The R&A - Working for Golf
Bentuk Lain dari Individual StrokePlay dan Match Play
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
21.1
a
b
c
d
e
21.2
a
b
c
d
e
21.3
a
b
c
d
e
21.4
a
b
c
21.5
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 20
Peraturan 22

Tujuan: Peraturan 21 mencakup empat bentuk lain dari permainan individu, termasuk tiga bentuk dari stroke play di mana perhitungan skor berbeda dari stroke play biasa: Stableford (menghitung skor menggunakan poin diberikan pada tiap hole); Skor Maksimum (skor pada tiap hole dibatasi secara maksimum); dan Par/ Bogey (perhitungan skor match play digunakan berdasarkan hole per hole).

21.1
Stableford
a
Penjelasan atas Stableford

Stableford adalah bentuk dari stroke play dimana:

  • Skor pemain atau pihak untuk hole berdasarkan poin yang diberikan dengan membandingkan jumlah pukulan pemain atau pihak pada hole itu dengan skor target terapan untuk hole yang ditentukan oleh Komite, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan poin terbanyak.

Peraturan normal dari stroke play dalam Peraturan 1-20 berlaku, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan spesifik ini. Peraturan 21.1 ditulis untuk:

  • Kompetisi scratch, namun dapat juga diadaptasi untuk kompetisi handicap, dan
  • Permainan individu, namun dapat diadaptasi untuk kompetisi melibatkan partner, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 22 (Foursomes) dan Peraturan 23 (FourBall), dan untuk kompetisi tim, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 24.
b
Menghitung Skor dalam Stableford

(1) Bagaimana Poin Diberikan. Poin diberikan pada pemain untuk tiap hole dengan membandingkan jumlah pukulan pemain (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti) pada skor terapan untuk hole itu, yaitu par kecuali Komite mengatur skor terapan berbeda:

Hole Dimainkan
Dengan Hasil Poin Lebih dari satu dari skor terapan atau tidak ada skor - 0 Poin
Satu diatas skor terapan - 1 Poin
Skor terapan - 2 Poin
Satu dibawah skor terapan - 3 Poin
Dua dibawah skor terapan - 4 Poin
Tiga dibawah skor terapan - 5 Poin
Empat dibawah skor terapan - 6 Poin

Pemain yang tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan untuk alasan apapun mendapat poin nol untuk hole tersebut.

Untuk membantu tempo permainan, para pemain dianjurkan untuk menghentikan permainan suatu hole bila skor mereka adalah nol poin.

Hole telah selesai saat pemain menyelesaikan hole, memilih untuk tidak melakukannya atau saat skornya nol poin.

2) Skor Dimasukkan Setiap Hole. Untuk memenuhi keharusan dalam Peraturan 3.3b agar memasukkan skor hole di kartu skor:

  • Apabila Hole Diselesaikan dengan Menyelesaikan Hole.
    • Di saat Jumlah Pukulan Sebenarnya (Termasuk Pukulan-Pukulan yang Dilakukan dan Pukulan-Pukulan Penalti) Akan Menghasilkan Poin. Kartu skor harus menunjukkan jumlah pukulan sebenarnya.
    • Di saat Jumlah Pukulan Sebenarnya (Termasuk Pukulan-Pukulan yang Dilakukan dan Pukulan-Pukulan Penalti) Akan Menghasilkan Poin Nol. Kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau jumlah pukulan berapa saja yang akan menghasilkan poin nol.
  • Apabila Hole Diselesaikan Tanpa Menyelesaikan Hole. Apabila pemain tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan, kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau jumlah pukulan berapa saja yang menghasilkan poin nol.

Komite bertanggung jawab untuk menghitung berapa banyak poin yang pemain terima di setiap hole dan, dalam kompetisi handicap, dalam menerapkan pukulan handicap untuk skor yang dimasukkan pada setiap hole sebelum menghitung jumlah poin.

