The R&A - Working for Golf
Lapangan
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
2.1
2.2
a
b
c
2.3
2.4
Tidak ada interpretasi untuk peraturan ini
Tidak ada interpretasi untuk peraturan ini
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 1
Peraturan 3

Tujuan: Peraturan 2 memperkenalkan hal-hal dasar yang setiap pemain harus ketahui mengenai lapangan:

  • Ada lima area dari lapangan yang ditentukan, dan
  • Ada beberapa tipe benda dan kondisi yang ditentukan yang dapat mengganggu permainan.

Patut diketahui area dari lapangan dimana bola berada dan status dari benda-benda dan kondisi-kondisi yang mengganggu, karena mereka sering mempengaruhi pilihan pemain untuk memainkan bola atau mengambil pembebasan.

2.1
Batas Lapangan dan Di Luar Perbatasan.

Golf dimainkan di lapangan yang batasnya ditentukan oleh Komite. Area-area yang tidak berada di dalam lapangan adalah di luar perbatasan.

2.2
Area dari Lapangan yang Ditentukan

Ada lima area dari lapangan.

a
Area umum,

Area umum mencakup seluruh lapangan kecuali empat area dari lapangan yang spesifik yang dijelaskan dalam Peraturan 2.2b.

Disebut area “umum” karena:

  • Mencakup sebagian besar lapangan dan di sana bola pemain umumnya dimainkan sampai mencapai putting green.
  • Termasuk semua tipe dasar (ground) dan benda-benda yang tumbuh atau menempel yang ditemukan di area itu, seperti fairway, rough dan pohon-pohon.
b
Empat Area Spesifik

Peraturan-peraturan tertentu diterapkan secara spesifik di empat area dari lapangan yang bukan merupakan area umum:

c
Menentukan Area dari Lapangan Dimana Bola Berada

Area dari lapangan di mana bola pemain berada berpengaruh atas Peraturan yang berlaku dalam memainkan bola atau mengambil pembebasan.

Sebuah bola selalu dianggap berada pada salah satu area dari lapangan:

  • Apabila sebagian bola berada di area umum dan salah satu dari empat area dari lapangan yang spesifik, ia dianggap berada di area dari lapangan yang spesifik tersebut.
  • Apabila sebagian berada di dua area dari lapangan yang spesifik, ia dianggap berada di area spesifik yang pertama sesuai urutan berikut: area penalti, bunker, putting green.
2.3
Benda-Benda atau Kondisi yang Dapat Mengganggu Permainan

Peraturan tertentu dapat memberikan pembebasan gratis (pembebasan tanpa penalti) dari gangguan atas benda-benda atau kondisi-kondisi yang ditentukan, seperti:

Namun tidak ada pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan atau benda integral yang mengganggu permainan.

2.4
Zona Dilarang Bermain

Zona dilarang bermain adalah bagian yang ditentukan dari kondisi lapangan tidak normal (lihat Peraturan 16.1f) atau area penalti (lihat Peraturan 17.1e) dimana permainan tidak diperbolehkan.

Pemain harus mengambil pembebasan disaat:

  • Bolanya berada di zona dilarang bermain, atau
  • Zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau area ayunan yang diinginkan saat memainkan bola di luar zona dilarang bermain (lihat Peraturan 16.1f dan 17.1e).

Lihat Committee Procedures, Section 5H(1) (Tata Perilaku dapat melarang pemain agar tidak memasuki zona dilarang bermain sepenuhnya).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Di Luar Perbatasan

Segala area di luar tepi pembatas lapangan yang ditetapkan oleh Komite. Segala area di dalam tepi adalah di dalamperbatasan.

