The R&A - Working for Golf
Bola Dimainkan Sebagaimana Letaknya; Bola Berhenti Diangkat atau Digerakkan
The Rules of Golf
Lihat Edisi Pemain
Lompat Ke Bagian
9.1
a
b
9.2
a
b
9.3
9.4
a
b
9.5
a
b
9.6
9.7
a
b
Jelajahi Lebih Lanjut

Peraturan 8
Peraturan 10

Tujuan: Peraturan 9 mencakup prinsip dasar dari permainan: “mainkan bola sebagaimana letaknya”.

  • Apabila bola pemain berhenti dan kemudian digerakkan oleh kekuatan alam seperti angin atau air, pemain umumnya harus memainkannya dari tempat barunya.
  • Apabila bola yang berhenti diangkat atau digerakkan oleh siapapun atau pengaruh luar apapun sebelum pukulan dilakukan, bola tersebut harus diletakkan kembali di tempat semulanya.
  • Pemain seyogyanya berhati-hati saat berada di dekat bola manapun yang sedang berhenti, dan pemain yang menyebabkan bolanya atau bola lawannya bergerak umumnya dikenai penalti (kecuali di putting green).
9
Bola Dimainkan Sebagaimana Letaknya; Bola Berhenti Diangkat atau Digerakkan

Peraturan 9 berlaku atas suatu bola dalam permainan yang berhenti di lapangan, dan berlaku selama suatu ronde dan disaat memainkan bola yang dihentikan berdasarkan Peraturan 5.7a.

9.1
Bola Dimainkan Sebagaimana Letaknya
a
Memainkan Bola Dari Mana Ia Berhenti

Bola pemain yang berhenti di lapangan harus dimainkan sebagaimana letaknya, kecuali disaat Peraturan mengharuskan atau memperbolehkan pemain:

  • Untuk memainkan bola dari tempat lain di lapangan,atau
  • Untuk mengangkat bola dan kemudian meletakkan kembali di tempat semulanya.
b
Apa yang Harus Dilakukan Disaat Bola Bergerak Saat Ayunan ke Belakang atau Pukulan

Apabila bola pemain yang berhenti mulai bergerak setelah pemain memulai pukulan atau ayunan ke belakang untuk suatu pukulan yang mana pukulan terjadi:

  • Bola tidak boleh diletakkan kembali, apapun yang menyebabkannya bergerak.
  • Namun, pemain harus memainkan bolanya darimana ia berhenti setelah pukulan.
  • Apabila pemain yang menyebabkan bolanya bergerak, lihat Peraturan 9.4b untuk memastikan bila ada penalti.

Penalti Atas memainkan Bola Pengganti Dimana Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.1: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

9.2
Memutuskan Apakah Bola Bergerak dan Apa yang Menyebabkannya Bergerak
a
Memutuskan Apakah Bola Bergerak

Bola pemain yang berhenti dianggap telah bergerak hanya apabila diketahui atau hampir dapat dipastikan demikian.

Apabila bola kemungkinan telah bergerak namun tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan, ia dianggap tidak bergerak dan harus dimainkan sebagaimana letaknya.

b
Memutuskan Apa yang Menyebabkan Bola Bergerak

Di saat bola pemain yang berhenti bergerak:

  • Harus diputuskan apa yang menyebabkannya bergerak.
  • Ini menentukan apakah pemain harus meletakkan kembali bolanya atau memainkannya sebagaimana letaknya dan apakah ada penalti.

(1)Empat Kemungkinan Penyebab. Peraturan mengenal hanya empat kemungkinan penyebab suatu bola yang berhenti bergerak sebelum pemain melakukan pukulan:

  • Kekuatan alam, seperti angin atau air (lihat Peraturan 9.3),
  • Pemain, termasuk kedi pemain (lihat Peraturan 9.4),
  • Lawan dalam match play, termasuk kedi lawan(lihat Peraturan 9.5), atau
  • Pengaruh luar, termasuk pemain lainnya dalam stroke play (lihat Peraturan 9.6).

Lihat Peraturan 22.2 (dalam Foursomes, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan partner tersebut diberlakukan sebagai tindakan pemain); 23.5 (dalam Four-ball, salah satu partner dapat bertindak untuk pihaknya dan tindakan oleh partner tersebut yang berkaitan dengan bola atau perlengkapan pemain diberlakukan sebagai tindakan pemain).

(2) Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Dalam Memutuskan Apa Penyebab Bola Bergerak.

  • Pemain, lawan atau pengaruh luar dianggap menyebabkan bola bergerak hanya apabila diketahui atau hampir dapat dipastikan sebagai penyebab.
  • Apabila tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan setidaknya salah satu diatas sebagai penyebab, bola dianggap telah digerakkan oleh kekuatan alam.

Dalam menerapkan standar ini, semula informasi yang secara wajar tersedia harus dipertimbangkan, artinya semua informasi yang pemain ketahui atau bisa dapatkan dengan upaya yang wajar tanpa memperlambat permainan secara tidak wajar.

9.3
Bola Digerakkan oleh Kekuatan Alam

Apabila kekuatan alam (seperti angin atau air) menyebabkan bola pemain yang berhenti bergerak:

  • Tidak ada penalti, dan
  • Bola harus dimainkan dari tempat barunya.

Pengecualian – Bola di Putting Green Harus Diletakkan Kembali Apabila Bergerak Setelah Diangkat dan Diletakkan Kembali (lihat Peraturan 13.1d): Apabila bola pemain di putting green bergerak setelah pemain mengangkat dan meletakkan kembali bolanya di tempat dimana ia digerakkan:

  • Bola harus diletakkan kembali di tempat semulanya (yang mana bila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2).
  • Walau apapun yang menyebabkannya bergerak (termasuk kekuatan alam).

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti Dimana Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.3: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

9.4
Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain

Peraturan ini berlaku hanya di saat diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa pemain (termasuk kedi pemain) yang mengangkat bolanya yang berhenti atau menyebabkannya bergerak.

a
Kapan Bola yang Diangkat atau Digerakkan Harus Diletakkan Kembali

Apabila pemain mengangkat bolanya yang berhenti atau menyebabkannya bergerak, bola harus diletakkan kembali di tempat semulanya (yang mana bila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2), kecuali:

  • Di saat pemain mengangkat bolanya berdasarkan suatu Peraturan untuk mengambil pembebasan atau untuk meletakkan kembali bolanya di tempat lain (lihat Peraturan 14.2d dan 14.2e), atau
  • Di saat bola bergerak hanya setelah pemain memulai pukulan atau ayunan ke belakang untuk pukulan yang mana pukulan terjadi (lihat Peraturan 9.1b).
b
Penalti atas Mengangkat atau Secara Sengaja Menyentuh Bola atau Menyebabkannya Bergerak

Apabila pemain mengangkat atau secara sengaja menyentuh bolanya yang berhenti atau menyebabkannya bergerak, pemain dikenai satu pukulan penalti.

