi Hilang /2 – Pemain Tidak Boleh Menunda Memulai Pencarian untuk Mendapat Keuntungan

Waktu pencarian tiga menit untuk suatu bola dimulai saat pemain atau kedinya (atau partner pemain atau kedi partner) memulai pencarian. Pemain tidak dapat menunda memulai pencarian dengan tujuan mendapatkan keuntungan dengan membiarkan orang lain mencari baginya.

Contoh, bila pemain berjalan menuju bolanya dan penonton sudah mencari bolanya, pemain tidak boleh dengan sengaja menunda tiba di area tersebut untuk menjaga agar waktu pencarian tiga menit tidak dimulai. Dalam keadaan demikian, waktu pencarian dimulai saat pemain dianggap akan tiba di posisi untuk mencari bila ia tidak dengan sengaja menunda tiba di area.

Interpretasi Hilang /3 – Waktu Pencarian Berlanjut Saat Pemain Kembali untuk Memainkan Bola Provisional

Apabila pemain telah memulai pencarian bollanya dan kembali ke tempat pukulan sebelumnya untuk memainkan bola provisional, waktu pencarian tiga menit tetap berlanjut baik orang lain terus mencari bola pemain ataupun tidak.

Interpretasi Hilang /4 – Waktu Pencarian Saat Mencari Dua Bola

Di saat pemain telah memainkan dua bola (seperti bola dalam permainan dan bola provisional) dan mencari keduanya, apakah pemain diberikan dua waktu pencarian tiga menit terpisah bergantung seberapa dekat bola-bola tersebut satu dan lainnya.

Apabila bola-bola berada di area yang sama di mana mereka dapat dicari secara bersamaan, pemain hanya diberikan tiga menit pencarian untuk kedua bola. Namun, apabila bola-bola berada di are yang berbeda (seperti di sisi seberang fairway) pemain diberikan waktu pencarian tiga menit untuk masing-masing bola.

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Tee

Sebuah benda yang digunakan untuk menaikkan sebuah bola di atas dasar (ground) untuk memainkan bola tersebut dari area tee. Ia tidak boleh lebih panjang dari empat inci (101.6 mm) dan harus memenuhi ketentuan dari Peraturan Perlengkapan.

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Kondisi Lapangan Tidak Normal

Yang manapun dari ke empat kondisi yang ditetapkan berikut:

  • Lubang Binatang
  • Gugus Untuk Rawat - GUR
  • Obstruksi Permanen, atau
  • Air Sementara.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Titik referensi untuk mengambil pembebasan gratis dari suatu kondisi lapangan tidak normal (Peraturan 16.1), kondisi binatang berbahaya (Peraturan 16.2), green salah (Peraturan 13.1e) atau zona dilarang bermain (Peraturan 16.1f dan 17.1e), atau dalammengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan Setempat.

Itu adalah titik perkiraan dimana bola tersebut akan berhenti yang:

  • Terdekat dengan tempat semula bola, namun tidak lebih dekat ke lubang daritempat tersebut,
  • Berada di area lapangan yang diharuskan, dan
  • Mana kondisi tidak akan menganggu pukulan yang akan dilakukan pemain dari tempat semula bila kondisi tersebut tidak ada.

Memperkirakan titik referensi ini mengharuskan pemain untuk menentukan pilihan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk melakukanpukulan.

Pemain tidak perlu melakukan simulasi pukulan dengan mengambil ancang-ancangdan mengayunkan klab pilihan tersebut (namun secara umum pemain direkomendasikan untuk melakukan hal ini untuk membantu menentukan perkiraan yang tepat).

Titik pembebasan penuh terdekat berhubungan hanya atas kondisi tertentu dimana pembebasan akan diambil dan kemungkinan di sebuah lokasi dimana terdapat gangguan dari sesuatu yang lain:

  • Bila pemain mengambil pembebasan kemudian mendapat gangguan dari kondisilain dimana pembebasan diperkenankan, pemain tersebut dapat mengambilpembebasan kembali dengan menentukan titik pembebasan penuh terdekat yangbaru dari kondisi baru tersebut.
  • Pembebasan harus diambil secara terpisah atas tiap kondisi, namun pemain dapatmengambil pembebasan dari kedua kondisi secara bersamaan (dengan penentuantitik pembebasan penuh terdekat dari kedua kondisi) disaat, setelah mengambilpembebasan dari tiap kondisi secara terpisah, dapat disimpulkan secara wajarbila tetap melakukan hal tersebut kondisi-kondisi tersebut akan tetap salingmengganggu.