Lihat Committee Procedures, Section 5A(5) (Ketentuan Pertandingan dapat menganjurkan namun tidak mengharuskan pemain untuk mencantumkan poin yang didapat pada masing-masing hole di kartu skor).

c
Penalti dalam Stableford

(1) Penalti Selain Diskualifikasi. Semua pukulan penalti ditambahkan pada skor pemain untuk hole dimana pelanggaran terjadi, namun terdapat tiga pengecualian:

Pengecualian 1 – Klab Lebih, Berbagi, Ditambah atau Diganti. Apabila pemain melanggar Peraturan 4.1b (Jumlah Batas 14 Klab; Berbagi, Menambah, Mengganti Klab Selama Ronde), Komite akan mengurangi dua poin (apabila pelanggaran berlaku untuk satu hole saja) atau empat poin (apabila pelanggaran berlaku untuk dua atau lebih hole) berdasarkan Peraturan 4.1b dari total poin pemain untuk ronde itu.

Pengecualian 2– Waktu Start. Apabila pemain melanggar Peraturan 5.3a dengan (1) tiba terlambat namun dalam waktu lima menit setelah waktu startnya atau (2) memulai lebih awal namun dalam waktu lima menit dari waktu startnya (lihat Peraturan 5.3 Pernyataan Penalti, Pengecualian 1 dan 2), Komite akan mengurangi dua poin dari total poin pemain untuk ronde itu.

Pengecualian 3 – Penundaan yang Tidak Wajar. Apabila pemain dikenai penalti umum atas pelanggaran  Peraturan 5.6a, Komite akan mengurangi satu poin untuk pelanggaran pertama dan penambahan  dua poin  untuk pelanggaran kedua dari total poin pemain untuk ronde itu. (Untuk pelanggaran berulang atas Peraturan 5.6a, lihat Peraturan 21.1c(2)).

Untuk tiap pengecualian, pemain harus melaporkan fakta-fakta mengenai pelanggaran kepada Komite sebelum mengembalikan kartu skor sehingga Komite dapat menerapkan penalti. Apabila pemain tidak melakukannya, pemain didiskualifikasi.

Lihat Committee Procedures, Section 8;Model Local Rule K-3 (bagaimana mengadopsi Ketentuan Tempo Permainan dalam Stableforddengan menerapkan penalti pengurangan poin atas pelanggaran).

(2) Penalti Diskualifikasi. Pemain yang melanggar yang mana saja dari empat Peraturan berikut tidak didiskualifikasi namun mendapat poin nol untuk hole dimana pelanggaran terjadi:

  • Tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan 3.3c,
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bemain dari luar area tee saat memulai suatu hole (lihat Peraturan 6.1b(2)),
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas memainkan bola salah (lihat Peraturan 6.3c), atau
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bermain dari tempat salah dimana terjadi pelanggaran berat (lihat Peraturan 14.7b).

Apabila pemain melanggar Peraturan lain manapun dengan penalti diskualifikasi, pemain didiskualifikasi.

d
Pengecualian untuk Peraturan 11.2 dalam Stableford

Peraturan 11.2 tidak berlaku dalam situasi berikut:

Apabila bola pemain yang sedang bergerak perlu masuk lubang untuk mendapat skor satu poin pada suatu hole dan seseorang secara sengaja membelokkan atau menghentikan bola itu disaat tidak mungkin ia bisa masuk lubang , tidak ada penalti untuk orang itu dan pemain mendapat poin nol untuk hole itu.

e
Kapan Ronde Berakhir dalam Stableford

Ronde pemain berakhir disaat pemain:

  • Menyelesaikan hole terakhirnya (termasuk perbaikan atas kesalahan, seperti dalam Peraturan  6.1 atau 14.7b), atau
  • Memilih tidak menyelesaikan hole pada hole terakhir atau tidak bisa mendapat poin lebih dari nol di hole itu.
21.2
Skor Maksimum
a
Penjelasan atas Skor

Maksimum Skor maksimum adalah suatu bentuk stroke play di mana skor pemain atau pihak untuk suatu hole dibatasi pada jumlah pukulan maksimum yang ditentukan oleh Komite, seperti double par, angka yang ditetapkan atau net double bogey.