Namun ada empat pengecualian:

Pengecualian 1 - Pemain Diperbolehkan Mengangkat atau Menggerakkan Bola: Tidak ada penalti di saat pemain mengangkat bolanya atau menyebabkannya bergerak berdasarkan suatu Peraturan yang:

  • Memperbolehkan bola itu diangkat kemudian diletakkan kembali di tempat semulanya,
  • Mengharuskan bola yang bergerak ditaruh kembali pada tempat semulanya, atau
  • Mengharuskan atau memperbolehkan pemain mengedrop atau menaruh bola kembali atau memainkan bola dari tempat lain.

Pengecualian 2 – Pergerakan yang Tidak Disengaja Sebelum Bola Ditemukan. Tidak ada penalti saat pemain secara tidak sengaja menyebabkan bolanya bergerak di saat berupaya menemukan atau mengidentifikasinya (lihat Peraturan 7.4).

Pengecualian 3 – Pergerakan yang Tidak Disengaja di Putting Green. Tidak ada penalti saat pemain secara tidak sengaja menyebabkan bolanya bergerak di putting green (lihat Peraturan 13.1d), bagaimanapun kejadiannya.

Pengecualian 4 - Pergerakan yang Tidak Disengaja Di mana Saja Kecuali di Putting Green Di saat Menerapkan Peraturan. Tidak ada penalti saat pemain secara tidak sengaja menyebabkan bolanya bergerak dimana saja selain di putting green disaat mengambil tindakan yang wajar untuk:

  • Memarkah tempat suatu bola atau mengangkat atau meletakkan kembali bola, saat diperbolehkan melakukan itu (lihat Peraturan 14.1 and 14.2),
  • Memindahkan obstruksi lepas (lihat Peraturan 15.2),
  • Mengembalikan kondisi yang menjadi lebih buruk, saat diperbolehkan melakukan itu (lihat Peraturan 8.1d),
  • Mengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan, termasuk dalam menentukan apakah ada pembebasan berdasarkan suatu Peraturan (seperti saat mengayunkan klab untuk memastikan bila terdapat gangguan dari suatu kondisi), atau disaat mengambil pembebasan (seperti menentukan titik pembebasan penuh terdekat), atau
  • Mengukur berdasarkan suatu Peraturan (seperti untuk memutuskan urutan bermain berdasarkan Peraturan 6.4).

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti Dimana Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.4: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

9.5
Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Lawan dalam Match Play

Peraturan ini berlaku hanya saat diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa lawan (termasuk kedi lawan) yang mengangkat bola pemain yang berhenti atau menyebabkannya bergerak.

Mengenai lawan memainkan bola pemain sebagai bola salah, hal ini diatur dalam Peraturan 6.3c(1), dan bukan oleh Peraturan ini.

a
Kapan Bola yang Diangkat atau Digerakkan Harus Diletakkan Kembali

Apabila lawan mengangkat atau menggerakkan bola pemain yang berhenti, bola harus diletakkan kembali di tempat semulanya (yang mana apabila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2), kecuali:

  • Di saat lawan memberikan kemenangan  pukulan, hole atau match (lihat Peraturan 3.2b), atau
  • Di saat lawanmengangkat atau menggerakkan bola atas permintaan pemain karena pemain hendak menerapkan Peraturan untuk mengambil pembebasan atau meletakkan kembali bola di tempat lain.
b
Penalti atas Mengangkat atau Secara Sengaja Menyentuh Bola atau Menyebabkannya Bergerak

Apabila lawan mengangkat atau secara sengaja menyentuh bola pemain yang berhenti atau menyebabkannya bergerak, lawan dikenai satu pukulan penalti.

Namun ada beberapa pengecualian:

Pengecualian 1 – Lawan Diperbolehkan Mengangkat Bola Pemain: Tidak ada penalti di saat lawan mengangkat bola

  • Saat memberikan kemenangan pukulan, hole atau match pada pemain atau
  • Mengangkat bola atas permintaan pemain.

Pengecualian 2 – Salah Memarkah dan Mengangkat Bola Pemain di Putting Green: Tidak ada penalti disaat lawan memarkah tempat bola pemain dan mengangkatnya dari atas putting green karena mengira itu adalah bola sang lawan sendiri.

Pengecualian 3 – Pengecualian yang Sama seperti pada Pemain: Tidak ada penalti disaat lawan secara tidak sengaja menyebabkan bola bergerak saat mengambil tindakan apapun yang tercakup dalam Pengecualian 2, 3, atau 4 dalam Peraturan 9.4b.

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti Dimana Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.5: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

9.6
Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pengaruh Luar

Apabila diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa pengaruh luar (termasuk pemain lain dalam stroke play atau bola lain) yang mengangkat atau menggerakkan bola pemain:

  • Tidak ada penalti, dan
  • Bola harus diletakkan kembali di tempat semulanya (yang mana apabila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2).

Hal ini berlaku baik bola pemain telah ditemukan ataupun tidak.

Namun apabila tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola diangkat atau digerakkan oleh pengaruh luar dan bola hilang, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak berdasarkan Peraturan 18.2.

Apabila bola pemain dimainkan sebagai bola salah oleh pemain lain, hal ini diatur dalam Peraturan 6.3c(2), dan bukan oleh Peraturan ini.

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti yang Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.6: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

9.7
Markah-Bola Diangkat atau Digerakkan

Peraturan ini mencakup apa yang harus dilakukan apabila markah-bolayang memarkahi tempat suatu bola diangkat atau digerakkan sebelum bola diletakkan kembali.

a
Bola atau Markah-Bola Harus Diletakkan Kembali

Apabila markah-bola pemain diangkat atau digerakkan secara apapun (termasuk oleh kekuatan alam) sebelum bola diletakkan kembali, pemain harus antara:

  • Meletakkan kembali bola di tempat semula (yang mana apabila tidak diketahui harus diperkirakan) (lihat Peraturan 14.2), atau
  • Meletakkan markah-bola untuk memarkahi tempat semula itu.
b
Penalti atas Mengangkat Markah-Bola atau Menyebabkannya Bergerak

Apabila pemain, atau lawannya dalam match play, mengangkat markah-bola pemain atau menyebabkannya bergerak, (saat bola diangkat dan tidak ditaruh kembali) pemain atau lawan dikenai satu pukulan penalti.