 

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /1 – Diagram Ilustrasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Dalam diagram, terminologi “titik pembebasan penuh terdekat” dalam Peraturan 16.1 (Kondisi Lapangan Tidak Normal) untuk pembebasan dari gangguan oleh Gugus Untuk Rawat diilustrasikan pemain bermain dengan tangan kanan dan tangan kiri.

Titik pembebasan penuh terdekat harus diinterprestasikan secara tegas. Pemain tidak boleh memilih di sisi mana dari gugus untuk rawat bola akan didrop, kecuali ada dua jarak yang sama atas titik pembebasan penuh terdekat. Bahkan bila satu sisi dari gugus untuk rawat di fairway dan lainnya di semak, bila titik pembebasan penuh terdekat berada di semak, maka itulah titik pembebasan penuh terdekat pemain.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /2 – Pemain Tidak Mengikuti Prosedur yang Direkomendasi dalam Memutuskan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Walaupun ada prosedur yang direkomendasikan untuk menentukan titik pembebasan penuh terdekat, Peraturan tidak mengharuskan pemain untuk menentukan titik ini saat mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan (seperti saat mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal berdasarkan Peraturan 16.1b (Pembebasan ata Bola di Area Umum)). Apabila pemain tidak menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara akurat atau menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara tidak tepat, pemain hanya dikenai penalti bila hal ini mengakibatkan ia mengedrop bola di area pembebasan yang tidak sesuai ketentuan dari Peraturan dan bola kemudian dimainkan.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /3 – Apakah Pemain Telah Mengambil Pembebasan Secara Salah Bila Kondisi Tetap Mengganggu untuk Pukulan dengan Klab yang Tidak Digunakan untuk Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Di saat pemain mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal, ia mengambil pembebasan hanya atas gangguan yang ia dapati dengan menggunakan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk memainkan bola dari tempat tersebut. Setelah pemain mengambil pembebasan dan tidak ada lagi gangguan untuk pukulan yang pemain akan lakukan, segala gangguan berikutnya adalah suatu situasi baru.

Contoh, bola pemain berhenti di rough tebal di area umum kira-kira 230 yard dari green. Pemain memilih wedge untuk melakukan pukulan berikutnya dan mendapati ancang-ancangnya menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat. Pemain menentukan titik pembebasan penuh terdekat nya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan berdasarkan Peraturan 14.3b(3) (Bola Harus Didrop di Area Pembebasan) dan Peraturan 16.1 (Pembebasan dari Kondisi Lapangan Tidak Normal).

Bola bergulir ke letak yang bagus dalam area pembebasan dari mana pemain meyakini pukulan berikutnya dapat dimainkan dengan wood 3. Bila pemain menggunakan wedge untuk pukulan selanjutnya tidak akan gangguan dari gugus untuk rawat. Namun, menggunakan wood 3, kaki pemain kembali menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat tersebut. Ini adalah suatu situasi baru dan pemain dapat memainkan bolanya sebagaimana letaknya atau mengambil pembebasan atas situasi baru tersebut.

Interpretasi Hilang /4 – Pemain Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat namun Secara Fisik Tidak Dapat Melakukan Pukulan yang Diinginkan

Tujuan dari menentukan titik pembebasan penuh terdekat adalah untuk mencari titik referensi di lokasi yang terdekat agar lagi terdapat gangguan dari kondisi. Dalam menentukan titik pembebasan penuh terdekat, pemain tidak dijamin untuk mendapat letak yang bagus atau dapat dmainkan.

Contoh, apabila pemain tidak dapat melakukan pukulan dari area pembebasan sebagaimana diukur dari titik pembebasan penuh terdekat karena arah main terhalangi pohon, atau pemain tidak dapat melakukan ayunan ke belakang untuk pukulan yang diinginkan karena semak, ini tidak merubah kenyataan bahwa titik yang ditentukan tersebut adalah titik pembebasan penuh terdekat.