Sisi pembatas lapangan berlanjut ke atas dan ke bawah dari dasar (ground):

  • Ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segala bendaartifisial atau alamiah) di sisi dalam sisi pembatas lapangan adalah di dalamperbatasan, baik itu pada, di atas atau di bawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu di sisi dalam dan di sisi luar sisipembatas lapangan (seperti tangga yang menempel pada sebuah pagar pembataslapangan, atau sebuah pohon yang berakar di sisi luar tepi dengan cabang-cabangyang menjorok ke sisi dalam tepi atau sebaliknya), hanya bagian dari benda yangberada di sisi luar dari sisi yang berada di luar perbatasan.

Sisi pembatas lapangan seyogyanya ditetapkan oleh benda pembatas lapangan atau garis:

  • Benda pembatas lapangan: Di saat ditetapkan oleh patok-patok atau pagar, sisi pembatas lapangan ditentukan oleh garis antara titik di sisi lapangan dari patok-patok atau tiang pagar di dasar (tidak termasuk siku penopang), dan patok-patok atau tiang pagar tersebut berada di luar perbatasan.
    Di saat ditetapkan oleh benda lain seperti sebuah tembok atau di saat Komite ingin memberlakukan pagar pembatas lapangan secara berbeda, Komiteseyogyanya menetapkan tepi pembatas lapangan tersebut.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar, sisi pembatas lapangan adalah tepi di sisi lapangan dari garis, dan garis itu sendiri berada di luar perbatasan.
    Di saat sebuah garis di dasar menetapkan sisi pembatas lapangan, patok-patok dapat digunakan untuk menunjukkan dimana sisi pembatas lapangan berada, namun mereka tidak memiliki arti lain.

Patok-patokpembatas lapangan atau garis seyogyanya berwana putih.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

  • Sisi depan ditentukan oleh garis diantara titik terdepan dari dua markah-tee yang dipasang oleh Komite, dan
  • Sisi samping ditentukan oleh garis ke belakang dari titik terluar dari markah-tee.

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

  • Bibir, dinding atau muka di sisi area yang disiapkan dan berupa tanah, rumput, tumpukan lempeng rumput atau material artifisial;
  • Tanah atau segala benda natural yang tumbuh atau menempel di dalam tepi area yang disiapkan (seperti rumput, semak atau pohon);
  • Pasir yang tumpah keluar atau berada di luar sisi area yang disiapkan; dan
  • Semua area pasir lain di lapangan yang tidak berada di dalam sisi area yang disiapkan (seperti gurun pasir dan area pasir alamiah lainnya atau area yang sering dirujuk sebagai waste area).

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Umum

Area lapangan yang mencakup keseluruhan lapangan selain keempat area yang ditetapkan: (1) area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan, (2) semua  area penalti, (3) semua bunker, dan (4) putting green dari hole yang pemain mainkan.

Area umum mencakup:

  • Semua lokasi tee di lapangan selain dari area tee, dan
  • Semua green salah.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area dari Lapangan

Lima area yang ditetapkan yang membentuk lapangan:

  • Area umum,
  • Area tee di mana pemain harus bermain saat memulai hole yang ia mainkan,
  • Semua area penalti,
  • Semua  bunker, dan
  • Putting green dari hole yang pemain mainkan.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Bunker

Area pasir yang disiapkan secara khusus, umumnya berupa cekungan di mana rumput atau tanah dipindahkan.

Berikut ini bukan bagian dari sebuah bunker:

  • Bibir, dinding atau muka di sisi area yang disiapkan dan berupa tanah, rumput, tumpukan lempeng rumput atau material artifisial;
  • Tanah atau segala benda natural yang tumbuh atau menempel di dalam tepi area yang disiapkan (seperti rumput, semak atau pohon);
  • Pasir yang tumpah keluar atau berada di luar sisi area yang disiapkan; dan
  • Semua area pasir lain di lapangan yang tidak berada di dalam sisi area yang disiapkan (seperti gurun pasir dan area pasir alamiah lainnya atau area yang sering dirujuk sebagai waste area).

Bunker adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Komite dapat menetapkan area pasir yang disiapkan sebagai bagian dari area umum (yang berarti bukan sebuah bunker) atau dapat menetapkan area pasir yang ada sebagai sebuah bunker.