Pengecualian – Pengecualian Peraturan 9.4b dan 9.5b Berlaku atas Mengangkat Markah-Bola atau Menyebabkannya Bergerak: Dalam semua kasus dimana pemain atau lawan tidak dikenai penalti atas mengangkat bola pemain atau menyebabkannya bergerak, juga tidak ada penalti atas mengangkat atau secara tidak sengaja menggerakkan markah-bola pemain.

Penalti atas Memainkan Bola Pengganti Di mana Tidak Diperbolehkan atau Memainkan Bola dari Tempat Salah Melanggar Peraturan 9.7: Penalti Umum berdasarkan Peraturan  6.3b atau 14.7a.

Apabila pelanggaran ganda atas Peraturan akibat dari tindakan tunggal atau tindakan berkaitan, lihat Peraturan 1.3c(4).

Dalam Permainan

Status dari bola pemain saat berada di lapangan dan sedang digunakan dalam permainan suatu hole:

  • Sebuah bola mulai menjadi dalam permainan dalam suatu hole:
    • Di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari dalam area tee, atau
    • Dalam match play, di saat pemain melakukan pukulan atas bola tersebut dari luar area tee dan lawannya tidak membatalkan pukulan tersebut berdasarkan Peraturan 6.1b.
  • Bola tetap dalam permainan hingga ia telah masuk lubang, kecuali ia tidak lagi dalam permainan:
    • Di saat ia diangkat dari lapangan,
    • Di saat ia hilang (bahkan bila ia berada di lapangan) atau berhenti di luar perbatasan, atau
    • Di saat ia telah diganti oleh bola lain, bahkan bila pergantian tidak diperkenankan oleh suatu Peraturan.

Sebuah bola yang tidak dalam permainan adalah bola salah.

Pemain tidak dapat memiliki lebih dari satu bola dalam permainan dalam suatuwaktu. (Lihat Peraturan 6.3d untuk kasus-kasus terbatas dimana seorang pemainboleh memainkan lebih dari satu bola bersamaan di suatu hole.)

Di saat Peraturan merujuk pada suatu bola yang berhenti atau bergerak, ini berartisuatu bola yang berada dalam permainan.

Disaat sebuah markah-bola berada ditempat untuk memarkahi tempat sebuah bola dalam permainan:

  • Bila bola tersebut telah diangkat, ia tetap dalam permainan, dan
  • Bila bola tersebut telah diangkat dan diletakkan kembali, ia dalam permainan bahkan bila markah-bolanya telah dipindahkan.
Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Ronde

18 hole atau kurang yang dimainkan sesuai urutan yang ditentukan oleh Komite.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Lapangan

Keseluruhan area permainan di dalam sisi segala pembatas lapangan yang ditentukan oleh Komite.

  • Seluruh area di dalam dari sisi pembatas adalah dalam perbatasan (in bounds) danmerupakan bagian dari lapangan.
  • Seluruh area di luar dari sisi pembatas adalahdi luar perbatasan (out of bounds) dan bukan bagian dari lapangan.
  • Sisi pembatas berlanjut baik ke atas maupun kebawah dari dasar.

Lapangan terbentuk atas lima area dari lapangan yang ditetapkan.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Foursomes (juga dikenal sebagai “Alternate Shot”)

Suatu bentuk permainan di mana partner berdua berkompetisi sebagai satu pihak dengan memainkan satu bola bergantian di tiap hole.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Four-Ball

Suatu bentuk permainan di mana para pihak dari kedua partner berkompetisi, di mana pemain memainkan bolanya masing-masing. Skor satu pihak di suatu hole adalah skor terendah dari kedua partner di hole tersebut.

Four-Ball dapat dimainkan sebagai suatu kompetisi match play antara satu pihakpartner berdua dan pihakpartner berdua lainnya atau suatu kompetisi stroke play antara banyak pihak partner berdua.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Pihak

Dua atau lebih partner yang berkompetisi sebagai satu kesatuan dalam suatu ronde dalam match play atau stroke play.

Tiap set partner adalah satu pihak, baik bila tiap partner memainkan bolanya masing-masing (Four-Ball) maupun partner memainkan satu bola (Foursomes).

Suatu pihak tidak sama dengan sebuah tim. Dalam sebuah kompetisi tim, tiap timterdiri dari pemain-pemain sebagai individu-individu atau sebagai pihak-pihak.

Partner

Seorang pemain yang berkompetisi bersama dengan pemain lain sebagai suatu pihak, dalam match play ataupun stroke play.

Perlengkapan

Apapun yang dipakai, digunakan, dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi pemain tersebut.

Benda-benda yang dipakai untuk merawat lapangan, seperti penggaruk pasir, adalah perlengkapan hanya bila mereka dipegang atau dibawa oleh pemain atau kedi.

 

Interpretasi Perlengkapan/1 – Status dari Barang yang Dibawa oleh Orang Lain untuk Pemain

Barang-barang, selain klab, yang dibawa seseorang selain pemain atau kedinya adalah pengaruh luar, bahkan bila barang-barang itu milik pemain. Namun, mereka adalah perlengkapan pemain saat diambil oleh pemain atau kedinya.

Contoh, apabila pemain meminta penonton membawa payungnya, payung adalah pengaruh luar saat dipegang penonton. Namun, bila penonton menyerahkan payung itu ke pemain, ia menjadi perlengkapan pemain.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Drop

Memegang bola dan melepaskannya sehingga jatuh melalui udara, dengan tujuan agar bola berada dalam permainan.

Apabila pemain melepaskan sebuah bola tidak dengan tujuan agar bola berada dalam permainan, bola tersebut belum didrop dan tidak berada dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Setiap Peraturan pembebasan memberi ketentuan area pembebasan secara spesifik di mana bola harus didrop dan berhenti.

Dalam mengambil pembebasan, pemain harus melepaskan bola dari suatu lokasisetinggi lutut sehingga bola tersebut:

  • Jatuh lurus ke bawah, tanpa pemain melempar, memutar atau menggulirkannya atau menggunakan gerakan apapun yang dapat mempengaruhi kemana bola akanberhenti, dan
  • Tidak menyentuh bagian manapun dari badan atau perlengkapan pemain sebelum ia membentur dasar (ground). (lihat Peraturan 14.3b).
Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Obstruksi Lepas

Sebuah obstruksi yang dapat dipindahkan tanpa usaha berlebihan dan tanpa merusak obstruksi tersebut atau lapangan.

Apabila bagian dari obstruksi permanen atau benda integral (seperti sebuah gerbang atau pintu atau bagian dari kabel yang menempel) memenuhi kedua ketentuan itu,maka bagian tersebut diperlakukan sebagai obstruksi lepas.