Setelah bola berada dalam permainan, pemain harus memutuskan tipe pukulan yang akan ia lakukan. Pukulan ini, yang termasuk pilihan klab, dapat berbeda dari yang seharusnya dilakukan dari tempat bola semula bila kondisi tidak ada di sana.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di bagian manapun dari area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan dari kondisi tersebut.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /5 – Pemain Secara Fisik Tidak Dapat Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Apabila pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya, harus diperkirakan, dan area pembebasan kemudian didasarkan atas titik estimasi tersebut.

Contoh, dalam mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan 16.1, pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya karena titik tersebut berada di tengan pokok pohon atau pagar pembatas lapangan menghalangi peain dalam mengambil ancang-ancang.

Pemain harus mengestimasi titik pembebasan penuh terdekatnya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan berdasarkan Peraturan 16.1.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Panjang-Klab

Panjang dari klab terpanjang dari ke 14 (atau kurang) klab yang pemain miliki selama ronde (sebagaimana diperkenankan oleh Peraturan 4.1b(1)), selain putter.

Sebagai contoh, bila klab terpanjang (selain putter) yang pemain miliki selama ronde adalah driver 43 inci (109.22 cm), panjang-klab bagi pemain tersebut adalah 43 inci untuk ronde tersebut.

Panjang-klab digunakan untuk menetapkan area tee pemain di tiap hole dan dalam menentukan besar area pembebasan pemain disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan.

 

Interpretasi Panjang-Klab/1 – Arti dari “Panjang-Klab” Saat Pengukuran

Untuk tujuan pengukuran saat menentukan area pembebasan, panjang keseluruhan klab digunakan, mulai dari ujung kepala klab sampai pangkal grip. Namun bila klab memakai penutup kepala atau memiliki tambahan di pangkal grip, mereka tidak boleh digunakan sebagai bagian dari klab untuk mengukur.

Interpretasi Panjang-Klab/2 – Bagaimana Mengukur Saat Klab Terpanjang Patah

Apabila klab terpanjang yang pemain miliki dalam ronde patah, klab patah itu tetap digunakan untuk menentukan ukuran area pembebasanya. Namun, bila klab terpanjang patah dan pemain diperbolehkan menggantinya dengan klab lain (Pengecualian atas Peraturan 4.1b(3)) dan pemain melakukannya, klab patah tersebut tidak lagi merupakan sebagai klab terpanjangnya.

Apabila pemain memulai suatu ronde dengan kurang dari 14 klab dan memutuskan untuk menambah klab lain ayng lebih lebih panjang dari semua klabnya, klab yang ditambahkan itu digunakan untuk pengukuran asalkan itu bukan putter.

Klarifikasi –  Arti “Panjang-Klab” Saat Bermain dengan Partner

Dalam bentuk permainan berpartner, klab terpanjang dari kedua partner, kecuali putter, dapat digunakan untuk menentukan area tee atau ukuran area pembebasan.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Lubang

Titik penyelesaian di putting green untuk hole yang dimainkan:

  • Lubang harus berdiameter 4 ¼ inci (108 mm) dengan kedalaman sekurangkurangnya4 inci (101.6 mm).
  • Bila mengunakan pelapis, ukuran luar diameternya tidak boleh melebihi 4 ¼ inci(108 mm). Pelapis tersebut harus dibenamkan sekurang-kurangnya 1 inci (25.4 mm)di bawah permukaan putting green, kecuali jika sifat tanahnya mengharuskannya lebih dekat ke permukaan.

Kata "hole" (saat tidak digunakan dalam definisi) digunakan di sepanjang Peraturan yang berarti bagian dari lapangan yang dikaitkan dengan suatu area tee, putting green dan lubang tertentu. Memainkan suatu hole dimulai dari area tee dan berakhir saat bola telah masuk lubang di putting green (atau saat Peraturan menyatakan hole itu telah diselesaikan).