Saat sebuah bunker sedang diperbaiki dan Komite menetapkan keseluruhan bunker sebagai gugus untuk rawat, ia diperlakukan sebagai area umum (yang berarti bukan sebuah bunker).

Kata “pasir” sebagaimana dipergunakan dalam Definisi ini dan Peraturan 12mencakup segala material serupa dengan pasir yang digunakan sebagai materialbunker (seperti kerang yang ditumbuk), demikian juga segala tanah yang dicampur dengan pasir.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Benda Alam Lepas

Segala benda alamiah yang lepas seperti:

  • Batu, rumput lepas, daun, ranting dan batang,
  • Binatang mati dan kotoran binatang,
  • Cacing, serangga dan binatang serupa yang dapat dipindahkan dengan mudah, serta gundukan atau jaring yang mereka buat (seperti gumpalan buangan cacing dan gundukan semut), dan
  • Gumpalan tanah yang dipadatkan (termasuk sumbat aerasi).

Benda alamiah tersebut bukanlah lepas bila mereka:

  • Menempel atau tumpuh,
  • Tertanam kokoh di tanah (yang mana, tidak dapat dicabut dengan mudah), atau
  • Menempel pada bola.

Kasus khusus:

  • Pasir dan tanah lepas bukanlah benda alam lepas.
  • Embun, Embun Beku, dan Air bukanlah benda alam lepas.
  • Salju dan Es Alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas ataupun, bila berada di dasar (ground), adalah air sementara, atas pilihan pemain.
  • Jaring laba-laba adalah benda alam lepas walaupun bila ia menempel pada benda lain.

 

Interpretasi Benda Alam Lepas /1 – Status dari Buah

Buah yang lepas dari pohon atau semaknya adalah benda alam lepas, bahkan bila buah itu berasal dari semak atau pohon yang tidak ditemukan di lapangan.

Contoh, buah yang sebagian telah dimakan atau dipotong-potong, dan kulit yang telah dikupas dari suatu buah adalah benda alam lepas. Namun, saat dibawa oleh seorang pemain, ia adalah perlengkapan pemain itu.

Interpretasi Benda Alam Lepas /2 – Kapan Benda Alam Lepas Menjadi Obstruksi

Benda alam lepas dapat berubah menjadi obstruksi melalui proses konstruksi atau manufaktur.

Contoh, batang kayu (benda alam lepas) yang telah dibelah dan dipasang kaki telah berubah melalui proses konstruksi menjadi bangku (obstruksi).

Interpretasi Benda Alam Lepas /3 – Status dari Air Ludah

Air ludah dapat diberlakukan sebagai air sementara atau benda alam lepas, atas pilihan pemain.

Interpretasi Benda Alam Lepas /4 – Benda Alam Lepas yang Digunakan Sebagai Permukaan Jalan

Kerikil adalah benda alam lepas dan pemain boleh memindahkan benda alam lepas berdasarkan Peraturan 15.1a. Hak ini tidak dipengaruhi oleh kenyataan, saat suatu jalan ditutupi oleh kerikil, ia menjadi bagian dari permukaan jalan, menjadikannya obstruksi permanen. Prinsip yang sama berlaku untuk jalan atau jalan setapak yang dibuat dari batu, pecahan kerang, serpihan kayu atau benda serupa lainnya.

Dalam situasi ini, pemain dapat:

  • Memainkan bola sebagaimana letaknya di atas obstruksi dan memindahkan kerikil (benda alam lepas) dari jalan tersebut (Peraturan 15.1a).
  • Mengambil pembebasan tanpa penalti dari kondisi lapangan tidak normal (obstruksi permanen) (Peraturan 16.1b).

Pemain dapat juga memindahkan beberapa kerikil dari jalan untuk menentukan kemungkinan memainkan bola sebagaimana letaknya sebelum memilih untuk mengambil pembebasan gratis.