Namun hal ini tidak berlaku apabila bagian yang bisa bergerak dari suatu obstruksi permanen atau benda integral tidak ditujukan untuk digerakkan (seperti batu lepas yang berupakan bagian dari tembok batu).

Walaupun suatu obstruksi dapat digerakkan, Komite dapat menetapkannya sebagai suatu obstruksi permanen.

 

Interpretasi Obstruksi Lepas /1 – Bola yang Diabaikan adalah Obstruksi Lepas

Sebuah bola yang diabaikan adalah obstruksi lepas.

Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Titik referensi untuk mengambil pembebasan gratis dari suatu kondisi lapangan tidak normal (Peraturan 16.1), kondisi binatang berbahaya (Peraturan 16.2), green salah (Peraturan 13.1e) atau zona dilarang bermain (Peraturan 16.1f dan 17.1e), atau dalammengambil pembebasan berdasarkan suatu Peraturan Setempat.

Itu adalah titik perkiraan dimana bola tersebut akan berhenti yang:

  • Terdekat dengan tempat semula bola, namun tidak lebih dekat ke lubang daritempat tersebut,
  • Berada di area lapangan yang diharuskan, dan
  • Mana kondisi tidak akan menganggu pukulan yang akan dilakukan pemain dari tempat semula bila kondisi tersebut tidak ada.

Memperkirakan titik referensi ini mengharuskan pemain untuk menentukan pilihan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk melakukanpukulan.

Pemain tidak perlu melakukan simulasi pukulan dengan mengambil ancang-ancangdan mengayunkan klab pilihan tersebut (namun secara umum pemain direkomendasikan untuk melakukan hal ini untuk membantu menentukan perkiraan yang tepat).

Titik pembebasan penuh terdekat berhubungan hanya atas kondisi tertentu dimana pembebasan akan diambil dan kemungkinan di sebuah lokasi dimana terdapat gangguan dari sesuatu yang lain:

  • Bila pemain mengambil pembebasan kemudian mendapat gangguan dari kondisilain dimana pembebasan diperkenankan, pemain tersebut dapat mengambilpembebasan kembali dengan menentukan titik pembebasan penuh terdekat yangbaru dari kondisi baru tersebut.
  • Pembebasan harus diambil secara terpisah atas tiap kondisi, namun pemain dapatmengambil pembebasan dari kedua kondisi secara bersamaan (dengan penentuantitik pembebasan penuh terdekat dari kedua kondisi) disaat, setelah mengambilpembebasan dari tiap kondisi secara terpisah, dapat disimpulkan secara wajarbila tetap melakukan hal tersebut kondisi-kondisi tersebut akan tetap salingmengganggu.

 

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /1 – Diagram Ilustrasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Dalam diagram, terminologi “titik pembebasan penuh terdekat” dalam Peraturan 16.1 (Kondisi Lapangan Tidak Normal) untuk pembebasan dari gangguan oleh Gugus Untuk Rawat diilustrasikan pemain bermain dengan tangan kanan dan tangan kiri.

Titik pembebasan penuh terdekat harus diinterprestasikan secara tegas. Pemain tidak boleh memilih di sisi mana dari gugus untuk rawat bola akan didrop, kecuali ada dua jarak yang sama atas titik pembebasan penuh terdekat. Bahkan bila satu sisi dari gugus untuk rawat di fairway dan lainnya di semak, bila titik pembebasan penuh terdekat berada di semak, maka itulah titik pembebasan penuh terdekat pemain.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /2 – Pemain Tidak Mengikuti Prosedur yang Direkomendasi dalam Memutuskan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Walaupun ada prosedur yang direkomendasikan untuk menentukan titik pembebasan penuh terdekat, Peraturan tidak mengharuskan pemain untuk menentukan titik ini saat mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan (seperti saat mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal berdasarkan Peraturan 16.1b (Pembebasan ata Bola di Area Umum)). Apabila pemain tidak menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara akurat atau menentukan titik pembebasan penuh terdekat secara tidak tepat, pemain hanya dikenai penalti bila hal ini mengakibatkan ia mengedrop bola di area pembebasan yang tidak sesuai ketentuan dari Peraturan dan bola kemudian dimainkan.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /3 – Apakah Pemain Telah Mengambil Pembebasan Secara Salah Bila Kondisi Tetap Mengganggu untuk Pukulan dengan Klab yang Tidak Digunakan untuk Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Di saat pemain mengambil pembebasan dari kondisi lapangan tidak normal, ia mengambil pembebasan hanya atas gangguan yang ia dapati dengan menggunakan klab, ancang-ancang, ayunan dan garis main yang ia akan gunakan untuk memainkan bola dari tempat tersebut. Setelah pemain mengambil pembebasan dan tidak ada lagi gangguan untuk pukulan yang pemain akan lakukan, segala gangguan berikutnya adalah suatu situasi baru.

Contoh, bola pemain berhenti di rough tebal di area umum kira-kira 230 yard dari green. Pemain memilih wedge untuk melakukan pukulan berikutnya dan mendapati ancang-ancangnya menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat. Pemain menentukan titik pembebasan penuh terdekat nya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan berdasarkan Peraturan 14.3b(3) (Bola Harus Didrop di Area Pembebasan) dan Peraturan 16.1 (Pembebasan dari Kondisi Lapangan Tidak Normal).

Bola bergulir ke letak yang bagus dalam area pembebasan dari mana pemain meyakini pukulan berikutnya dapat dimainkan dengan wood 3. Bila pemain menggunakan wedge untuk pukulan selanjutnya tidak akan gangguan dari gugus untuk rawat. Namun, menggunakan wood 3, kaki pemain kembali menyentuh garis yang menentukan gugus untuk rawat tersebut. Ini adalah suatu situasi baru dan pemain dapat memainkan bolanya sebagaimana letaknya atau mengambil pembebasan atas situasi baru tersebut.

Interpretasi Hilang /4 – Pemain Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat namun Secara Fisik Tidak Dapat Melakukan Pukulan yang Diinginkan

Tujuan dari menentukan titik pembebasan penuh terdekat adalah untuk mencari titik referensi di lokasi yang terdekat agar lagi terdapat gangguan dari kondisi. Dalam menentukan titik pembebasan penuh terdekat, pemain tidak dijamin untuk mendapat letak yang bagus atau dapat dmainkan.

Contoh, apabila pemain tidak dapat melakukan pukulan dari area pembebasan sebagaimana diukur dari titik pembebasan penuh terdekat karena arah main terhalangi pohon, atau pemain tidak dapat melakukan ayunan ke belakang untuk pukulan yang diinginkan karena semak, ini tidak merubah kenyataan bahwa titik yang ditentukan tersebut adalah titik pembebasan penuh terdekat.