Peraturan normal dari stroke play dalam Peraturan 1-20 berlaku, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan spesifik ini. Peraturan 21.2 ditulis untuk:

  • Kompetisi scratch, namun dapat juga diadaptasi untuk kompetisi handicap, dan
  • Permainan individu, namun dapat diadaptasi untuk kompetisi melibatkan partner, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 22 (Foursomes) dan Peraturan 23 (FourBall), dan untuk kompetisi tim, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 24.
b
Menghitung Skor dalam Maximum Score

(1) Skor Pemain untuk Hole. Skor pemain untuk suatu hole berdasarkan atas jumlah pukulan pemain (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), namun pemain hanya mendapat pukulan maksimum bahkan bila jumlah pukulan sebenarnya melebihi maksimum itu.

Pemain yang tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan untuk alasan apapun mendapat skor maksimum untuk hole itu..

Untuk membantu tempo permainan, para pemain dianjurkan untuk menghentikan permainan suatu hole bila skor mereka mencapai maksimum.

Hole telah selesai saat pemain menyelesaikan hole, memilih tidak melakukanya atau saat skornya telah mencapai maksimum.

2) Skor Dimasukkan Setiap Hole. Untuk memenuhi keharusan dalam Peraturan 3.3b agar memasukkan skor hole di kartu skor:

  • Apabila Hole Diselesaikan dengan Menyelesaikan Hole.
    • Di saat Skor Lebih Rendah Dari Maksimum. Kartu skor harus menunjukkan skor sebenarnya.
    • Di saat Skor Sama Dengan atau Lebih Tinggi Dari Maksimum. Kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau skor berapa saja yang sama atau diatas maksimum.
  • Apabila Hole Diselesaikan Tanpa Menyelesaikan Hole. Apabila pemain tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan, kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau skor berapa saja yang sama atau diatas maksimum.

Komite bertanggung jawab untuk menyesuaikan skor pemain ke maksimum untuk hole dimana kartu skor menunjukkan tidak ada skor atau skor apapun diatats maksimum dan, dalam kompetisi handicap, dalam menerapkan pukulan handicap untuk skor yang dimasukkan pada setiap hole.

c
Penalti dalam Skor Maksimum

Semua penalti yang berlaku dalam stroke play berlaku dalam skor maksimum, namun pemain yang melanggar salah satu dari empat Peraturan berikut tidak didiskualifikasi namun mendapat Skor Maksimum untuk hole dimana pelanggaran terjadi:

  • Tidak menyelesaikan holeberdasarkan Peraturan 3.3c,
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bemain dari luar area tee saat memulai suatu hole (lihat Peraturan 6.1b(2)),
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas memainkan bola salah (lihat Peraturan 6.3c), atau
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bermain dari tempat salah dimana terjadi pelanggaran berat (lihat Peraturan 14.7b).

Apabila pemain melanggar Peraturan lain manapun dengan penalti diskualifikasi, pemain didiskualifikasi.

Setelah menerapkan segala pukulan-pukulan penalti, skor pemain untuk suatu hole tidak boleh melebihi skor maksimum yang ditentukan oleh Komite.

d
Pengecualian untuk Peraturan 11.2 dalam Skor

Peraturan 11.2 tidak berlaku dalam situasi berikut:

Apabila bola pemain yang sedang bergerak perlu masuk lubang untuk skor lebih rendah satu dari skor maksimum di hole tersebut dan seseorang secara sengaja membelokkan atau menghentikan bola itu di saat tidak mungkin ia bisa masuk lubang, tidak ada penalti untuk orang itu dan pemain mendapat skor maksimum untuk hole tersebut.

e
Kapan Ronde Berakhir dalam Skor Maksimum

Ronde pemain berakhir di saat pemain:

  • Menyelesaikan hole terakhirnya (termasuk perbaikan atas kesalahan, seperti dalam Peraturan  6.1 atau 14.7b), atau
  • Memilih tidak menyelesaikan hole pada hole terakhir atau akan mendapat skor maksimum di hole tersebut.
21.3
Par/Bogey
a
Penjelasan atas Par/Bogey

Par/Bogey adalah bentuk dari stroke play yang menghitung skor sebagaimana dalam match play:

  • Pemain atau pihak menang atau kalah atas suatu hole dengan menyelesaikan hole itu dengan pukulan yang lebih sedikit atau lebih banyak terhadap skor target untuk hole itu yang ditentukan oleh Komite, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak dengan total hole menang lebih banyak berbanding hole yang kalah (yaitu, menjumlahkan hole-hole menang dan mengurangi hole-hole kalah).