Interpretasi Benda Alam Lepas /5 – Serangga HIdup Tidak Pernah Menempel di Bola

Walaupun serangga mati dapat dianggap menempel pada bola, serangga hidup tidak pernah dianggap menempel pada suatu bola, baik mereka diam atau bergerak. Oleh karena itu, serangga hidup pada suatu bola adalah benda alam lepas.

Obstruksi Lepas

Sebuah obstruksi yang dapat dipindahkan tanpa usaha berlebihan dan tanpa merusak obstruksi tersebut atau lapangan.

Apabila bagian dari obstruksi permanen atau benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi kedua ketentuan itu,maka bagian tersebut diperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Namun hal ini tidak berlaku apabila bagian yang bisa bergerak dari suatu obstruksi permanen atau benda integral tidak ditujukan untuk digerakkan (seperti batu lepas yang berupakan bagian dari tembok batu).

Walaupun suatu obstruksi dapat digerakkan, Komite dapat menetapkannya sebagai suatu obstruksi permanen.

 

Interpretasi Obstruksi Lepas /1 – Bola yang Diabaikan adalah Obstruksi Lepas

Sebuah bola yang diabaikan adalah obstruksi lepas.

Kondisi Lapangan Tidak Normal

Yang manapun dari ke empat kondisi yang ditetapkan berikut:

  • Lubang Binatang
  • Gugus Untuk Rawat - GUR
  • Obstruksi Permanen, atau
  • Air Sementara.
Lubang Binatang

Lubang apapun yang digali oleh seekor binatang, selain lubang-lubang yang digali oleh binatang yang ditetapkan sebagai benda alam lepas(seperti cacing atau serangga).

Istilah lubang binatang termasuk:

  • Material lepas yang keluar lubang hasil galian binatang
  • Jalur aus atau jejak menuju ke lubang, dan
  • Area di tanah yang terdorong keatas atau berubah sebagai akibat dari galian binatang di bawah tanah.

 

Interpretasi Lubang Binatang/1 – Tapak Kaki BInatang atau Injakan Ternak Tersendiri Bukanlah Lubang Binatang.

Tapak kaki binatang tersendiri yang tidak menuju ke lubang binatang bukanlah lubang yang dibuat oleh binatang namun lebih kepada ketidakrataan permukaan yang daripadanya pembebasan tanpa penalti tidak diperbolehkan. Namun, bila kerusakan itu berada di putting green, ia dapat diperbaiki (Peraturan 13.1c(2) – Perbaikan yang Diperbolehkan di Putting Green).

Gugus Untuk Rawat - GUR

Bagian manapun di lapangan yang ditetapkan sebagai gugus untuk rawat (baik itu dimarkahi atau secara lain) oleh Komite. Segala gugus untuk rawat yang ditetapkanmanapun mencakup:

  • Seluruh bagian dasar (ground) di sisi dalam dari area yang ditetapkan, dan
  • Segala rumput, semak, pohon atau benda alamiah lain yang tumbuh ataumenempel yang berakar di area yang ditetapkan, termasuk bagian manapundari benda tersebut yang berlanjut di atas dasar di luar sisi area yang ditetapkan(namun tidak saat benda tersebut menempel pada dasar atau berada di bawah dasar di luar dari sisi yang ditetapkan, seperti akar pohon yang merupakan bagiandari pohon yang tumbuh di sisi dalam).