Setelah bola berada dalam permainan, pemain harus memutuskan tipe pukulan yang akan ia lakukan. Pukulan ini, yang termasuk pilihan klab, dapat berbeda dari yang seharusnya dilakukan dari tempat bola semula bila kondisi tidak ada di sana.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di bagian manapun dari area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan dari kondisi tersebut.

Interpretasi Titik Pembebasan Penuh Terdekat /5 – Pemain Secara Fisik Tidak Dapat Menentukan Titik Pembebasan Penuh Terdekat

Apabila pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya, harus diperkirakan, dan area pembebasan kemudian didasarkan atas titik estimasi tersebut.

Contoh, dalam mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan 16.1, pemain secara fisik tidak dapat menentukan titik pembebasan penuh terdekatnya karena titik tersebut berada di tengan pokok pohon atau pagar pembatas lapangan menghalangi peain dalam mengambil ancang-ancang.

Pemain harus mengestimasi titik pembebasan penuh terdekatnya dan mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan.

Bila secara fisik tidak memungkinkan untuk mengedrop bola di area pembebasan yang ditentukan itu, pembebasan tidak diperbolehkan berdasarkan Peraturan 16.1.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Kedi

Seseorang yang membantu seorang pemain dalam suatu ronde, termasuk dengan cara berikut:

  • Membawa, Mengangkut atau Menangani Klab: Seseorang yang membawa, mengangkut (seperti menggunakan kereta atau troli) atau menangani klab pemain selama permainan adalah kedi dari pemain tersebut walaupun ia tidak disebutkedi oleh pemain tersebut, kecuali di saat memindahkan klab, bag atau keretapemain hanya sebagai niat baik (seperti mengambilkan sebuah klab pemain yangtertinggal).
  • Memberi Advis: Kedi pemain adalah satu-satunya orang (selain partner atau kedi dari partner) dimana seorang pemain diperbolehkan meminta advis.

Seorang kedi juga diperbolehkan membantu pemain tersebut dalam hal lain yang diperkenankan oleh Peraturan (lihat Peraturan 10.3b).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bola Salah

Semua bola selain bola pemain yang:

  • Di dalam permainan (baik itu bola semula ataupun bola pengganti),
  • Merupakan Bola provisional (sebelum ia di abaikan berdasarkan Peraturan 18.3c), atau
  • Merupakan bola kedua dalam stroke play yang dimainkan berdasarkan Peraturan 14.7b or 20.1c.

Contoh bola salah adalah:

  • Bola dalam permainan milik pemain lain.
  • Bola liar.
  • Bola pemain sendiri yang berada di luar perbatasan, telah menjadi hilang atau telah diangkat dan tidak diletakkan kembali ke dalam permainan.

 

Interpretasi Bola Salah /1 – Sebagian dari Bola Salah Tetap Adalah Bola Salah

Apabila pemain melakukan pukulan pada sebagian dari bola liar yang ia secara keliru perkirakan sebagai bolanya yang di dalam permainan, ia telah melakukan pukulan atas bola salah dan Peraturan 6.3c berlaku.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Pukulan

Gerakan ke depan suatu klab yang dilakukan untuk memukul bola.

Namun pukulan belum dilakukan apabila pemain tersebut:

  • Memutuskan di saat ayunan ke depan tidak untuk memukul bola tersebut danmencegah terjadinya pukulan dengan secara sengaja menghentikan kepala klabsebelum mengenai bola tersebut atau, apabila tidak dapat dihentikan, dengansecara sengaja tidak mengenai bola tersebut.
  • Secara tidak sengaja memukul bola disaat melakukan ayunan latih atau disaatmelakukan persiapan untuk melakukan pukulan.

Disaat Peraturan merujuk pada “memainkan sebuah bola,” ini bermakna samadengan melakukan sebuah pukulan.

Skor pemain pada suatu hole atau ronde dinyatakan sebagai sejumlah “pukulan” atau “pukulan yang dilakukan” yang mana bermakna pukulan-pukulan yang dibuat maupun segala pukulan-pukulan penalti (lihat Peraturan 3.1c).

 

Interpretasi Pukulan /1 – Menentukan Apakah Pukulan Telah Dilakukan

Apabila pemain memulai ayunan ke depan sebuah klab dengan tujuan memukul bola, tindakannya dihitung sebagai suatu pukulan saat:

  • Kepala klabnya dibelokkan atau dihentikan oleh pengaruh luar (seperti dahan pohon) baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, baik bola terpukul ataupun tidak.
  • Kepala klabnya terlepas dari tangkainya selama ayunan ke depan dan pemain melanjutkan ayunan ke depannya dengan tangkainya saja, dengan kepala kalbnya jatuh dan membentur bola tersebut.

Tindakan pemain tidak dihitung sebagai pukulan di tiap situasi berikut:

  • Selama ayunan ke depan, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menghentikan ayunan ke depannya sebelum bolanya, namun kepala klab jatuh dan memukul dan menggerakkan bolanya.
  • Selama ayinan ke belakang, kepala klab pemain terlepas dari tangkainya. Pemain menyelesaikan ayunan ke depannya dnegan tangkainya namun tidak memukul bola.
  • Bola berhenti di dahan pohon di luar jangkauan sebuah klab. Apabila pemain menggerakkan bolanya dengan memukul bagian bawah dari dahan bukan bolanya, Peraturan 9.4 (Bola Diangkat atau Digerakkan oleh Pemain) berlaku.
Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Putting Green

Area di hole yang pemain mainkan yang:

  • Secara khusus dipersiapkan untuk putting, atau
  • Komite tetapkan sebagai putting green (seperti disaat menggunakan greensementara).

Terdapat lubang pada putting green di suatu hole dimana pemain berupayamemasukkan bola. Putting green adalah salah satu dari lima area dari lapangan yang ditetapkan. Putting green pada semula hole lain (yang saat itu pemain tidak mainkan) adalah green salah dan merupakan bagian dari area umum.

Sisi dari suatu putting green ditentukan mulai dari area yang terlihat secara khususdipersiapkan (seperti dimana rumput secara jelas dipotong untuk menunjukkantepinya), kecuali Komite menentukan sisi dengan cara lain (seperti dengan menggunakan garis atau titik-titik).

Apabila green ganda digunakan untuk dua hole berbeda:

  • Keseluruhan area yang dipersiapkan dimana terdapat kedua lubang diperlakukan sebagai putting green disaat memainkan masing-masing hole.

Namun Komite dapat menetapkan suatu tepi yang membagi green ganda menjadi dua putting green terpisah, sehingga disaat pemain memainkan satu diantaranya,bagian dari green ganda untuk hole yang lain adalah green salah.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Stroke Play

Sebuah bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berkompetisi melawan semua pemain atau pihaklain dalam kompetisi.