Peraturan normal dari stroke play dalam Peraturan 1-20 berlaku, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan spesifik ini. Peraturan 21.3 ditulis untuk:

  • Kompetisi scratch, namun dapat juga diadaptasi untuk kompetisi handicap, dan
  • Permainan individu, namun dapat diadaptasi untuk kompetisi melibatkan partner, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 22 (Foursomes) dan Peraturan 23 (FourBall), dan untuk kompetisi tim, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan 24.
b
Menghitung Skor dalam Par/Bogey

(1) Bagaimana Menang atau Kalah Hole. Menghitung skor dilakukan sebagaimana dalam match play, dengan membandingkan hole menang atau kalah dengan jumlah pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti) atas skor target yang ditentukan (umumnya par atau bogey) yang ditentukan oleh Komite:

  • Apabila skor pemain lebih rendah dari skor yang ditentukan, pemain menang hole.
  • Apabila skor pemain sama dengan skor yang ditentukan, pemain berbagi hole (juga dikenal sebagai halved).
  • Apabila skor pemain lebih tinggi dari skor yang ditentukan, atau tidak ada skor dikembalikan, pemain kalah hole.

Pemain yang tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan untuk alasan apapun, ia kalah hole.

Untuk membantu tempo permainan, para pemain dianjurkan untuk menghentikan permainan suatu hole bila skor mereka melampaui skor yang ditentukan (karena mereka telah kalah hole).

Hole telah selesai saat pemain menyelesaikan hole, memilih tidak melakukannya atau saat skornya telah melampaui skor yang ditentukan.

2) Skor Dimasukkan Setiap Hole. Untuk memenuhi keharusan dalam Peraturan 3.3b agar memasukkan skor hole di kartu skor:

  • Apabila Hole Diselesaikan dengan Menyelesaikan Hole.
    • Di saat Skor Menghasilkan Hole Menang atau Berbagi Dua. Kartu skor harus menunjukkan skor sebenarnya.
    • Di saat Skor Menghasilkan Hole Kalah. Kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau skor berapa saja yang menghasilkan hole menjadi kalah.
  • Apabila Hole Diselesaikan Tanpa Menyelesaikan Hole. Apabila pemain tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan, kartu skor harus menunjukkan antara tidak ada skor atau skor berapa saja yang menghasilkan hole menjadi kalah.

Komite bertanggung jawab untuk memutuskan apakah pemain menang, kalah atau berbagi dua di setiap hole dan, dalam kompetisi handicap, dalam menerapkan pukulan handicap untuk skor yang dimasukkan pada setiap hole sebelum memutuskan hasil dari hole itu.

Pengecualian – Tidak ada Penalti Apabila Tidak Mempengaruhi Hasil dari Hole: Apabila pemain mengembalikan kartu skor dengan mencatat jumlah skor yang salah untuk suatu hole namun ini tidak mempengaruhi apakah hole telah menang, kalah atau berbagi dua, tidak ada penalti berdasarkan Peraturan 3.3b.

Lihat Committee Procedures, Section 5A(5) (Ketentuan Pertandingan dapat menganjurkan namun tidak mengharuskan pemain untuk mencantumkan hasil dari hole di kartu skor).

c
Penalti dalam Par/Bogey

(1) Penalti Selain Diskualifikasi. Semua pukulan penalti ditambahkan pada skor pemain untuk hole dimana pelanggaran terjadi, namun terdapat tiga pengecualian:

Pengecualian 1 – Klab Lebih, Berbagi, Ditambah atau Diganti. Apabila pemain melanggar Peraturan 4.1b (Jumlah Batas 14 Klab; Berbagi, Menambah Mengganti Klab Selama Ronde), Komite akan mengurangi satu hole (apabila pelanggaran berlaku untuk satu hole saja) atau dua hole (apabila pelanggaran berlaku untuk dua atau lebih hole) berdasarkan Peraturan 4.1b dari total hole yang pemain menangkan terhadap yang kalah.