Gugus untuk rawat juga mencakup perihal berikut, bahkan bila Komite tidakmenetapkan demikian:

  • Segala lubang yang dibuat oleh Komite atau staf pemelihara lapangan dalam:
    • Menyiapkan lapangan(seperti sebuah lubang darimana suatu patok dipindahkan atau lubang di green ganda yang dipakai untuk permainan hole lain), atau
    • Memelihara lapangan (seperti sebuah lubang yang terbentuk karena pemindahan lempeng rumput atau pokok pohon atau memasang pipa saluran, namun tidak termasuk lubang aerasi).
  • Potongan rumput, daun-daun dan material lainnya yang ditumpuk untuk kemudian dipindahkan. Namun:
    • Segala material alamiah yang ditumpuk untuk dipindahkan juga merupakan benda alam lepas, dan
    • Segala material yang ditinggalkan di lapangan yang tidak akan dipindahkan bukanlah gugus untuk rawat kecuali Komite menetapkan demikian.
  • Segala habitat binatang (seperti sarang burung) yang begitu dekat dengan bola pemain sehingga pukulan atau ancang-ancang pemain dapat merusaknya, kecuali bila habitat dibuat oleh binatang yang ditetapkan sebagai benda alam lepas (seperti cacing atau serangga).

Sisi dari gugus untuk rawat seyogyanya didefinisikan oleh patok, garis atau fitur fisik:

  • Patok: Di saat ditentukan oleh patok, sisi gugus untuk rawat ditentukan oleh garisantara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada didalam gugus untuk rawat .
  • Garis: Di saat ditentukan oleh cat garis di dasar (ground), sisi gugus untuk rawatadalah tepi di sisi luar dari garis, dan garis itu sendiri berada di gugus untuk rawat.
  • Fitur Fisik Di saat ditentukan oleh fitur fisik (seperti hamparan bunga (flower bed)atau tempat pembibitan rumput), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari gugus untuk rawat ditentukan.

Disaat sisi gugus untuk rawat ditentukan oleh garis atau fitur fisik, patok-patok dapatdigunakan untuk menunjukkan dimana gugus untuk rawat berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

 

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/1 – Kerusakan yang Disebabkan oleh Komite atau Staf Pemelihara Lapangan Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Suatu lubang yang dibuat oleh staf pemelihara lapangan adalah gugus untuk rawat bahkan saat tidak dimarkahi sebagai gugus untuk rawat. Namun, tidak semua kerusakan yang disebabkan oleh staf pemelihara lapangan secara langsung adalah gugus untuk rawat.

Contoh dari kerusakan yang tidak secara langsung adalah gugus untuk rawat:

  • Bekas roda yang dibuat traktor (namun Komite layak menyatakan bekas roda yang dlam sebagai gugus untuk rawat).
  • Sumbat lubang lama yang cekung ke bawah permukaan putting green, namun lihat Peraturan 13.1c (Perbaikan yang Diperbolehkan di Putting Green).

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/2 – Bola di Pohon yang Berakar di Gugus Untuk Rawat Berada di Gugus Untuk Rawat

Apabila suatu pohon berakar di gugus untuk rawat dan bola pemain berada di dahan pohon itu, bola tesebut berada di gugus untuk rawat bahkan bila dahan itu berlanjut keluar dari area yang ditentukan.

Apabila pemain memutuskan untuk mengambil pembebasan gratis berdasarkan Peraturan 16.1 dan titik di dasar tepat di bawah dari bola yang terletak di pohon itu berada di luar gugus untuk rawat, titik referensi untuk menentukan area pembebasan dan mengambil pembebasan adalah titik di dasar tersebut.

Interpretasi Gugus Untuk Rawat/3 – Pohon Tumbang atau Tunggul Pohon Tidak Selalu Merupakan Gugus Untuk Rawat

Pohon tumbnag atau tunggul pohon yang Komite ingin pindahkan, namun tidak dalam proses dipindahkan, tidak secara otomatis merupakan gugus untuk rawat. Namun, bila pohon dan tunggul pohon sedang dalam proses dicabut atau diputing untuk kemudian dipindahkan, mereka adalah “material yang ditumpuk untuk dipindahkan” yang kemudian merupakan gugus untuk rawat.