Dalam bentuk umum dari stroke play (see Rule 3.3):

  • Skor seorang pemain atau pihak untuk suatu ronde adalah jumlah total pukulan (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan segala pukulan-pukulan penalti) ditiap hole yang telah diselesaikan, dan
  • Pemenang adalah pemain atau pihak yang menyelesaikan semua ronde dengan jumlah pukulan paling sedikit.

Bentuk-bentuk lain dari stroke play  dengan metoda perhitungan skor berbeda adalah Stableford, Skor Maksimum and Par/Bogey (lihat Peraturan 21).

Segala bentuk stroke play  dapat dimainkan baik dalam kompetisi individu (tiap pemain berkompetisi sendiri) maupun dalam kompetisi yang melibatkan pihak ataupartner (Foursomes atau Four-Ball).

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan

Ukuran dasar untuk memutuskan apa yang terjadi pada bola pemain – sebagaicontoh, apakah bola tersebut berhenti di sebuah area penalti, apakah ia bergerak atau apa yang menyebabkan ia bergerak.

Diketahui atau hampir dapat dipastikan memiliki arti lebih dari sekedar mungkin atau disangka. Ia bermakna diantara:

  • Ada bukti yang meyakinkan bahwa kejadian yang dimaksud memang terjadi atasbola pemain, misalnya pemain tersebut atau saksi lain melihat hal tersebut terjadi,atau
  • Walau terdapat sedikit keraguan, semua informasi yang tersedia secara wajar menunjukkan bahwa kejadian yang dimaksud setidaknya 95% kemungkinan terjadi.

“Semua informasi yang tersedia secara wajar” mencakup semua informasi yangpemain tersebut ketahui dan semua informasi lain yang ia bisa dapatkan dengan usaha yang wajar tanpa penundaan yang berlebihan.

 

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /1 – Menerapkan Standar “Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan” Saat Bola Bergerak

Di saat tidak “diketahui” apa yang menyebabkan bola bergerak, semua informasi yang tersedia dan masuk akal harus dipertimbangkan dan bukti harus dievaluasi untuk memutuskan apakah “hampir dapat dipastikan” bahwa pemain, lawan atau pengaruh luar yang menyebabkan bola bergerak.

Bergantung pada keadaan, informasi yang tersedia dan masuk akal dapat berupa namun tidak terbatas pada:

  • Akibat dari segala tindakan yang dilakukan di dekat bola (seperti gerakan benda alam lepas, ayunan latih, menggroundkan klab dan mengambil ancang-ancang).
  • Jeda waktu dari tindakan-tindakan tersebut dan bergeraknya bola.
  • Letak dari bola sebelum ia bergerak (seperti di fairway, bertengger di rumput tinggi, di permukaan yang tidak rata  atau di putting green).
  • Kondisi dari dasar di dekat bola (seperti kemiringan atau adanya ketidaksumpurnaan permukaan, dll), dan
  • Kecepatan dan arah angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /2 – Hampir Dapat Dipastikan Tidak Relevan Lagi Bila Disadari Setelah Pencarian Tiga-Menit Selesai

Menentukan apakah ada pengetahuan atau hampir dapat dipastikan harus didasarkan pada bukti yang diketahui oleh pemain saat waktu pencarian tiga-menit selesai.

Contoh temuan pemain kemudian yang tidak relevan saat:

  • Pukulan tee pemain berhenti di area berumput tebal dan terdapat lubang binatang yang besar. Setelah pencarian tiga-menit, diputuskan bahwa tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di dalam lubang binatang. Saat pemain kembali ke area tee, bola ditemukan di dalam lubang binatang.
  • Walaupun pemain belum meletakkan bola lain ke dalam permainan, pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak atas bola hilang (Peraturan 18.2b – Apa yang Harus Dilakukan Saat Bola Hilang Atau Di Luar Perbatasan) karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola berada di lubang binatang, saat waktu pencarian selesai.
  • Pemain tidak dapat menemukan bolanya dan meyakini bolanya kemungkinan telah diangkat oleh penonton (pengaruh luar), namun tidak cukup bukti untuk memenuhi hampir dapat dipastikan. Tidak lama setelah waktu pencarian tiga-menit selesai, seorang penonton didapati membawa bola pemain.

Pemain harus mengambil pembebasan pukulan-dan-jarak untuk bola hilang (Peraturan 18.2b) karena perpindahan oleh pengaruh luar hanya diketahui setelah waktu pencarian selesai.

Interpretasi Diketahui atau Hampir Dapat Dipastikan /3 – Pemain Tidak Menyadari Bola Dimainkan Oleh Pemain Lain

Harus diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa bola pemain telah dimainkan oleh pemain lain sebagai bola salah untuk diberlakukan sebagai telah digerakkan.

Contoh, dalam stroke play, Pemain A dan Pemain B memukul pukulan tee-nya ke lokasi umum yang sama. Pemain A menemukan sebuah bola dan memainkannya. Pemain B maju untuk mencari bolanya dan tidak menemukannya. Setelah tiga menit, Pemain B kembali ke tee untuk memainkan bola lain. Dalam perjalanan, Pemain B menemukan bola Pemain A dan menyadari bahwa Pemain A telah memainkan bolanya secara keliru.

Pemain A dikenai penalti umum atas memainkan bola salah dan harus memainkan bolanya sendiri (Peraturan 6.3c). Bola pemain A tidak hilang walaupun kedua pemain mencari lebih dari tiga menit karena Pemain A tidak memulai pencarian bolanya; pencarian hanya untuk bola Pemain B. Mengenai bola Pemain B, bola semula Pemain B hilang dan ia harus menaruh bola lain ke dalam permainan berdasarkan penalti pukulan dan jarak (Peraturan 18.2b), karena tidak diketahui atau hampir dapat dipastikan saat waktu pencarian tiga-menit selesai bahwa bola itu telah dimainkan oleh pemain lain.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pengaruh Luar

Semua orang atau benda berikut yang dapat mempengaruhi apa yang terjadi padabola seorang pemain atau perlengkapan atau lapangan:

  • Semua orang (termasuk pemain lain), selain pemain tersebut atau kedinya atau partner dari pemain tersebut atau lawan atau para kedi mereka,
  • Segala binatang, dan
  • Segala benda artifisial atau alamiah atau segala lainnya (termasuk bola lain yangsedang bergerak) selain kekuatan alam.

 

Interpretasi Pengaruh Luar /1 – Status dari Udara dan Air Saat Digerakkan secara Artifisial

Walaupun angin dan air adalah kekuatan alam dan bukan pengaruh luar, angina dan air yang digerakkan secara artifisial adalah pengaruh luar.