Pengecualian 2– Waktu Start. Apabila pemain melanggar Peraturan 5.3a dengan (1) tiba terlambat namun dalam waktu lima menit setelah waktu startnya atau (2) memulai lebih awal namun dalam waktu lima menit dari waktu startnya (lihat Peraturan 5.3 Pernyataan Penalti, Pengecualian 1 dan 2), Komite akan mengurangi satu hole dari total hole yang pemain menangkan terhadap yang kalah.

Pengecualian 3 – Penundaan yang Tidak Wajar. Apabila pemain melanggar  Peraturan 5.6a:

  • Penalti atas pelanggaran pertama: Pemain dikenai satu pukulan penalti di hole dimana pelanggaran terjadi.
  • Penalti atas pelanggaran kedua: Komite akan mengurangi satu hole dari total hole yang pemain menangkan terhadap hole yang kalah.
  • Untuk pelanggaran ketiga atas Peraturan 5.6a, lihat Peraturan 21.3c(2).

Untuk tiap pengecualian, pemain harus melaporkan fakta-fakta mengenai pelanggaran kepada Komite sebelum mengembalikan kartu skor sehingga Komite dapat menerapkan penalti. Apabila pemain tidak melakukannya, pemain didiskualifikasi.

(2) Penalti Diskualifikasi. Pemain yang melanggar yang mana saja dari empat Peraturan berikut tidak di diskualifikasi namun kalah atas hole dimana pelanggaran terjadi:

  • Tidak menyelesaikan hole berdasarkan Peraturan 3.3c,
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bemain dari luar area tee saat memulai suatu hole (lihat Peraturan 6.1b(2)),
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas memainkan bola salah (lihat Peraturan 6.3c), atau
  • Tidak memperbaiki kesalahan atas bermain dari tempat salah dimana terjadi pelanggaran berat (lihat Peraturan 14.7b).

Apabila pemain melanggar Peraturan lain manapun dengan penalti diskualifikasi, pemain didiskualifikasi.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule K-4 (bagaimana mengadopsi Ketentuan Tempo Permainan dalam Par/Bogeydengan menerapkan penalti pengurangan hole atas pelanggaran).

d
Pengecualian untuk Peraturan 11.2 dalam Par/Bogey

Peraturan 11.2 tidak berlaku dalam situasi berikut:

Apabila bola pemain yang sedang bergerak perlu masuk lubang untuk berbagi dua hole itu dan seseorang secara sengaja membelokkan atau menghentikan bola itu disaat tidak mungkin ia bisa masuk lubang, tidak ada penalti untuk orang itu dan pemain kalah di hole itu.

e
Kapan Ronde Berakhir dalam Par/Bogey

Ronde pemain berakhir disaat pemain:

  • Menyelesaikan hole terakhirnya (termasuk perbaikan atas kesalahan, seperti dalam Peraturan  6.1 atau 14.7b), atau •
  • Memilih tidak menyelesaikan hole pada hole terakhir atau telah kalah di hole itu.
21.4
Match Play Tiga-Bola
a
Penjelasan atas Match Play Tiga-Bola

Match Play Tiga-Bola adalah bentuk match play dimana:

  • Masing-masing dari tiga pemain memainkan match individu melawan dua pemain lainnya secara bersamaan, dan
  • Masing-masing pemain memainkan satu bola yang ia gunakan di kedua matchnya.

Peraturan normal untuk match play dalam Peraturan 1-20 berlaku untuk ketiga match individu ini, sedangkan Peraturan spesifik ini berlaku di dua situasi disaat penerapan Peraturan normal dalam satu match bertentangan dengan penerapan di match lainnya.

b
Bermain Tidak Sesuai Urutan

Apabila pemain bermain tidak sesuai urutan dalam match manapun, lawan yang seharusnya bermain terlebih dahulu boleh membatalkan pukulan berdasarkan Peraturan 6.4a(2).

Apabila pemain bermain tidak sesuai urutan dalam kedua match, tiap lawan boleh memilih untuk membatalkan pukulan itu dalam match melawan pemain.