Contoh, pohon yang tumbang di area umum dan masih menempel di tunggulnya bukanlah gugus untuk rawat. Namun, pemain dapat meminta pembebasan dari Komite dan Komite layak menyatakan area yang tertutup pohon tumbang itu sebagai gugus untuk rawat.

Obstruksi Permanen

Segala obstruksi yang:

  • Tidak dapat dipindahkan tanpa usaha yang berlebihan atau tanpa merusakobstruksi tersebut atau lapangan, dan
  • Sebaliknya tidak memenuhi definisi sebagai sebuah obstruksi lepas.

Komite dapat menetapkan obstruksi mana saja sebagai sebuah obstruksi permanen, bahkan bila ia memenuhi definisi sebagai obstruksi lepas.

 

Interpretasi Obstruksi Permanen/1 – Rumput di Sekitar Obstruksi Bukanlah Bagian dari Obstruksi

Semua rumput di sekitar obstruksi permanen atau menutupi obstruksi permanen, bukan bagian dari obstruksi.

Contoh, sebagian pipa air berada di bawah dasar dan sebagian di atas dasar. Bila pipa yang berada di bawah dasar menyebabkan rumput terangkat, rumput terangkat itu bukan merupakan bagian dari obstruksi permanen.

Air Sementara

Segala akumulasi air yang sementara di permukaan dasar (seperti genangan air darihujan atau irigasi atau luapan dari area air) yang:

  • Bukan area penalti, dan
  • Dapat dilihat sebelum atau sesudah pemain mengambil ancang-ancang (tanpa menekan ke bawah berlebihan dengan kakinya).

Tidaklah cukup bila dasar (ground) tersebut sekedar basah, becek atau lembek atauair hanya sebentar saja terlihat disaat pemain menginjak dasar; akumulasi air harus tetap ada baik sebelum ataupun sesudah ancang-ancang diambil.

Kasus khusus:

  • Embun dan embun beku bukanlah air sementara.
  • Salju dan es alamiah (selain embun beku) adalah benda alam lepas atau, saat berada di dasar (ground), air sementara, atas pilihan pemain.
  • Es buatan adalah obstruksi.
Benda Pembatas Lapangan

Benda artifisial yang mendefinisikan atau menunjukkan di luar perbatasan, seperti tembok, pagar, patok dan pegangan pembatas, yang daripadanya pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Ini mencakup semua alas dan tiang dari pagar pembatas lapangan, namun tidaktermasuk:

  • Siku penunjang atau kabel penahan yang menempel pada tembok atau pagar, atau
  • Segala tangga, jembatan atau konstruksi serupa yang digunakan untuk melewatitembok atau pagar tersebut.

Benda pembatas lapangan dianggap permanen walaupun dapat digerakkan atau sebagian daripadanya dapat digerakkan (lihat Peraturan 8.1a).

Benda pembatas lapangan bukanlah obstruksi atau benda integral.

 

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/1 – Status dari Tempelan di Benda Pembatas Lapangan

Benda-benda yang menempel pada benda pembatas lapangan, namun bukan merupakan bagian dari benda pembatas lapangan, adalah obstruksi dan pemain dapat diperbolehkan mengambil pembebasan gratis darinya.

Apabila Komite tidak ingin memberi pembebasan gratis dari obstruksi yang menempel ke benda pembatas lapangan, ia dapat membuat Peraturan Setempat yang menyatakan obstruksi tersebut adalah benda integral, sehingga benda tersebut kehilangan statusnya sebagai obstruski dan pembebasan gratis tidak diperbolehkan.

Contoh, apabila siku penopang terlalu dekat dengan pagar pembatas lapangan yang bila dibiarkan sebagai obstruksi akan juga memberi pembebasan gratis dari benda pembatas lapangan, maka Komite dapat memilih untuk menyatakan penopang itu sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/2 – Status dari Gerbang yang Menempel ke Benda Pembatas Lapangan

Gerbang untuk melewati tembok atau pagar pembatas lapangan bukanlah bagian dari benda pembatas lapangan. Gerbang demikian adalah obstruksi kecuali Komite memilih untuk menyatakannya sebagai benda integral.