Contoh:

  • Apabila sebuah bola di putting green belum diangkat dan diletakkan kembali dan digerakkan oleh angin dari kipas di sisi green, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
  • Apabila sebuah bola digerakkan oleh air yang datang dari sistem irigasi, bola itu harus diletakkan kembali (Peraturan 9.6 dan Peraturan 14.2).
Hilang

Status dari sebuah bola yang tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain ataukedinya (atau partner pemain atau kedi dari partner) memulai pencarian.

Bila setelah pencarian dimulai kemudian terganggu sementara dengan alasanyang bisa diterima (seperti saat pemain menghentikan pencarian disaat permainanditangguhkan atau harus menyingkir untuk menunggu pemain lain bermain) ataudisaat pemain tersebut tanpa sengaja mengidentifikasi bola salah:

  • Waktu antara gangguan dan saat pencarian dilanjutkan tidak dihitung, dan
  • Waktu yang diberikan untuk pencarian secara total adalah tiga menit, terhitungkeduanya atas waktu pencarian sebelum gangguan dan setelah pencariandilanjutkan.

 

Interpretasi Hilang /1 – Bola Tidak Dapat Dinyatakan Hilang

Pemain tidak dapat membuat bola menjadi hilang dengan pernyataan. Bola menjadi hilang hanya saat ia tidak ditemukan dalam tiga menit setelah pemain atau kedinya atau partner memulai pencarian.

Contoh, pemain mencari bolanya selama dua menit, menyatakannya hilang dan berjalan kembali untuk memainkan bola lain. Sebelum pemain menaruh bola lain ke dalam permainan, bola semulanya ditemukan dalam waktu pencarian tiga menit. Karena pemain tidak dapat menyatakan bolanya hilang, bola semula tetap berada dalam permainan.

Interpretasi Hilang /2 – Pemain Tidak Boleh Menunda Memulai Pencarian untuk Mendapat Keuntungan

Waktu pencarian tiga menit untuk suatu bola dimulai saat pemain atau kedinya (atau partner pemain atau kedi partner) memulai pencarian. Pemain tidak dapat menunda memulai pencarian dengan tujuan mendapatkan keuntungan dengan membiarkan orang lain mencari baginya.

Contoh, bila pemain berjalan menuju bolanya dan penonton sudah mencari bolanya, pemain tidak boleh dengan sengaja menunda tiba di area tersebut untuk menjaga agar waktu pencarian tiga menit tidak dimulai. Dalam keadaan demikian, waktu pencarian dimulai saat pemain dianggap akan tiba di posisi untuk mencari bila ia tidak dengan sengaja menunda tiba di area.

Interpretasi Hilang /3 – Waktu Pencarian Berlanjut Saat Pemain Kembali untuk Memainkan Bola Provisional

Apabila pemain telah memulai pencarian bollanya dan kembali ke tempat pukulan sebelumnya untuk memainkan bola provisional, waktu pencarian tiga menit tetap berlanjut baik orang lain terus mencari bola pemain ataupun tidak.

Interpretasi Hilang /4 – Waktu Pencarian Saat Mencari Dua Bola

Di saat pemain telah memainkan dua bola (seperti bola dalam permainan dan bola provisional) dan mencari keduanya, apakah pemain diberikan dua waktu pencarian tiga menit terpisah bergantung seberapa dekat bola-bola tersebut satu dan lainnya.

Apabila bola-bola berada di area yang sama di mana mereka dapat dicari secara bersamaan, pemain hanya diberikan tiga menit pencarian untuk kedua bola. Namun, apabila bola-bola berada di are yang berbeda (seperti di sisi seberang fairway) pemain diberikan waktu pencarian tiga menit untuk masing-masing bola.

Pukulan dan Jarak

Suatu prosedur dan penalti disaat pemain mengambil pembebasan berdasarkanPeraturan 17, 18, 19 dengan memainkan sebuah bola dari tempat dimana pukulan sebelumnya dilakukan (lihat Peraturan 14.6).

Istilah pukulan dan jarak bermakna pemain:

  • Mendapat satu pukulan penalti, dan
  • Kehilangan keuntungan atas segala jarak yang didapat terhadap lubang dari titik dimana pukulan sebelumnya dilakukan.
Bola Salah

Semua bola selain bola pemain yang:

  • Di dalam permainan (baik itu bola semula ataupun bola pengganti),
  • Merupakan Bola provisional (sebelum ia di abaikan berdasarkan Peraturan 18.3c), atau
  • Merupakan bola kedua dalam stroke play yang dimainkan berdasarkan Peraturan 14.7b or 20.1c.

Contoh bola salah adalah:

  • Bola dalam permainan milik pemain lain.
  • Bola liar.
  • Bola pemain sendiri yang berada di luar perbatasan, telah menjadi hilang atau telah diangkat dan tidak diletakkan kembali ke dalam permainan.

 

Interpretasi Bola Salah /1 – Sebagian dari Bola Salah Tetap Adalah Bola Salah

Apabila pemain melakukan pukulan pada sebagian dari bola liar yang ia secara keliru perkirakan sebagai bolanya yang di dalam permainan, ia telah melakukan pukulan atas bola salah dan Peraturan 6.3c berlaku.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Kekuatan Alam

Pengaruh dari alam seperti angin, air atau disaat sesuatu terjadi tanpa alasan yang jelas sebagai akibat dari gravitasi.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Memarkahi

Menunjukkan titik dimana sebuah berhenti dengan:

  • Meletakkan sebuah markah-bola tepat di belakang atau tepat di sebelah bola,ataupun
  • Memegang sebuah klab di dasar (ground) tepat di belakang atau tepat di sebelahbola.

Hal ini dilakukan untuk menunjukkan titik di mana bola tersebut harus diletakkan kembali setelah diangkat.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Match Play

Bentuk permainan dimana seorang pemain atau pihak berhadapan langsung dengan seorang lawan atau pihak lawan dalam match satu ronde atau lebih:

  • Seorang pemain atau pihak memenangkan suatu hole dalam suatu match dengan menyelesaikan hole tersebut dalam jumlah pukulan lebih sedikit (termasuk pukulan-pukulan yang dilakukan dan pukulan-pukulan penalti), dan
  • Match dimenangkan saat seorang pemain atau pihak memimpin atas lawannya atau pihak lawannya dengan jumlah kemenangan hole lebih banyak dari hole yang tersisa untuk dimainkan.