 

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Pembebasan

Area dimana pemain harus mengedrop sebuah bola disaat mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan. Tiap Peraturan pembebasan mengharuskan pemain untuk menggunakan area pembebasan yang spesifik dimana ukuran dan tempatnya berdasarkan atas tiga faktor berikut:

  • Titik Referensi Titik darimana ukuran area pembebasan diukur.
  • Ukuran Area Pembebasan Diukur dari Titik Referensi: Area pembebasan adalah satu ataupun dua panjang-klab dari titik referensi, namun dengan batas tertentu:
  • Batas Lokasi Area Pembebasan Lokasi dari area pembebasan dapat dibatasidengan satu cara atau lebih sehingga, contoh:
    • Ia hanya berada di area dari lapangan yang ditentukan tertentu, seperti hanya di area umum, atau tidak di bunker atau area penalti,
    • Ia tidak lebih mendekati lubang dari titik referensi atau harus berada di luar area penalti atau bunker darimana pembebasan diambil, atau
    • Ia berada dimana tidak terdapat gangguan (sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan tertentu) dari kondisi darimana pembebasan diambil.

Dalam menggunakan panjang-klab untuk menentukan ukuran dari area pembebasan, pemain diperkenankan mengukur secara langsung melewati selokan, lubang atau kondisi serupa, dan secara langsung melewati atau menembus suatu benda (seperti sebuah pohon, pagar, tembok, terowongan, saluran air atau kepala sprinkler), namun tidak diperkenankan untuk mengukur menembus dasar (ground) yang secara alamiah turun dan naik.

Lihat Committee Procedures, Section 2I (Komite dapat memilih untuk memperbolehkan atau mengharuskan pemain menggunakan zona drop sebagai area pembebasan saat mengambil pembebasan tertentu).


Klarifikasi – Menentukan Apakah Bola di Area Pembebasan

Di saat menentukan apakah suatu bola telah berhenti di area pembebasan (seperti satu atau dua panjang-klab dari titik referensi bergantung dari Peraturan yang diterapkan), bola itu berada di area pembebasan bila sebagian dari bola itu berada di dalam pengukuran satu atau dua panjang-klab. Namun, sebuah bola tidak berada di area pembebasan bila sebagian dari bola berada lebih dekat ke lubang dari titik referensi atau di saat sebagian dari bola mendapat gangguan dari kondisi dari mana pembebasan gratis diambil.
(Klarifikasi ditambahkan 12/2018)

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Di Luar Perbatasan

Segala area di luar tepi pembatas lapangan yang ditetapkan oleh Komite. Segala area di dalam tepi adalah di dalamperbatasan.

Sisi pembatas lapangan berlanjut ke atas dan ke bawah dari dasar (ground):

  • Ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segala bendaartifisial atau alamiah) di sisi dalam sisi pembatas lapangan adalah di dalamperbatasan, baik itu pada, di atas atau di bawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu di sisi dalam dan di sisi luar sisipembatas lapangan (seperti tangga yang menempel pada sebuah pagar pembataslapangan, atau sebuah pohon yang berakar di sisi luar tepi dengan cabang-cabangyang menjorok ke sisi dalam tepi atau sebaliknya), hanya bagian dari benda yangberada di sisi luar dari sisi yang berada di luar perbatasan.

Sisi pembatas lapangan seyogyanya ditetapkan oleh benda pembatas lapangan atau garis:

  • Benda pembatas lapangan: Di saat ditetapkan oleh patok-patok atau pagar, sisi pembatas lapangan ditentukan oleh garis antara titik di sisi lapangan dari patok-patok atau tiang pagar di dasar (tidak termasuk siku penopang), dan patok-patok atau tiang pagar tersebut berada di luar perbatasan.
    Di saat ditetapkan oleh benda lain seperti sebuah tembok atau di saat Komite ingin memberlakukan pagar pembatas lapangan secara berbeda, Komiteseyogyanya menetapkan tepi pembatas lapangan tersebut.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar, sisi pembatas lapangan adalah tepi di sisi lapangan dari garis, dan garis itu sendiri berada di luar perbatasan.
    Di saat sebuah garis di dasar menetapkan sisi pembatas lapangan, patok-patok dapat digunakan untuk menunjukkan dimana sisi pembatas lapangan berada, namun mereka tidak memiliki arti lain.

Patok-patokpembatas lapangan atau garis seyogyanya berwana putih.