Interpretasi Benda Pembatas Lapangan/3 – Benda Pembatas Lapangan Lepas atau Bagian Lepas dari Benda Pembatas Lapangan Tidak Boleh Digerakkan

Benda pembatas lapangan dianggap permanen, bahkan bila bagian dari benda tersebut didesain lepas. Untuk konsistenti, ini berlaku untuk semua benda pembatas lapangan.

Contoh bagaimana benda pembatas lapangan lepas dapat mempengaruhi permainan dalam suatu ronde adalah saat benda pembatas lapangan mengganggu ancang-ancang seorang pemain sehingga ia mengangkat patok dari dasar (pelanggaran Peraturan 8.1a), namun sebagian patah saat diangkat. Bila pemain menyadari kesalahannya sebelum melakukan pukulan berikutnya, ia dapat mengembalikan kondisi yang menjadi lebih baik tersebut dengan meletakkan kembali sebagian dari benda pembatas lapangan secukupnya untuk mengembalikan gangguan saat sebelum patok diangkat.

Namun bila kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan (seperti saat benda pembatas lapangan telah bengkok atau patah sedemkian rupa sehingga kondisi yang lebih baik tidak dapat dikembalikan), pemain tidak dapat menghindari penalti.

Benda Integral

Sebuah benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai bagian dari tantangan dalam memainkan lapangan dimana pembebasan gratis tidak diperkenankan.

Benda Integral dianggap permanen (lihat Peraturan 8.1a). Namun bila bagian darisebuah benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi definisi dari obstruksi lepas, bagian tersebut dianggap sebagai sebuah obstruksi lepas.

Benda artifisial yang ditetapkan oleh Komite sebagai benda integral bukanlah obstruksi atau benda pembatas lapangan.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Kondisi Lapangan Tidak Normal

Yang manapun dari ke empat kondisi yang ditetapkan berikut:

  • Lubang Binatang
  • Gugus Untuk Rawat - GUR
  • Obstruksi Permanen, atau
  • Air Sementara.
Area Penalti

Suatu area darimana diperkenankan pembebasan dengan satu pukulan penalti bila bola pemain berhenti di sana.

Suatu area penalti adalah:

  • Segala badan air di lapangan (baik itu dimarkahi atau tidak oleh Komite), termasuk laut, danau, kolam, sungai, selokan, saluran air di permukaan atau lokasi air terbuka lainnya (walaupun tidak mengandung air), dan
  • Segala bagian lapangan lain yang ditetapkan oleh Komite sebagai sebuah area penalti.

Area penalti adalah salah satu dari lima area lapangan yang ditetapkan.

Ada dua tipe berbeda dari area penalti, dibedakan oleh warna yang digunakan untuk memarkahinya:

  • Area penalti kuning (dimarkahi oleh garis atau patok-patok kuning) memberikanpemain dua pilihan pembebasan (Peraturan 17.1d(1) dan (2)).
  • Area penalti merah (dimarkahi oleh garis atau patok-patok merah) memberikanpemain tambahan pilihan pembebasan menyamping (Peraturan 17.1d(3)), sebagai tambahan atas dua pilihan pembebasan yang tersedia pada area penalti kuning.

Apabila warna area penalti tidak dimarkahi atau ditandai oleh Komite, ia diperlakukan sebagai area penalti merah.

Sisi dari area penalti berlanjut ke atas maupun ke bawah dari dasar (ground):

  • Hal ini berarti semua dasar (ground) dan segala benda lainnya (seperti segalabenda artifisial atau alamiah) di sisi dalam dari tepi adalah bagian dari area penaltitersebut, baik itu pada, di atas ataupun dibawah permukaan dari dasar (ground).
  • Apabila sebuah benda berada di kedua sisi baik itu sisi dalam dan sisi luar tepi(seperti sebuah jembatan di atas area penalti, atau sebuah pohon yang berakar disisi dalam tepi dengan cabang-cabang menjorok ke sisi luar tepi atau sebaliknya),hanya bagian dari benda tersebut yang berada di sisi dalam tepi merupakan bagiandari area penalti.