Match play dapat dimainkan sebagai match tunggal (dimana seorang pemain bermainlangsung dengan seorang lawan), match Three-Ball atau match Foursomes atau match Four-Ball antara dua pihak berpartner.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Meletakkan Kembali

Menaruh sebuah bola dengan meletakan dan melepaskannya, dengan niat agar bola menjadi dalam permainan.

Apabila pemain meletakkan bola tanpa niat agar bola menjadi dalam permainan, bola tersebut belum diletakkan kembali dan belum di dalam permainan (lihat Peraturan 14.4).

Di saat kapanpun suatu Peraturan mengharuskan sebuah bola untuk diletakkan kembali, Peraturan tersebut menentukan titik spesifik di mana bola tersebut harus didiletakkan kembali.

 

Interpretasi Meletakkan Kembali /1 – Bola Tidak Dapat Diletakkan Kembali Menggunakan Klab

Untuk sebuah bola diletakkan kembali dengan cara yang benar, ia harus ditaruh dan dilepaskan. Ini berarti pemain harus menggunakan tangannya untuk menaruh bola kembali ke dalam permainan di tempat ia diangkat atau dipindahkan.

Contoh, apabila pemain mengangkat bolanya dari putting green dan menaruhnya disamping, pemain tidak bolah meletakkan kembali bola dengan menggulirkannya ke tempat seharusnya menggunakan sebuah klab. Apabila ia melakukannya, bola tidak diletakkan kembali dengan cara yang benar dan pemain dikenai satu pukulan penalti berdasarkan Peraturan 14.2b(2) (Bagaimana Bola Harus Dilletakkan Kembali) apabila kesalahan tidak diperbaiki sebelum pukulan dilakukan.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Lawan

Seseorang yang berkompetisi dengan seorang pemain dalam suatu match. Istilah lawan hanya berlaku dalam match play.

Bergerak

Apabila sebuah bola yang telah berhenti meninggalkan tempatnya dan berhenti ditempat lain, dan hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang (apakah kejadian tersebutterlihat oleh siapapun atau tidak).

Hal ini berlaku apakah bola tersebut bergerak ke atas, ke bawah atau ke samping kearah manapun menjauh dari tempat semulanya.

Apabila bola tersebut hanya goyang (juga dikenal dengan ber-osilasi) dan tetap disanaatau kembali ke tempat semulanya, bola tersebut tidak bergerak.

 

Interpretasi Bergerak /1 – Kapan Bola yang Berhenti di Atas Benda Telah Bergerak

Untuk memutuskan apakah sebuah bola harus diletakkan kembali atau apakah pemain dikenai penalti, sebuah bola dianggap telah bergerak hanya bila ia telah bergerak terhadap bagian spesifik dari kondisi atau benda yang lebih besar di mana ia berhenti, kecuali keseluruhan benda di mana bola berhenti telah bergerak terhadap dasar.

Contoh kapan bola tidak bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cabang dua dari dahan pohon dan cabang pohon bergerak, namun tempat bola di cabang tidak berubah.

Contoh kapan bola bergerak saat:

  • Suatu bola berhenti di cangkir plastic dan cangkir itu sendiri bergerak terhadap dasar karena ia tertiup angin.
  • Suatu bola berhenti di dalam atau di atas kereta bermotor yang semula diam kemudian mulai bergerak.

Interpretasi Bergerak /2 – Bukti Televisi Menunjukkan Bola yang Berhenti Berubah Posisi namun dengan Jarak yang Tidak Bisa Dilihat Secara Wajar oleh Mata Telanjang

Dalam memutuskan apakah sebuah bola bergerak atau tidak, pemain harus membuat keputusan berdasarkan semua informasi yang tersedia dengan wajar baginya pada saat itu, sehingga ia dapat memutuskan apakah bola itu harus diletakkan kembali berdasarkan Peraturan. Di saat bola pemain meninggalkan posisi semulanya dan berhenti di tempat lain dengan jarak yang tidak dapat bisa dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, keyakinan pemain bahwa bola tidak bergerak diterima, bahkan bila keyakinan itu kemudian diketahui salah melalui penggunaan teknologi tinggi.

Sebaliknya, apabila Komite meyakini, berdasarkan semua bukti yang tersedia, bahwa bola berubah posisi dengan jarak yang dapat dilihat secara wajar dengan mata telanjang pada saat itu, bola akan diyakini telah bergerak walaupun sebenarnya tidak ada yang melihatnya bergerak.

Pemarkah-Bola

Sebuah benda artifisial saat digunakan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang akan diangkat, seperti sebuah tee, sebuah koin, sebuah benda dibuat menjadi pemarkah-bola atau bagian kecil lain dari perlengkapan.

Saat Peraturan merujuk perihal pemarkah-bola digerakkan, ini berarti sebuah pemarkah-bola yang berada dalam posisi di lapangan untuk memarkahi tempat sebuah bola yang telah diangkat dan belum diletakkan kembali.

Mengganti

Menukar suatu bola yang pemain gunakan untuk memainkan suatu hole denganmenjadikan bola lain sebagai bola dalam permainan.

Pemain telah mengganti dengan bola lain disaat ia meletakkan bola selain bolasemula pemain ke dalam permainan dengan cara apapun (lihat Peraturan 14.4) , walaupun bola semula:

  • Dalam permainan, atau
  • Tidak lagi dalam permainan karena ia telah diangkat dari lapangan atau hilang ataudi luar perbatasan.

Suatu bola pengganti adalah bola pemain di dalam permainan bahkan bila:

  • Ia diganti, didrop atau diletakkan dengan cara yang salah atau di tempat salah, atau
  • Pemain diharuskan berdasarkan Peraturan untuk meletakkan bola semula kembalike dalam permainan daripada mengganti dengan bola lain.
Tempat Salah

Semua tempat di lapangan selain dari tempat dimana pemain diharuskan atau diperbolehkan untuk memainkan bolanya berdasarkan Peraturan.

Contoh bermain dari tempat salah:

  • Memainkan sebuah bola setelah meletakkannya kembali di tempat yang salah atau tanpa meletakkannya kembali sebagaimana diharuskan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari luar area pembebasan yang diharuskan.
  • Mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan yang salah, sehingga bola didrop dan dimainkan dari sebuah tempat yang tidak perkenankan oleh Peraturan.
  • Memainkan sebuah bola dari zona dilarang bermain atau di saat zona dilarang bermain mengganggu area ancang-ancang atau ayunan yang diinginkan oleh pemain.

Memainkan sebuah bola dari luar area tee disaat memulai permainan sebuah hole atau disaat mencoba memperbaiki kesalahan tersebut bukanlah bermain dari tempat salah (lihat Peraturan 6.1b).

Penalti Umum

Kalah hole dalam match play atau dua pukulan penaltidalam stroke play.