Hilang

Status dari sebuah bola yang tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain ataukedinya (atau partner pemain atau kedi dari partner) memulai pencarian.

Bila setelah pencarian dimulai kemudian terganggu sementara dengan alasanyang bisa diterima (seperti saat pemain menghentikan pencarian disaat permainanditangguhkan atau harus menyingkir untuk menunggu pemain lain bermain) ataudisaat pemain tersebut tanpa sengaja mengidentifikasi bola salah:

  • Waktu antara gangguan dan saat pencarian dilanjutkan tidak dihitung, dan
  • Waktu yang diberikan untuk pencarian secara total adalah tiga menit, terhitungkeduanya atas waktu pencarian sebelum gangguan dan setelah pencariandilanjutkan.

 

Interpretasi Hilang /1 – Bola Tidak Dapat Dinyatakan Hilang

Pemain tidak dapat membuat bola menjadi hilang dengan pernyataan. Bola menjadi hilang hanya saat ia tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain atau kedinya atau partner memulai pencarian.

Contoh, pemain mencari bolanya selama dua menit, menyatakannya hilang dan berjalan kembali untuk memainkan bola lain. Sebelum pemain menaruh bola lain ke dalam permainan, bola semulanya ditemukan dalam waktu pencarian tiga menit. Karena pemain tidak dapat menyatakan bolanya hilang, bola semula tetap berada dalam permainan.

Interpretasi Hilang /2 – Pemain Tidak Boleh Menunda Memulai Pencarian untuk Mendapat Keuntungan

Waktu pencarian tiga menit untuk suatu bola dimulai saat pemain atau kedinya (atau partner pemain atau kedi partner) memulai pencarian. Pemain tidak dapat menunda memulai pencarian dengan tujuan mendapatkan keuntungan dengan membiarkan orang lain mencari baginya.

Contoh, bila pemain berjalan menuju bolanya dan penonton sudah mencari bolanya, pemain tidak boleh dengan sengaja menunda tiba di area tersebut untuk menjaga agar waktu pencarian tiga menit tidak dimulai. Dalam keadaan demikian, waktu pencarian dimulai saat pemain dianggap akan tiba di posisi untuk mencari bila ia tidak dengan sengaja menunda tiba di area.

Interpretasi Hilang /3 – Waktu Pencarian Berlanjut Saat Pemain Kembali untuk Memainkan Bola Provisional

Apabila pemain telah memulai pencarian bollanya dan kembali ke tempat pukulan sebelumnya untuk memainkan bola provisional, waktu pencarian tiga menit tetap berlanjut baik orang lain terus mencari bola pemain ataupun tidak.

Interpretasi Hilang /4 – Waktu Pencarian Saat Mencari Dua Bola

Di saat pemain telah memainkan dua bola (seperti bola dalam permainan dan bola provisional) dan mencari keduanya, apakah pemain diberikan dua waktu pencarian tiga menit terpisah bergantung seberapa dekat bola-bola tersebut satu dan lainnya.

Apabila bola-bola berada di area yang sama di mana mereka dapat dicari secara bersamaan, pemain hanya diberikan tiga menit pencarian untuk kedua bola. Namun, apabila bola-bola berada di are yang berbeda (seperti di sisi seberang fairway) pemain diberikan waktu pencarian tiga menit untuk masing-masing bola.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Kondisi Lapangan Tidak Normal

Yang manapun dari ke empat kondisi yang ditetapkan berikut:

  • Lubang Binatang
  • Gugus Untuk Rawat - GUR
  • Obstruksi Permanen, atau
  • Air Sementara.
Tertanam

Kondisi dimana sebuah bola berhenti di bekas-jatuhannya sendiri yang terbentuksebagai akibat dari pukulan sebelumnya oleh pemain di mana sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan tanah.

Sebuah bola yang tertanam tidak harus menyentuh tanah (contoh, rumput dan benda alam lepas dapat berada di antara bola dan tanah).

Binatang

Semua anggota hidup dari dunia binatang (selain manusia), termasuk para mamalia,burung, reptil, binatang ampibi dan invertebrata (seperti cacing, serangga, laba-laba dan krustasea).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).