The R&A - Working for Golf
Kompetisi Tim
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
24.1
24.2
24.3
24.4
a
b
c
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 23

Tujuan: Peraturan 24 mencakup kompetisi tim(dimainkan dalam match play ataupun stroke play), di mana lebih dari satu pemain atau pihak berkompetisi sebagai suatu tim dengan hasil ronde-ronde atau match-match mereka dikombinasikan untuk menghasilkan skor keseluruhan tim.

24.1
Penjelasan atas Kompetisi Tim
  • Sebuah “tim” adalah kelompok pemain yang bermain sebagai individu-individu atau pihak-pihak untuk berkompetisi dengan tim-tim lainnya.
  • Permainan mereka dalam even tim juga dapat merupakan bagian dari kompetisi lain (seperti stroke play individu) yang berlangsung pada waktu bersamaan.

Peraturan 1-23 berlaku dalam kompetisi tim, sebagaimana dimodifikasi oleh Peraturan spesifik ini.

24.2
Ketentuan dari Kompetisi Tim

Komite memutuskan bentuk permainan, bagaimana skor keseluruhan tim akan dihitung dan ketentuan Kompetisi lainnya, seperti:

  • Dalam match play,jumlah poin diberikan untuk memenangkan atau berbagi dua match.
  • Dalam stroke play, jumlah skor dihitung dalam total skor masing-masing tim.
  • Apakah kompetisi itu mungkin berakhir dengan skor sama dan, bila tidak, bagaimana skor sama diputuskan.
24.3
Kapten Tim

Masing-masing tim boleh menunjuk seorang kapten tim untuk memimpim tim itu dan membuat keputusan untuknya, seperti dalam tim pemain mana yang akan bermain dalam ronde-ronde atau match-match mana, bagaimana urutan mereka akan bermain dan siapa yang akan bermain bersama sebagai partner.

Kapten tim boleh seorang pemain dalam kompetisi.

24.4
Advis Diperbolehkan dalam Kompetisi Tim
a
Orang yang Diperbolehkan Memberi Advis untuk Tim (Pemberi Advis)

Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat memperbolehkan masing-masing tim menunjuk satu orang (seorang “pemberi advis”) yang dapat memberi advis dan bantuan lainnya sebagaimana diperbolehkan dalam Peraturan 10.2b(2) untuk para pemain dalam tim selama ronde dan yang dapat diminta advisnya oleh para pemain dalam tim :

  • Pemberi advis boleh kapten tim, pelatih tim atau orang lainnya (termasuk anggota tim yang bermain dalam kompetisi).
  • Pemberi advis harus diperkenalkan pada Komite sebelum memberi advis.
  • Komite dapat memperbolehkan pemberi advis tim diganti selama suatu ronde atau selama kompetisi.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule H-2  (Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang memperbolehkan masing-masing tim menunjuk dua pemberi advis).

b
Batasan untuk Pemberi Advis Selagi Bermain

Apabila pemberi advis tim adalah pemain dalam tim, ia tidak diperbolehkan menunaikan tugasnya selagi bermain dalam suatu ronde dalam kompetisi.

Selagi bermain dalam suatu ronde, pemberi advis dianggap sebagai anggota tim yang bermain lainnya, untuk batasan atas advis dalam Peraturan 10.2a.

[Terdapat klarifikasi:  Pemberi Advis Tidak Boleh Dengan Sengaja Berdiri di Belakang Pemain]

c
Tidak Boleh Memberi Advis diantara Anggota Tim Selain Partner

Kecuali disaat bermain bersama sebagai partnerdalam suatu pihak:

Pemain tidak boleh meminta advis dari atau memberi adviske anggota dari timnya yang bermain di lapangan.

Hal ini berlaku baik anggota tim itu bermain di dalam grup yang sama dengan pemain itu ataupun dalam grup lain di lapangan.