Apabila pukulan pemain dibatalkan hanya dalam satu match:

  • Pemain harus melanjutkan permainan dengan bola semula dalam match lainnya.
  • Ini berarti pemain harus menyelesaikan hole dengan memainkan bola berbeda dalam tiap match.
c
Bola atau Markah-Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Satu Lawan

Apabila lawan dikenai satu pukulan penalti karena mengangkat bola atau markah bola pemain atau menyebabkan bola atau markah-bola itu bergerak berdasarkan Peraturan  9.5b atau 9.7b, penalti itu berlaku hanya dalam match melawan pemain.

Lawan tidak dikenai penalti dalam matchnya melawan pemain lain.

21.5
Bentuk Lain Permainan Golf

Walaupun hanya bentuk permainan tertentu tercakup secara spesifik oleh Peraturan 3, 21, 22 and 23, golf juga dimainkan dalam berbagai bentuk lain, seperti scrambles dan greensomes.

Peraturan ini dapat diadaptasi untuk mengatur dalam permainan itu dan bentuk-bentuk permainan lainnya.

Lihat Committee Procedures, Section 9 (cara-cara yang direkomendasikan dalam mengadaptasi Peraturan untuk bentuk permainan umum lainnya).

Stableford

Stableford adalah bentuk dari stroke play di mana:

  • Skor pemain atau pihak atas suatu hole dihitung berdasarkan poin yang didapat dengan membandingkan jumlah pukulan pemain atau pihak pada hole tersebut (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan semua pukulan-pukulan penalti) terhadap skor target tertentu yang ditetapkan pada hole tersebut oleh Komite, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan poin terbanyak.
Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Stableford

Stableford adalah bentuk dari stroke play di mana:

  • Skor pemain atau pihak atas suatu hole dihitung berdasarkan poin yang didapat dengan membandingkan jumlah pukulan pemain atau pihak pada hole tersebut (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan semua pukulan-pukulan penalti) terhadap skor target tertentu yang ditetapkan pada hole tersebut oleh Komite, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan poin terbanyak.
Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

  • Sisi depan ditentukan oleh garis diantara titik terdepan dari dua markah-tee yang dipasang oleh Komite, dan
  • Sisi samping ditentukan oleh garis ke belakang dari titik terluar dari markah-tee.

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Bola Salah

Semua bola selain bola pemain yang:

  • Di dalam permainan (baik itu bola semula ataupun bola pengganti),
  • Merupakan Bola provisional (sebelum ia di abaikan berdasarkan Peraturan 18.3c), atau
  • Merupakan bola kedua dalam stroke play yang dimainkan berdasarkan Peraturan 14.7b or 20.1c.

Contoh bola salah adalah:

  • Bola dalam permainan milik pemain lain.
  • Bola liar.
  • Bola pemain sendiri yang berada di luar perbatasan, telah menjadi hilang atau telah diangkat dan tidak diletakkan kembali ke dalam permainan.

 

Interpretasi Bola Salah /1 – Sebagian dari Bola Salah Tetap Adalah Bola Salah

Apabila pemain melakukan pukulan pada sebagian dari bola liar yang ia secara keliru perkirakan sebagai bolanya yang di dalam permainan, ia telah melakukan pukulan atas bola salah dan Peraturan 6.3c berlaku.

Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Pelanggaran Berat

Dalam stroke play, disaat bermain dari tempat salah yang dapat memberikan pemain keuntungan berlebihan dibanding bila pukulan dilakukan di tempat seharusnya.

Dalam melakukan perbandingan untuk memutuskan apakah terdapat pelanggaranberat, factor-faktor yang harus dipertimbangkan mencakup:

  • Tingkat kesulitan pukulan,
  • Jarak bola dari lubang,
  • Pengaruh rintangan-rintangan pada garis main, dan
  • Kondisi yang mempengaruhi pukulan.