Sisi dari suatu area penalti seyogyanya ditentukan dengan patok-patok, garis ataufitur fisik:

  • Patok: Di saat ditetapkan oleh patok-patok, sisi dari area penalti ditentukan oleh garis antara titik di sisi luar patok-patok di dasar (ground), dan patok-patok berada di dalam area penalti.
  • Garis: Di saat ditetapkan oleh cat garis di dasar (ground), sisi dari area penalti adalah sisi dari sisi luar garis tersebut, dan garis itu sendiri berada di area penalti.
  • Fitur Fisik Di saat ditetapkan oleh fitur fisik (seperti pantai, atau area gurun atautembok penahan), Komite seyogyanya menyatakan bagaimana sisi dari area penalti tersebut ditentukan.

Di saat sisi dari area penalti ditentukan oleh garis atau oleh fitur fisik, patok-patokdapat digunakan untuk menunjukkan dimana area penalti berada, namun merekatidak memiliki arti lain.

Di saat sisi dari badan air tidak ditetapkan oleh Komite, sisi dari area penalti ditentukan oleh pembatas alaminya (yaitu, disaat dasar (ground) menurun untuk membentuk lekukan dimana air akan berada).

Apabila suatu lokasi air terbuka umumnya tidak mengandung air (seperti selokan airatau area aliran air yang kering selain dalam musim hujan), Komite dapat menetapkan area itu sebagai bagian dari area umum (yang berarti ia bukanlah area penalti).

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Ancang-ancang

Posisi kaki dan badan pemain saat bersiap untuk dan melakukan suatu pukulan.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.

Zona Dilarang Bermain

Bagian dari lapangan dimana Komite melarang permainan. Sebuah zona dilarang bermain harus ditetapkan sebagai bagian dari suatu kondisi lapangan tidak normal atausuatu area penalti.

Komite dapat menerapkan zona dilarang bermain untuk alasan apapun, seperti:

  • Melindungi margasatwa, habitat binatang, dan area lingkungan sensitif,
  • Mencegah kerusakan atas tanaman muda, hamparan bunga (flower beds), pembibitan rumput atau area tanaman lain,
  • Melindungi para pemain dari bahaya, dan
  • Melindungi situs sejarah atau kepentingan budaya.

Komite seyogyanya menetapkan sisi dari zona dilarang bermain dengan garis atau patok-patok, dan garis atau patok-patok tersebut (atau ujung atas patok-patoktersebut) seyogyanya dapat membedakan zona dilarang bermain tersebut dengankondisi lapangan tidak normal biasa atau area penalti tanpa zona dilarang bermain.

 

Interpretasi Zona Dilarang Bermain /1 – Status dari Benda Tumbuh yang Menggantung di Zona Dilarang Bermain

Status dari benda tumbuh yang menggantung di zona dilarang bermain bergantung dari jenis zona dilarang bermain. Ini akan menjadi permasalahan karena benda tumbuh dapat merupakan bagian dari zona dilarang bermain, yang mana pemain diharuskn untuk mengambil pembebasan.

Contoh, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai area penalti (dimana sisinya berlanjut ke atas dan bawah dasar), bagian manapun dari benda tumbuh yang berlanjut melewati sisi dari zona dilarang bermain bukanlah bagian dari zona dilarang bermain. Namun, bila zona dilarang bermain ditentukan sebagai gusus untuk rawat (yang termasuk seluruh bagian di sisi dalam dari area yang ditentukan dan apapun yang tumbuh yang berlanjut di atas dasar dan keluar dari sisinya), segala yang menggantung di sisi adalah bagian dari zona dilarang bermain.