Lihat Committee Procedures, Section 8; Model Local Rule H-5  (dalam kompetisi tim stroke play dimana skor pemain untuk suatu ronde dihitung hanya sebagai bagian dari skor tim, Komite dapat mengadopsi Peraturan Setempat yang memperbolehkan anggota tim yang bermain dalam grup yang sama untuk saling memberi advis walaupun mereka bukan partner).

Penalti atas Pelanggaran Peraturan 24.4: Penalti Umum.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Komite

Seseorang atau kelompok orang yang bertanggung jawab atas kompetisi atau lapangan tersebut.

Lihat Committee Procedures, Section 1 (menjelaskan peran dari Komite).

Advis

Segala pernyataan lisan ataupun aksi (seperti menunjukkan klab yang telahdigunakan dalam melakukan suatu pukulan) yang bertujuan untuk mempengaruhi seorang pemain dalam:

  • Memilih sebuah klab,
  • Melakukan sebuah pukulan, atau
  • Memutuskan bagaimana bermain dalam suatu hole atau ronde.

Namun informasi umum tidak termasuk advis, seperti:

  • Letak sesuatu di lapangan seperti hole, putting green, fairway, area-area penalti,bunker-bunker, atau bola pemain lain,
  • Jarak dari satu titik ke titik lain, atau
  • Peraturan.

 

Interpretasi Advis/1 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Merupakan Advis

Contoh kapan komentar atau tindakan dianggap advis dan tidak diperbolehkan:

  • Pemain membuat pernyataan mengenai pilihan klab dengan tujuan agar terdengar oleh pemain lain yang memiliki pukulan serupa.
  • Dalam stroke play individual, Pemain A, yang baru menyelesaikan hole di hole 7, mendemonstrasikan ke Pemain B, yang bolanya di dekat putting green, bagaimana melakukan pukulan berikutnya. Karena Pemain B belum menyelesaikan hole, Pemain A dikenai Penalti di hole 7. Namun bila kedua Pemain A dan Pemain B telah menyelesaikan hole 7, Pemain A dikenai penalti di hole 8.
  • Letak bola pemain tidak bagus dan pemain sedang mempertimbangkan tindakan yang akan diambil. Pemain lain berkomentar,”Kamu tidak mungkin bisa mukul itu. Kalau aku jadi kamu, aku ambil pembebasan bola tidak dapat dimainkan.” Komentar ini adalah advis karena dapat mempengaruhi pemain dalam mengambil keputusan bagaimana bermain dalam suatu hole.
  • Di saat pemain bersiap untuk melakukan pukulan melewati area penalti berisi air yang besar, pemain lain dalam grup berkomentar,”Kamu sadarkan ini melawan angin dan itu 250 yard untuk melewati air?

Interpretasi Advis/2 – Komentar Verbal atau Tindakan yang Bukan Merupakan Advis

Contoh komentar atau tindakan yang bukan merupakan advis:

  • Saat bermain di hole 6, pemain bertanya ke pemain lain klab apa yang ia gunakan di hole 4 yang merupakan par 3 dengan jarak yang serupa.
  • Pemain melakukan pukulan keduanya dan mendarat di putting green. Pemain lain melakukan hal yang sama. Lalu pemain pertama bertanya ke pemain kedua klab apa yang digunakan saat pukulan kedua.
  • Setelah melakukan pukulan kedua, pemain berkata,”Saya seharusnya pakai besi 5” pada pemain lain di grup yang belum memukul ke green, namun tidak berniat untuk mempengaruhi permainannya.
  • Pemain mengamati ke bag pemain lain untuk memastikan klab mana yang ia gunakan untuk pukulan terakhirnya tanpa menyentuh atau menggerakkan apapun.
  • Saat mengarahkan putt, pemain keliru meminta advis dari kedi pemain lain, mengira kedi itu adalah kedi pemain. Pemain segera menyadari kesalahan dan memberitahu kedi tersebut untuk tidak menjawab.
Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.