Konsep dari pelanggaran berat tidak dapat diterapkan dalam match play, karena pemain kalah hole apabila ia bermain dari tempat salah.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Skor Maksimum

Bentuk permainan stroke play dimana skor seorang pemain atau pihak untuk suatu hole di batasi oleh jumlah maksimum pukulan (termasuk pukulan-pukulan yangdilakukan dan pukulan-pukulan penalti) yang ditetapkan oleh Komite, seperti dua kali par, angka tertentu atau double bogey net.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Skor Maksimum

Bentuk permainan stroke play dimana skor seorang pemain atau pihak untuk suatu hole di batasi oleh jumlah maksimum pukulan (termasuk pukulan-pukulan yangdilakukan dan pukulan-pukulan penalti) yang ditetapkan oleh Komite, seperti dua kali par, angka tertentu atau double bogey net.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

  • Sisi depan ditentukan oleh garis diantara titik terdepan dari dua markah-tee yang dipasang oleh Komite, dan
  • Sisi samping ditentukan oleh garis ke belakang dari titik terluar dari markah-tee.

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Bola Salah

Semua bola selain bola pemain yang:

  • Di dalam permainan (baik itu bola semula ataupun bola pengganti),
  • Merupakan Bola provisional (sebelum ia di abaikan berdasarkan Peraturan 18.3c), atau
  • Merupakan bola kedua dalam stroke play yang dimainkan berdasarkan Peraturan 14.7b or 20.1c.

Contoh bola salah adalah:

  • Bola dalam permainan milik pemain lain.
  • Bola liar.
  • Bola pemain sendiri yang berada di luar perbatasan, telah menjadi hilang atau telah diangkat dan tidak diletakkan kembali ke dalam permainan.

 

Interpretasi Bola Salah /1 – Sebagian dari Bola Salah Tetap Adalah Bola Salah

Apabila pemain melakukan pukulan pada sebagian dari bola liar yang ia secara keliru perkirakan sebagai bolanya yang di dalam permainan, ia telah melakukan pukulan atas bola salah dan Peraturan 6.3c berlaku.

Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Pelanggaran Berat

Dalam stroke play, disaat bermain dari tempat salah yang dapat memberikan pemain keuntungan berlebihan dibanding bila pukulan dilakukan di tempat seharusnya.

Dalam melakukan perbandingan untuk memutuskan apakah terdapat pelanggaranberat, factor-faktor yang harus dipertimbangkan mencakup:

  • Tingkat kesulitan pukulan,
  • Jarak bola dari lubang,
  • Pengaruh rintangan-rintangan pada garis main, dan
  • Kondisi yang mempengaruhi pukulan.

Konsep dari pelanggaran berat tidak dapat diterapkan dalam match play, karena pemain kalah hole apabila ia bermain dari tempat salah.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Par/Bogey

Suatu bentuk dari stroke play yang menghitung skor sebagaimana dalam match play di mana:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan atau kalah atas sebuah hole dengan menyelesaikan hole tersebut dengan jumlah pukulan lebih sedikit atau lebihbanyak (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan semua pukulan-pukulan penalti) dari skor target yang ditentukan Komite pada hole tersebut, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak dengan total hole menang terbanyak dibandingkan dengan hole yang kalah (yaitu, menjumlahkan hole-hole menang dan mengurangi hole-hole kalah).
Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Kartu Skor

Dokumen dimana skor pemain di tiap hole dicatat dalam stroke play.

Kartu skor dapat berupa kertas apapun atau dalam bentuk elektronik yang disetujuioleh Komite untuk:

  • Mencatat skor pemain di masing-masing hole,
  • Mencatat handicap pemain, apabila itu adalah kompetisi menggunakan handicap,dan
  • Pencatat skor dan pemain mengesahkan skor, dan pemain mengesahkan handicapnya dalam kompetisi menggunakan handicap, baik itu menggunakan tandatangan ataupun menggunakan metoda sertifikasi elektronik yang disetujui oleh Komite.

Kartu skor tidak diperlukan dalam match play namun dapat digunakan oleh pemain untuk membantu mencatat skor match.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Area Tee

Area di mana pemain harus memulai permainan atas hole yang ia akan mainkan.

Area tee berbentuk segi empat dengan dalam dua panjang-klab dimana:

  • Sisi depan ditentukan oleh garis diantara titik terdepan dari dua markah-tee yang dipasang oleh Komite, dan
  • Sisi samping ditentukan oleh garis ke belakang dari titik terluar dari markah-tee.

Area tee adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditentukan.

Semua lokasi tee lainnya di lapangan (baik itu di hole yang sama ataupun di hole lain) adalah bagian dari area umum.

Bola Salah

Semua bola selain bola pemain yang:

  • Di dalam permainan (baik itu bola semula ataupun bola pengganti),
  • Merupakan Bola provisional (sebelum ia di abaikan berdasarkan Peraturan 18.3c), atau
  • Merupakan bola kedua dalam stroke play yang dimainkan berdasarkan Peraturan 14.7b or 20.1c.

Contoh bola salah adalah:

  • Bola dalam permainan milik pemain lain.
  • Bola liar.
  • Bola pemain sendiri yang berada di luar perbatasan, telah menjadi hilang atau telah diangkat dan tidak diletakkan kembali ke dalam permainan.

 

Interpretasi Bola Salah /1 – Sebagian dari Bola Salah Tetap Adalah Bola Salah

Apabila pemain melakukan pukulan pada sebagian dari bola liar yang ia secara keliru perkirakan sebagai bolanya yang di dalam permainan, ia telah melakukan pukulan atas bola salah dan Peraturan 6.3c berlaku.

Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Pelanggaran Berat

Dalam stroke play, disaat bermain dari tempat salah yang dapat memberikan pemain keuntungan berlebihan dibanding bila pukulan dilakukan di tempat seharusnya.

Dalam melakukan perbandingan untuk memutuskan apakah terdapat pelanggaranberat, factor-faktor yang harus dipertimbangkan mencakup:

  • Tingkat kesulitan pukulan,
  • Jarak bola dari lubang,
  • Pengaruh rintangan-rintangan pada garis main, dan
  • Kondisi yang mempengaruhi pukulan.

Konsep dari pelanggaran berat tidak dapat diterapkan dalam match play, karena pemain kalah hole apabila ia bermain dari tempat salah.

Par/Bogey

Suatu bentuk dari stroke play yang menghitung skor sebagaimana dalam match play di mana:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan atau kalah atas sebuah hole dengan menyelesaikan hole tersebut dengan jumlah pukulan lebih sedikit atau lebihbanyak (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan semua pukulan-pukulan penalti) dari skor target yang ditentukan Komite pada hole tersebut, dan
  • Kompetisi dimenangkan oleh pemain atau pihak dengan total hole menang terbanyak dibandingkan dengan hole yang kalah (yaitu, menjumlahkan hole-hole menang dan mengurangi hole-hole kalah).
Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Telah Masuk Lubang – Holed

Di saat sebuah bola berhenti di dalam lubang setelah suatu pukulan dan keseluruhan bola berada di bawah permukaan putting green.

Di saat Peraturan merujuk pada “menyelesaikan hole” atau “hole selesai,” itu berarti disaat bola pemain telah masuk lubang.

Untuk kasus khusus dimana sebuah bola berhenti dan bersandar pada tiang benderadi suatu lubang, lihat Peraturan 13.2c (bola dianggap telah masuk lubang bila sebagian dari bola tersebut berada di bawah permukaan putting green).

 

Interpretasi Telah Masuk Lubang/1 – Keseluruhan Bola Harus Berada di Bawah Permukaan untuk Dianggap Telah Masuk Lubang Saat Tertanam di Sisi Lubang

Saat bola  tertanam  di sisi suatu  lubang, dan keseluruhan bola tidak berada di bawah permukaan  putting green, bola belum  masuk lubang. Bahkan dalam kasus bola bersandar di tiang bendera.

Interpretasi Telah Masuk Lubang/2 – Bola Dianggap Telah Masuk Lubang Walaupun Belum “Berhenti”

Kata “berhenti” dalam definisi  telah masuk lubang  digunakan untuk memperjelas bila bola jatuh ke dalam  lubang  lalu mental keluar, bola itu belum  masuk lubang.

Namun, bila pemain mengangkat bola dari  lubang  di mana masih bergerak (seperti berputar atau memantul-mantul di dasar  lubang), ia dianggap telah  masuk lubang  walaupun bola belum berhenti di dalam  lubang.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Three-Ball

Sebuah bentuk permainan match play di mana:

  • Masing-masing dari tiga pemain memainkan match individu melawan dua pemainlainnya secara bersamaan, dan
  • Masing-masing pemain memainkan satu bola yang ia gunakan di kedua matchnya.
Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.